• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hadapi Era Industri 4.0, Terapkan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Sedari Dini

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:42
in Nasional
Era Industri 4.0

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perkembangan teknologi semakin pesat dan persaingan era industri 4.0 di depan mata. Tak dipungkiri, banyak aspek-aspek yang telah terdisrupsi oleh adanya kemajuan teknologi, baik ke arah perkembangan yang positif, seperti lebih mudahnya akses karena bantuan teknologi, atau justru ke arah yang negatif karena tak sanggup bertahan sehingga tersapu zaman.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A. Djalil, mengemukakan bahwa tantangan era industri 4.0 akan semakin beragam akibat perkembangan teknologi yang kian masif. Ia menyebut bahwa berdasarkan beberapa prediksi, dalam 20 tahun ke depan akan banyak profesi yang saat ini ada, tetapi menjadi tidak relevan di masa depan. “Pekerjaan tertentu bisa saja dapat digantikan oleh kecerdasan artifisial atau AI dan robot, serta segala hal yang berbasis digital,” ujar Sofyan A. Djalil dalam Kuliah Umum yang bertempat di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara pada Selasa (28/12/2021).

BacaJuga:

Bertemu Prabowo, Wamen Perang AS Bahas Kemitraan Strategis

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Kemenag Luruskan Soal Wakaf Saham Istiqlal: Bukan IPO, Tapi Ajak Umat Berwakaf

Baca Juga : Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan Sertipikat Redistribusi Tanah eks-HGU di Kabupaten Semarang

Sofyan A. Djalil menegaskan bahwa penting bagi seluruh pihak untuk mempersiapkan generasi saat ini dalam menghadapi tantangan di masa depan. Ia berkata bahwa perlunya penerapan pendidikan holistik berbasis karakter bagi anak. Pendidikan holistik berbasis karakter melihat keseimbangan antara kecerdasan otak, kecerdasan hati, dan kecerdasan tangan.

Sofyan A. Djalil menuturkan bahwa seringkali pendidikan Indonesia hanya menekankan kepada kecerdasan otak dan tangan, tetapi lupa untuk mengembangkan kecerdasan hati. “Banyak orang yang ‘merasa bisa’, tetapi ternyata hanya sedikit yang ‘bisa merasa’. Bagaimana dapat memosisikan diri untuk punya empati kepada orang lain. Ini yang disebut dengan kecerdasan emosi,” terangnya.

Baca Juga : IKA FH Undip Dukung Kementerian ATR/BPN Sikat Mafia Tanah

Ia juga menyebut bahwa seringkali pendidikan Indonesia terlalu mengedepankan kecerdasan IQ semata, padahal penting menerapkan kecerdasan secara holistik. Fungsi-fungsi otak yang optimal itu mulai dari bagaimana berpikir kreatif, pemecahan masalah, motivasi yang tinggi, dapat melakukan koordinasi dan kerja tim yang baik, serta kemampuan interpersonal dan sosial yang baik. “Ini dimulai dari pendidikan dasar seperti Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD). Guru harus menggugah para siswanya untuk berpikir kreatif dan _out of the box_, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan,” ujar Sofyan A. Djalil.

Dalam kuliah umum kali ini, Sofyan A. Djalil juga sedikit membahas soal pertanahan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa tanah di Indonesia yang masuk dalam kewenangan Kementerian ATR/BPN, total persentasenya kurang lebih seluas 37%, sedangkan 67% sisanya masuk dalam kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Hal ini yang seringkali batas hutan dan batas kawasan nonhutan biasa jadi masalah,” jelas Sofyan A. Djalil.

Oleh karena itu, Sofyan A. Djalil menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan strategi untuk mengatasi administrasi pertanahan, mulai dari pendaftaran tanah, penyelesaian sengketa dan konflik, hingga memerangi mafia tanah. “Kita perbaiki terus administrasi pertanahan dan pelayanan-pelayanan yang sudah semakin baik. Kita harapkan lima tahun ke depan, administrasi pertanahan sudah beres,” ujarnya. (adv)

Tags: Era Industri 4.0Kementerian ATR/BPNPendidikan Holistik Berbasis Karakter

Berita Terkait.

wamen
Nasional

Bertemu Prabowo, Wamen Perang AS Bahas Kemitraan Strategis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:06
karhutla
Nasional

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:23
thobib
Nasional

Kemenag Luruskan Soal Wakaf Saham Istiqlal: Bukan IPO, Tapi Ajak Umat Berwakaf

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:12
tri
Nasional

Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu Perkuat Pelayanan Enam Bidang SPM

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:21
tito
Nasional

Mendagri Dorong Forkopimda Sumatera Solid Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:44
Tundra Meliala Mundur sebagai Ketum AMKI, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan
Nasional

Tundra Meliala Mundur sebagai Ketum AMKI, Transparansi Keuangan Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:42

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.