INDOPOSCO.ID – Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks mengungkapkan kekecewaannya terhadap respons sebagian penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) setelah Indonesia bermain imbang 0–0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A, FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/6/2026) malam.
Menurutnya, perjuangan Timnas Indonesia layak mendapatkan apresiasi, terutama karena skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain selama sekitar 60 menit setelah Thom Haye diganjar kartu merah.
Dalam situasi tersebut, sebagian penonton justru terdengar meneriakkan nama Shin Tae-yong yang merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia, alih-alih memberikan dukungan kepada tim yang berusaha mempertahankan hasil.
Ia menilai respons tersebut tidak tepat dan tidak fair bagi para pemain maupun pelatih yang telah berjuang dalam kondisi sulit.
“Saya rasa ini tidak benar. Ini tidak baik bagi para pemain dan tidak baik bagi pelatih,” ujar Diks setelah laga di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026) malam.
Ia juga meminta publik tidak sepenuhnya menyalahkan Thom Haye atas kartu merah tersebut. Insiden itu bukan tindakan yang disengaja dan bisa terjadi kepada siapa pun dalam pertandingan, terlebih setelah proses peninjauan VAR.
“Ketika harus bermain dengan 10 orang, hal seperti itu bisa terjadi. Thom tidak melakukannya dengan sengaja. Itu bisa terjadi kepada siapa saja, termasuk saya. Dengan VAR, semuanya terjadi begitu cepat,” tutur Diks.
Meski demikian, Diks mengaku bangga melihat tim mampu bertahan dan berjuang hingga pertandingan berakhir.
“Saya bangga kepada para pemain yang berjuang dengan 10 orang. Saya tidak tahu berapa lama kami bermain seperti itu—mungkin sekitar 60 menit. Berjuang dengan 10 orang sangat sulit, tetapi kami tetap bangga kepada para pemain,” imbuh pemain Borussia Mönchengladbach itu. (dan)














