• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Bukan Lagi Penjaga Dokumen, Arsiparis Kini Dituntut Jadi Analis Data Pemerintahan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:19
in Nasional
Rini

Menteri PANRB, Rini Widyantini saat rapat terkait pengembangan SDM kearsipan bersama Kepala ANRI Mego Pinandito di Jakarta, Senin (3/8/2026). Foto: Dok. Kementerian PANRB

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan teknologi digital mengubah wajah dunia kearsipan secara drastis. Jika selama ini arsip identik dengan tumpukan dokumen yang disimpan rapi di lemari atau ruang penyimpanan, kini arsip justru menjadi sumber data strategis yang mampu mendukung pengambilan keputusan hingga meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Perubahan tersebut juga membawa konsekuensi terhadap profesi arsiparis. Mereka tidak lagi hanya bertugas mengelola dokumen, tetapi dituntut mampu mengolah informasi dan memanfaatkan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan.

BacaJuga:

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa kearsipan kini menjadi salah satu fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan modern.

“Kearsipan dunia mengalami disrupsi dampak dari perkembangan teknologi digital. Arsip tidak lagi dilihat sebagai tumpukan kertas statis, melainkan aset yang siap dianalisis secara digital,” ungkap Rini saat rapat terkait pengembangan SDM kearsipan bersama Arsip Nasional RI (ANRI) di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, arsip yang terdokumentasi dengan baik dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki berbagai layanan pemerintah. Rekam jejak pelayanan yang tersimpan mampu menunjukkan kelemahan proses sehingga menjadi dasar penyempurnaan kebijakan maupun pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, kompetensi arsiparis harus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.

“Arsiparis kini dituntut memiliki kapabilitas seperti data scientist. Keterampilan teknis komputasi digital kini secara integral dilebur dengan keahlian dalam melakukan analisa data kearsipan, mengubah arsip menjadi data strategis,” jelas Rini.

Rini mengatakan paradigma profesi arsiparis juga berubah. Jika sebelumnya lebih dikenal sebagai penjaga dokumen, kini mereka dituntut mampu berkolaborasi dengan teknologi kecerdasan buatan sekaligus menjadi analis informasi yang mendukung transformasi birokrasi nasional.

Meski digitalisasi terus dipercepat, pengelolaan arsip fisik tetap memiliki peran penting. Keaslian dokumen harus tetap dijaga sebagai bagian dari sistem pengelolaan informasi yang terintegrasi.

“Arsiparis diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip kearsipan yang menjamin keaslian, keutuhan, dan keberlanjutan arsip. Pengarsipan manual harus tetap dilakukan demi menjaga keaslian serta bagian dari omnikanal yang kerap digaungkan Kementerian PANRB,” tutur Rini.

Ia menambahkan, transformasi digital tidak sekadar mengubah cara birokrasi bekerja, tetapi juga mengubah cara pemerintah mengelola memori institusi agar tetap autentik, aman, dan mudah dimanfaatkan.

“Transformasi digital tidak hanya mengubah cara kita bekerja, tetapi juga mengubah cara kita mengelola memori institusi. Karena itu, peran arsiparis harus terus diperkuat agar mampu memastikan setiap informasi pemerintah terdokumentasi secara autentik, aman, dan mudah diakses sebagai dasar pengambilan keputusan serta pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala ANRI Mego Pinandito mengungkapkan pihaknya tengah mempercepat integrasi sistem kearsipan digital melalui proses alih media dari arsip analog menjadi digital. Di sisi lain, arsip fisik, terutama yang memiliki nilai sejarah, tetap dipelihara sesuai standar agar keasliannya tidak rusak seiring waktu.

ANRI juga memperluas kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah maupun sektor swasta untuk meningkatkan kapasitas arsiparis di seluruh Indonesia. Langkah tersebut dilakukan melalui penyediaan pelatihan teknis, peningkatan akses pembelajaran, hingga program magang yang bekerja sama dengan BPSDM di berbagai daerah.

Selain penguatan kompetensi, ANRI bersama Kementerian PANRB juga menyusun berbagai kebijakan yang mendukung pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi hibrida dalam pengelolaan arsip pemerintahan.

“Kami memasukkan pengetahuan dan keterampilan digital ke dalam peningkatan kompetensi kearsipan,” ungkap Mego.(her)

Tags: Arsiparisdokumenmenteri panrbrini widyantini

Berita Terkait.

haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11
gontor
Nasional

Perjalanan KH Sofwan Manaf Membawa Darunnajah Meraih Penghargaan Satu Abad Gontor

Senin, 21 September 2026 - 19:09

OLAHRAGA

ole
Olahraga

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Senin, 21 September 2026 - 20:12

INDOPOSCO.ID - Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny dan penjaga gawang Maarten Paes sudah berada di Jakarta pada Senin (21/9/2026). Kehadiran...

SelengkapnyaDetails
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5538 shares
    Share 2215 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    965 shares
    Share 386 Tweet 241
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.