• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

P2G Sebut Pelaksanaan Vaksinasi Anak dan Guru Wajib Berbarengan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 19 Juli 2021 - 22:45
in Nasional
Seorang anak menunjukkan kartu vaksinnya saat vaksinasi COVID-19 khusus anak usia 12-17 tahun di Mal Phinisi Point Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/7/2021). Antara/Arnas Padda/yu/foc.

Seorang anak menunjukkan kartu vaksinnya saat vaksinasi COVID-19 khusus anak usia 12-17 tahun di Mal Phinisi Point Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (16/7/2021). Antara/Arnas Padda/yu/foc.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyatakan pelaksanaan vaksinasi anak mesti berjalan beriringan dengan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan.

“Vaksinasi anak serta guru wajib dilakukan berbarengan, khususnya yang berada di zona hijau serta angka positivity rate- nya di bawah lima persen, sehingga dapat mempercepat penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas,” ucap Koordinator Nasional P2G, Satriwan Salim, di Jakarta, Senin (19/7/2021).

BacaJuga:

Isu Denda Tilang Naik 150 Persen dan Tilang Manual Menyeluruh Dipastikan Hoaks

RUU Perampasan Aset Didorong Punya Lembaga Pengelola Khusus

Akademisi UMJ Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Ajukan Empat Rekomendasi Kunci

Dia menambahkan pelaksanaan vaksinasi anak akan lebih susah dibanding vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan. Alasannya, jumlah anak berusia 12 tahun hingga 17 tahun ada sekitar 20 juta.

Sedangkan vaksinasi guru dan tenaga kependidikan yang targetnya 5,6 juta baru bisa terealisasi 2 juta guru serta tenaga kependidikan hingga pertengahan Juli.

Lambannya vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan tersebut disebabkan terbatasnya ketersediaan vaksin di daerah. Misalnya di Kabupaten Tanah Datar dan Bima, pelaksanaan vaksinasi terkendala karena kehabisan persediaan vaksin.

“Kami mengapresiasi Kemenkes, Kemendikbudristek, Kemenag, serta Pemda yang gencar melaksanakan vaksinasi anak pada umur 12 tahun sampai 17 tahun,” jelas dia.

Satriwan menambahkan perlu adanya edukasi dari pemerintah terkait pelaksanaan vaksinasi anak tersebut, paling utama untuk orang tua. Hasil survei P2G membuktikan sebesar 36 persen orang tua ragu dan tidak setuju dilakukan vaksinasi pada anaknya.

“Edukasi wajib gencar dilakukan pemerintah baik lewat media arus utama maupun media sosial, sehingga orang tua mau mengizinkan anaknya divaksinasi,” imbuh dia. (mg2)

Tags: P2Gvaksinasi anakVaksinasi Guru

Berita Terkait.

Wibowo
Nasional

Isu Denda Tilang Naik 150 Persen dan Tilang Manual Menyeluruh Dipastikan Hoaks

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:05
RUU-Perampasan-Aset
Nasional

RUU Perampasan Aset Didorong Punya Lembaga Pengelola Khusus

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:24
Septa-Chandra
Nasional

Akademisi UMJ Dorong RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Ajukan Empat Rekomendasi Kunci

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:42
dpr
Nasional

DPR Dorong Pemerintah Siasati Pelemahan Rupiah dengan Memperkuat Pariwisata hingga Hilirisasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:02
Menaker
Nasional

Menaker: Generasi Muda Harus Jadi Motor Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:49
Yusharto
Nasional

BSKDN Kemendagri Minta Pemda Utamakan Kinerja untuk Perkuat IPKD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:29

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2105 shares
    Share 842 Tweet 526
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1150 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    957 shares
    Share 383 Tweet 239
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.