• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

KTNA Tegaskan Produksi Beras 2022 Memang Benar Surplus

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 20 Januari 2023 - 14:50
in Nasional
kementan

Tanaman padi yang sudah mulai menguning siap dipanen. Foto/ humas Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Nasional M. Yadi Sofyan Noor menegaskan stok beras nasional 2022 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya dan tersebar merata di berbagai daerah.

Kementerian Pertanian (Kementan) sangat konsisten dalam mempertahankan produksi dan harga beras dalam negeri yakni dengan tegas tidak merekomendasikan impor beras, di tengah desakan pihak lain melakukan impor.

BacaJuga:

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi nasional 2022 diperkirakan 32,07 juta ton, meningkat 0,72 juta ton atau 2,29 persen dibandingkan 2021 yang sebesar 31,36 juta ton. Konsumsi beras di tahun 2022 sebesar 30,20 juta ton sehingga ada surplus 1,74 juta ton.

“Artinya apa? swasembada memang benar adanya, betul itu surplus dan betul stok beras banyak dengan sebaran di rumah tangga, penggilingan dan lainnya. Semua datanya sumber resmi BPS. Semua pihak agar pakai rujukan sesuai amanat UU, justru akan salah dan melanggar aturan bila tidak menggunakan data BPS,” kata Sofyan di Jakarta, Jumat (20/1/2023).

Sofyan menegaskan KTNA tentu bersama petani menolak impor beras karenamerugikan petani. KTNA pun yakin bahwa impor itu bukan kemauan Kementerian Pertanian (Kementan) karena KTNA melihat sendiri Kementan hadir di petani dan melindungi petani.

“Padi bisa ditanam petani sendiri kenapa mesti impor, data BPS membuktikan surplus dan stok banyak ini artinya tidak perlu impor,” tegasnya.

Berdasarkan penghitungan KSA BPS, produksi beras di tahun 2023 melimpah. Pada Januari sebesar 1,32 juta ton dan Februari sebesar 4,32 juta ton. Konsumsi beras nasional di bulan Februari sebesar 2,51 juta ton sehingga da surplus 1,81 juta ton.

“Musim panen raya 2023 berlangsung hingga April. Puncak panenya pada bulan Maret. Artinya di bulan Februari saja ada surplus beras yang sangat beras ditambah lagi panen pada Maret dan April. Panen awal 2023 ini harus diserap optimal oleh Bulog sebagai cadangan beras pemerintah, sehingga akhir tahun yg bukan musim panen tidak ada lagi alasan tidak ada beras yang mau dibeli,” terang Sofyan.

Perlu diketahui, kinerja serap gabah/beras oleh Bulog 5 tahun terus menurun. Sejak 2018 serap 1,4 juta ton beras dan terus menurun 2021 sebesar 1,21 juta ton. Tahun 2022 terendah selama 5 tahun yakni hanya 954 ribu ton (data per 5 Desember 2022).

“Semestinya serap yang bagus saat panen raya Maret-Mei, tapi kenyataanya Bulog pada Maret 2022 itu hanya serap 48 ribu ton dan April 201 ribu ton. Momentum panen raya tidak diserap dengan baik, dampaknya 2022 stok Bulog saat ini tipis, sementara stok beras di masyarakat banyak,” tutur Sofyan.

Mengacu data BPS survei stok April 2022, ada stok 10,15 juta ton beras tersebar di pedagang, penggilingan, rumah tangga petani konsumen dan horeka. Data BPS produksi surplus pada 2022 ini 1,7 juta ton beras dan setiap tahun produksinya surplus terus. (srv)

Tags: KTNAproduksi berasSurplus

Berita Terkait.

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Nasional

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:02
Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena
Nasional

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: 1 Senjata Api Tempur, 995 Senapan Angin

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:55
Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi
Nasional

Pemerintah Tinggalkan Ego Sektoral, Layanan Publik Dibangun Lebih Terintegrasi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:31
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Nasional

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh
Nasional

Istiqlal Hadirkan 32 Program Gratis, Menag Ajak Masjid Besar Ikut Mencontoh

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:53
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Nasional

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2450 shares
    Share 980 Tweet 613
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2081 shares
    Share 832 Tweet 520
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1990 shares
    Share 796 Tweet 498
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2611 shares
    Share 1044 Tweet 653
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1372 shares
    Share 549 Tweet 343
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.