• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Perjalanan Diplomasi Budaya Indonesia melalui Darmasiswa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 23 September 2023 - 23:51
in Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional belajar seni, budaya, dan bahasa Indonesia di perguruan tinggi mitra Darmasiswa. Program Darmasiswa dimulai sejak tahun 1974 dan mendukung pertukaran budaya serta pendidikan antarbangsa.

Dengan memberikan beasiswa 10 sampai 12 bulan untuk belajar seni, budaya, dan bahasa Indonesia kepada mahasiswa internasional, pemerintah berharap para peserta Darmasiswa nantinya akan dapat menjadi duta budaya Indonesia di negaranya masing-masing.

BacaJuga:

Ibadah GKPI Dibubarkan, DPD RI Minta Kemenag Perkuat Toleransi

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

“Kami berharap program ini dapat terus membangun duta budaya Indonesia di seluruh dunia dan menjaga eksistensi budaya Indonesia di mata dunia,” ujar Anang Ristanto, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, dalam webinar Silaturahmi Merdeka Belajar (SMB), dengan tema “Perjalanan Diplomasi Budaya Indonesia melalui Darmasiswa”, Kamis (21/9/2023).

“Di era globalisasi, penting untuk memajukan persahabatan, persamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan melalui pertukaran budaya,” imbuhnya.

Semangat gotong royong menjadi dasar penyelenggaraan program Darmasiswa. Anang Ristanto menjelaskan selain Kemendikbudristek, berbagai pihak turut mendukung program Darmasiswa, mulai dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Keuangan, hingga berbagai perguruan tinggi. “Semua pihak bekerja sama untuk memberikan pengalaman terbaik kepada mahasiswa internasional yang berpartisipasi dalam program ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Anang, program Darmasiswa bukan hanya sebuah beasiswa, tetapi juga sebuah perjalanan diplomasi budaya Indonesia yang terus berlanjut, menghadirkan keindahan dan keragaman budaya Indonesia kepada dunia, dan membantu menjembatani perbedaan budaya dalam era globalisasi yang semakin kompleks. Kemendikbudristek terus mendorong agar program Darmasiswa menjadi alat promosi bahasa, seni, dan budaya Indonesia yang efektif.

Dalam webinar tersebut hadir pula tiga narasumber lain yakni Yunitasari, Koordinator Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbudristek; Erni C. Westi, Pengelola dan Pengajar Program Darmasiswa dari Universitas Indonesia; Alisia Rosari Arnold asal Jerman yang mengambil studi Seni Tari di Institut Seni Indonesia Padangpanjang; dan Nathan James Scarpa asal Amerika Serikat yang belajar Bahasa Indonesia di Universitas Syiah Kuala.

Erni C. Westi, pengelola Program Darmasiswa di Universitas Indonesia, memaparkan bahwa minat kaum muda Internasional terhadap program Darmasiswa tidak pernah padam. “Kemurahan hati serta konsep saling menghargai yang kita terapkan membuat mereka merasa diterima dan mendapat pengalaman yang baik, sehingga mereka dengan antusias menceritakan pengalaman mereka kepada teman-teman sesama negara dan rekan Internasional mereka,” ucapnya.

Untuk mencapai tujuan Darmasiswa, program ini menyediakan berbagai kegiatan pembelajaran bahasa, seni, dan budaya selama 10 hingga 12 bulan. Erni menjelaskan bahwa mereka juga menawarkan ekstrakurikuler seperti membatik, menari, bermain musik, dan program NgoPI (Ngobrol Bareng BIPA UI) untuk mendukung kemahiran berbicara peserta. Selain itu, program ini membekali peserta dengan kemampuan membaca, menyimak, berbicara, dan menulis dalam bahasa Indonesia.

Hal tersebut selaras dengan pernyataan dari dua peserta Darmasiswa, Alisia dan Nathan. Mereka merasa terpikat oleh kekayaan budaya Indonesia dan ingin mempelajarinya lebih dalam. “Saya ingin menggali lebih dalam kebudayaan Sumatera Barat, terutama budaya Minangkabau, kuliner khasnya, dan bahasa Minang yang unik,” ujar Alisia.

Sementara itu, Nathan mengungkapkan motivasinya belajar Bahasa Indonesia karena jatuh cinta dengan budaya Indonesia. “Saya jatuh cinta pada Indonesia karena orang-orang di sini sangat ramah. Selain itu, saya juga menemukan banyak hal menarik di sini, sehingga saya memutuskan untuk belajar bahasa Indonesia, hingga akhirnya, saya bergabung dengan program Darmasiswa,” tutur Nathan.

Setelah menyelesaikan program Darmasiswa, Alisia ingin kembali ke Jerman dan mengajarkan budaya Indonesia, khususnya tari-tarian nusantara. Sementara itu, Nathan bercita-cita untuk dapat tinggal dan bekerja di Indonesia, kemudian memperkuat koneksi bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Koordinator Kerja Sama Luar Negeri Kemendikbudristek, Yunitasari mengatakan bahwa minat yang tinggi terhadap program Darmasiswa dibuktikan dengan jumlah alumni yang kini telah lebih dari 9.000 orang dari 126 negara yang berbeda. Menurutnya, hal tersebut ditunjang oleh prinsip yang diterapkan oleh program ini.

“Program Darmasiswa didukung oleh Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 10 tahun 1961, serta menerapkan prinsip resiprokal dalam hubungan internasional dan memainkan peran penting dalam diplomasi pendidikan dan kebudayaan, termasuk mempromosikan bahasa, seni, dan budaya Indonesia di panggung internasional,” kata Yunitasari.

Program Darmasiswa, kata Yunitasari, diharapkan dapat menciptakan duta-duta budaya Indonesia yang akan tersebar di seluruh dunia yang dapat memperkuat hubungan bilateral, mempromosikan budaya Indonesia, dan menjaga eksistensi budaya Indonesia di dunia.

“Dengan membuat mereka merasakan langsung keragaman budaya dan keramah-tamahan masyarakat Indonesia, diharapkan citra positif Indonesia sebagai negara yang toleran, demokratis, dan moderat akan terus meningkat. Selain itu para duta Indonesia pun diharapkan dapat mempromosikan dan melestarikan budaya Indonesia di negaranya masing-masing, sehingga hubungan bilateral Indonesia dengan negara lain akan meningkat,” tutur Yunitasari (ibs)

Tags: KemendikbudKemendikbud Ristek

Berita Terkait.

filep
Nasional

Ibadah GKPI Dibubarkan, DPD RI Minta Kemenag Perkuat Toleransi

Selasa, 22 September 2026 - 07:07
haikal
Nasional

Wajib Halal Oktober di Depan Mata, BPJPH Klaim Dukungan dari 80 Negara

Selasa, 22 September 2026 - 00:30
dpd
Nasional

DPD RI, BRIN dan ICMI Siap Susun RUU Kecerdasan Artifisial

Senin, 21 September 2026 - 23:23
bpkh
Nasional

Kelola Dana Haji Rp184 Triliun, BPKH Utamakan Keamanan

Senin, 21 September 2026 - 22:02
fatwa
Nasional

MUI: Tak Ada Lagi Keraguan, Wajib Halal Oktober 2026 Siap Dilaksanakan

Senin, 21 September 2026 - 21:50
pelajar
Nasional

Densus 88 Dukung Aturan Kemenag Batasi Penggunaan Gawai Siswa, Singgung Kasus SMAN 72

Senin, 21 September 2026 - 21:11

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.