• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Soal Pembegalan Partai Demokrat, AHY Sebut Prabowo dan Megawati Juga Tidak Setuju

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 25 Februari 2025 - 23:23
in Nasional
AHY-Demokrat

Pidato Politik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Ritz Carlton Hotel, Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam. Foto: INDOPOSCO/Dilianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY kembali mengungkit adanya sejarah perjalanan Partai Demokrat yang telah mengalami “pembegalan”, yaitu saat Moeldoko mencoba mengambil alih Partai ini melalui Kongres Luar Biasa.

Hal tersebut diucalkan AHY dalam pidato politiknya di acara penutupan Kongres VI Partai Demokrat di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.

BacaJuga:

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

“Mari kita mengingat sejenak jalan panjang yang telah kita tempuh 10 tahun terakhir ini adalah tahun-tahun yang tidak mudah bagi Partai Demokrat, Ada saat-saat ketika partai ini menghadapi badai besar di tengah gelombang ada upaya pengambil alihan kepemimpinan secara ilegal dan inkonstitusional,” ucap AHY.

“Ada fitnah yang mencoba meruntuhkan nama baik Demokrat. Kami sudah memaafkan, namun kami tidak akan lupa. Mudah-mudahan pelajaran berharga akan kita selalu ingat selamanya,” sambungnya.

Ia pun menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto hingga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tidak setuju dengan upaya pembegalan partai.

“Di tengah badai itu saya ingat pesan bapak Prabowo Subianto. Kalau tidak salah di Kertanegara ketika itu beliau menyampaikan langsung kepada saya. Kurang lebih begini, Gus, saya juga tidak suka ada upaya pembegalan partai seperti itu,” kata AHY yang berpidato di depan Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka yang hadir di acara teraebut.

Putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak memungkiri, pernyataan Prabowo sangat berarti bagi Partai Demokrat. Sebab, ia meyakini Prabowo sangat mengetahui sulitnya membangun dan menjaga soliditas partai.

“Kalimat singkat itu sungguh berarti di hati kita semua keluarga besar Partai Demokrat, datang dari seorang pemimpin, datang dari seseorang yang tahu persis betapa tidak mudahnya membangun partai, soliditas kader dengan keringat dan air mata sehingga saya yakin keberpihakan Pak Prabowo dalam hati ketika itu tentu didasari oleh pengalaman panjang beliau dan itu sangat berarti untuk Partai Demokrat,” tegasnya.

Dari pesan Prabowo itu, kata AHY, dirinya menyimpulkan bahwa dalam politik memang bersaing. Tetapi jangan sampai kehilangan integritas dan rasa hormat terhadap demokrasi.

“Dan saya bisa menyimpulkan dari pesan pesan senior tadi, bahwa di politik kita boleh bersaing tetapi janganlah kita pernah kehilangan integritas dan rasa hormat kita terhadap demokrasi,” ujar AHY.

Lebih lanjut, AHY juga mengungkap bahwa Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tidak setuju dengan upaya pembegalan partai politik tersebut. Sebab, Megawati punya pengalaman yang sama.

“Kabarnya Ibu Megawati Soekarnoputri juga tidak setuju dengan hal-hal seperti itu, praktik-praktik politik yang amoral dan inkonstitusional. Karena beliau juga pernah mengalaminya di masa terdahulu,” pungkas AHY.

Selain Prabowo dan Gibran, acara ini juga dihadiri oleh menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih dan Ketua Umum dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus serta Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Sebelumnya, pada Kongres VI Demokrat ditetapkan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat masa bakti periode 2025-2030 secara aklamasi, pada Senin, 24 Februari 2025. Dalam kongres ini juga ditetapkan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali diminta menjabat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat. (dil)

Tags: AHYpartai demokratPembegalanPenutupan Kongres VI

Berita Terkait.

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri
Nasional

Soroti Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Komisi III DPR: Jangan Tergesa Sebut Bunuh Diri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:03
Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI
Nasional

Ketua MPR RI: Qanun Asasi NU Jadi Fondasi Menjaga Keutuhan NKRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:09
hakim
Nasional

Gus Kikin: Qanun Asasi Merupakan Ruh Nahdlatul Ulama

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:35
Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional
Nasional

Aksi Sosial HUT ke-61 IKPI: Himpun Ribuan Kantong Darah Secara Nasional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:15
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dorong Penghijauan Jadi Gerakan Berkelanjutan di Daerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:14
gedung polri
Nasional

IPW Desak Kapolri Tindak Mafia Hukum agar Penegakan Hukum Lebih Profesional

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2462 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2176 shares
    Share 870 Tweet 544
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1378 shares
    Share 551 Tweet 345
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.