• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Temuan 995 Senjata Api di Sekolah Dinilai Alarm Serius, DPR Tagih Pengusutan Total

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:31
in Nasional
Ratusan senjata api yang diduga milik warga sipil diamankan aparat setelah ditemukan di ruang tersembunyi sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Kasus ini masih terus didalami polisi. Foto: Dokumen Pribadi

Ratusan senjata api yang diduga milik warga sipil diamankan aparat setelah ditemukan di ruang tersembunyi sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Kasus ini masih terus didalami polisi. Foto: Dokumen Pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin meminta aparat penegak hukum tidak berhenti pada penyitaan barang bukti dalam kasus penemuan 995 pucuk senjata api, narkotika, dan kepingan VCD bermuatan pornografi di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Menurutnya, kasus tersebut harus diungkap hingga ke akar karena menyangkut keamanan negara dan keselamatan masyarakat.

BacaJuga:

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Politikus PDI Perjuangan itu menilai jumlah senjata yang ditemukan jauh dari kategori wajar untuk dimiliki oleh warga sipil. Karena itu, seluruh rantai kepemilikan hingga pihak-pihak yang diduga terlibat harus ditelusuri secara menyeluruh.

“Kepemilikan ratusan senjata api oleh pihak sipil tidak dapat dianggap sebagai hal yang biasa. Sebanyak 995 pucuk senjata api bukanlah jumlah yang sedikit,” kata TB Hasanuddin dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Temuan mengejutkan tersebut berasal dari sebuah ruang tersembunyi menyerupai bunker yang berada di bawah bangunan sekolah. Ruangan itu diduga dibuat oleh mantan Kepala Pengurus Yayasan berinisial IWD. Pihak sekolah bahkan mengungkapkan masih ada satu bunker lain yang hingga kini belum berhasil dibuka.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan beragam jenis senjata, mulai dari kaliber 5,56 mm, hingga karabin M4 dan Walther. Aparat juga mengamankan magazen Glock, 30 butir amunisi, serta narkotika jenis sabu dan ganja, termasuk kepingan CD berisi video pornografi.

TB Hasanuddin menegaskan kepemilikan senjata dalam jumlah sebesar itu diduga tidak mungkin terjadi tanpa adanya pelanggaran terhadap prosedur yang berlaku.

“Karena tidak mungkin seseorang secara sah memiliki senjata dalam jumlah sebesar itu,” jelas TB Hasanuddin.

Mayjen (Purn) TNI itu menilai keberadaan senjata api dan narkotika di lingkungan sekolah merupakan dugaan tindak pidana yang harus diproses secara serius. Penyidik, kata dia, tidak cukup hanya mengamankan barang bukti, tetapi juga wajib mengungkap asal-usul seluruh senjata, jalur perolehannya, hingga siapa saja yang bertanggung jawab.

“Kasus ini harus diusut hingga tuntas. Aparat perlu mengungkap dari mana senjata api itu berasal, bagaimana bisa tersimpan di lingkungan sekolah, dari mana narkotika diperoleh, serta siapa saja yang bertanggung jawab. Semua pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum,” tutur politisi PDIP itu.

Saat ini seluruh senjata api yang ditemukan telah diamankan dan dititipkan di Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami legalitas kepemilikan maupun kemungkinan adanya tindak pidana lain yang berkaitan dengan temuan tersebut.

Pihak sekolah sendiri menyebut kunci ruang penyimpanan yang berisi senjata api dan narkotika selama ini berada di tangan IWD, yang telah diberhentikan dari jabatannya sebagai pengurus yayasan pada April lalu.

TB Hasanuddin juga meminta penyidik memeriksa pengurus yayasan serta pihak pengelola sekolah guna memastikan apakah mereka mengetahui keberadaan bunker beserta seluruh isi di dalamnya atau bahkan memiliki keterlibatan dalam penyimpanan barang-barang tersebut.

“Semua fakta harus dibuka secara transparan melalui proses penyelidikan dan penyidikan,” tambahnya. (her)

Tags: Polda Metro JayaPondok Pinangsenjata ApiTB Hasanuddin

Berita Terkait.

Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08
Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam
Nasional

Fraksi Demokrat DPR Soroti Tren Urbanisasi 2045, Regenerasi Petani dan Ketahanan Pangan Terancam

Selasa, 22 September 2026 - 18:25
Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 
Nasional

Perkuat Perlindungan, Menag: Cegah Kekerasan dan Disiplinkan Pondok Pesantren 

Selasa, 22 September 2026 - 16:04
isyana
Nasional

Gen Z Jadi Kunci Bonus Demografi, Wamen Isyana Minta Duta Genre Tebar Dampak Nyata

Selasa, 22 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    858 shares
    Share 343 Tweet 215
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.