• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Soroti Kekhawatiran Pemilih, Erwin Aksa: Ekonomi Mempunyai Peran Penting Membentuk Lanskap Politik dan Hasil Pemilu

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 14 November 2023 - 18:03
in Politik
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Erwin Aksa. Foto: dok pribadi

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Erwin Aksa. Foto: dok pribadi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Umum Partai Golkar sekaligus pengusaha nasional Erwin Aksa mengatakan, perekonomian memainkan peran penting dalam membentuk lanskap politik dan mempengaruhi hasil pemilu.

Erwin Aksa mengatakan, hal ini menyoroti gagasan kekhawatiran utama pemilih sering kali berkisar pada kesejahteraan finansial, keamanan kerja, dan stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

BacaJuga:

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Erwin Aksa lalu mengutip ungkapan “itu ekonomi, bodoh” yang berasal dari kampanye presiden Amerika Serikat tahun 1992. Hal ini diciptakan oleh James Carville, ahli strategi kampanye Bill Clinton, sebagai cara untuk menekankan pentingnya perekonomian sebagai isu utama bagi para pemilih.

“Perekonomian adalah sistem kompleks yang mencakup berbagai faktor, seperti lapangan kerja, inflasi, pertumbuhan PDB, kinerja pasar saham, dan kebijakan fiskal. Elemen-elemen ini secara kolektif berdampak pada kehidupan masyarakat, membentuk daya beli mereka, peluang untuk kemajuan karier, dan kualitas hidup secara keseluruhan,” ujar Erwin dalam keterangannya yang diterima Indopos.co.id, Selasa (14/11/2023).

Menurut Erwin Aksa, pada masa kemakmuran ekonomi, masyarakat cenderung merasa lebih optimis dan percaya diri terhadap prospek keuangan mereka. Hal positif ini sering kali diterjemahkan menjadi peningkatan belanja konsumen, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, kata Erwin, perekonomian yang berkembang biasanya menghasilkan tingkat lapangan kerja yang lebih tinggi, seiring dengan berkembangnya dunia usaha dan menciptakan lebih banyak peluang kerja.

Di sisi lain, kemerosotan ekonomi dapat menimbulkan dampak buruk bagi individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Tingkat pengangguran yang tinggi, upah yang stagnan, inflasi, dan ketidakstabilan keuangan dapat menimbulkan kesulitan yang signifikan bagi banyak orang.

“Hal ini sering kali menyebabkan meningkatnya kecemasan, penurunan belanja konsumen, dan rasa tidak nyaman secara umum di masyarakat,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Erwin Aksa, para politisi dan pembuat kebijakan menyadari perlunya memprioritaskan isu-isu ekonomi dan mengembangkan strategi untuk mendorong pertumbuhan, stabilitas, dan kesetaraan.

“Kebijakan ekonomi, seperti reformasi pajak, stimulus fiskal, dan langkah-langkah regulasi, sering kali diterapkan untuk mengatasi tantangan ekonomi dan memperbaiki kondisi dunia usaha dan individu,” kata pengusaha tersebut.

Erwin melanjutkan, selain itu, dampak perekonomian melampaui batas dalam negeri. Di dunia yang saling terhubung saat ini, tren dan peristiwa ekonomi global dapat mempunyai konsekuensi yang luas.

Perdagangan internasional, nilai tukar mata uang, dan sistem keuangan global semuanya berperan dalam membentuk perekonomian nasional dan mempengaruhi jalannya perekonomian.

“Kesimpulannya, frasa “ini soal perekonomian, bodoh” merangkum gagasan bahwa perekonomian mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil politik dan sentimen publik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, calon legislatif dari daerah pemilian DKI Jakarta III ini menjelaskan, memahami dan mengatasi permasalahan ekonomi sangat penting bagi para politisi dan pembuat kebijakan dalam upaya mereka untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan stabil.

“Dengan memprioritaskan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan keamanan finansial, mereka dapat melayani kebutuhan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili dengan lebih baik,” pungkasnya. (dil)

Tags: erwin aksaHasil PemiluLanskap PolitikPemilihPerekonomian

Berita Terkait.

Gerindra
Politik

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Politik

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Politik

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31
Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin
Politik

Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:15
Aher
Politik

Komisi II Tegaskan Kualitas Demokrasi Ditentukan Pemilih Cerdas

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:08
DKPP
Politik

Gara-gara Ikut Naik Helikopter dalam Kegiatan KPU, DKPP Beri Sanksi Peringatan Keras kepada Anggotanya

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:21

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2192 shares
    Share 877 Tweet 548
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1277 shares
    Share 511 Tweet 319
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.