INDOPOSCO.ID – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat menggelar deklarasi dan pengukuhan pengurus baru periode 2026–2031 di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).
Dengan pengukuhan kepengurusan baru periode 2026–2031 tersebut, Partai Ummat menyatakan akan melanjutkan konsolidasi organisasi dan mempersiapkan penguatan struktur partai dalam menghadapi agenda politik nasional, menuju Pemilu 2029.
Sejurus pengukuhan dilakukan menyusul dinamika internal serta penataan kembali struktur kepengurusan di tingkat pusat.
Dalam susunan kepengurusan baru tersebut, Ansufri Idrus Sambo ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara Heikal Safar, ditunjuk dan dilantik sebagai Ketua Harian DPP Partai Ummat. Adapun posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) dipercayakan kepada Muhammad Sadiq Thalib.
Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar mengatakan, pembentukan kepengurusan baru merupakan bagian dari proses penataan organisasi setelah Ketua Umum sebelumnya, Ridho Rahmadi, dan Sekjen Taufik Hidayat mengajukan pengunduran diri karena kendala pembagian waktu.
“Pergantian kepemimpinan di Partai Ummat merupakan bagian dari regenerasi dan penyegaran organisasi untuk menghadirkan energi baru, memperkuat konsolidasi, serta membangun partai yang semakin solid, adaptif, dan responsif terhadap persoalan rakyat,” kata Haikal Safar di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).
Posisi Ketua Harian DPP Partai Ummat tersebut memiliki peran dalam menggerakkan operasional partai sekaligus mendukung proses konsolidasi nasional menuju Pemilu 2029.
Heikal menegaskan, agenda jangka pendek DPP Partai Ummat setelah pengukuhan kepengurusan baru adalah melakukan konsolidasi nasional, dari jajaran pengurus pusat hingga pengurus di daerah.
Konsolidasi tersebut diarahkan untuk memperkuat struktur organisasi, menggerakkan mesin partai, serta memperluas jaringan kerakyatan di berbagai daerah.
“Agenda utama jangka pendek ke depan adalah mengukuhkan susunan fungsionaris baru DPP Partai Ummat dalam rangka konsolidasi nasional jajaran pengurus pusat hingga pengurus di daerah guna memanaskan mesin partai dan memperkuat jaringan kerakyatan,” ujar Heikal. (dan)















