• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Siap Latih Sejuta Petani pada 28 Juli – 1 Agustus 2021

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 16 Juli 2021 - 12:03
in Nasional
Ilustrasi.

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Petani dan penyuluh di seluruh Indonesia didorong oleh Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensinya melalui ‘Pelatihan Sejuta Penyuluh dan Petani’ secara virtual dan offline oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) pada 28 Juli – 1 Agustus 2021.

Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo mengingatkan saat ini pertanian Indonesia memasuki era 4.0, maka harus bergerak maju, mandiri dan modern sehingga kemampuan penyuluh, petani dan para praktisi pertanian harus terus ditingkatkan.

BacaJuga:

Menkeu Purbaya Kunjungi Booth Mitsubishi Fuso, Hasil Uji Biodiesel B50 Canter Jadi Sorotan

6 Profesor UT Dikukuhkan, dari AI hingga Perlindungan Pekerja Migran Jadi Senjata Hadapi Zaman

Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global

“Era 4.0 ditandai mekanisasi dan digitalisasi. Pertanian harus bergerak dari pola tradisional menjadi maju, mandiri dan modern maka kapasitas SDM-nya pun harus ditingkatkan,” kata Mentan Syahrul seperti dikutip Kepala BPPSDMP Kementan Dedi Nursyamsi di Jakarta, Kamis (15/7/2021) saat membuka kegiatan ‘Bertani on Cloud: Sosialisasi Pelatihan Sejuta Petani’ secara virtual.

Dia merujuk kebangkitan Jepang yang bertekuk lutut pada Sekutu pada 8 Agustus 1945 pasca Perang Dunia II (PD). Kaisar Hirohito mengumpulkan para jenderal yang masih hidup, “berapa jumlah sensei (guru) yang tersisa?”

Pertanyaan yang membuat bingung para jenderal, yang dijawabnya, “Jepang jatuh, karena kita tidak belajar. Kumpulkan semua sensei yang hidup, kita bertumpu pada mereka sekarang, bukan kekuatan militer.”

Dedi menambahkan, Kaisar Hirohito meminta para guru bekerja keras mendidik generasi muda Jepang. Hasilnya, pada 1970, Jepang bangkit sebagai kekuatan teknologi elektronik dan otomotif dunia meski miskin sumber daya alam, tapi mampu mengalahkan dominasi Barat, ‘karena harga produk dan suku cadangnya lebih murah.”

Semangat dan etos kerja bangsa Jepang, katanya lagi, harus ditiru untuk meningkatkan SDM pertanian guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

“SDM adalah pengungkit utama produktivitas pertanian, barulah benih, pupuk, sarana prasarana dan alsintan yang menjadi daya dukung” kata Dedi pada sosialisasi yang dihadiri Kepala Pusat Pelatihan Pertanian (Puslatan) Leli Nuryati dan Kepala Pusat Data dan Informasi Pertanian (Pusdatin) Roby Darmawan.

Dia pun merujuk pada pencapaian Swasembada Beras 1984 yang diakui Badan Pangan Dunia (FAO) sehingga Presiden Soeharto meraih penghargaan FAO, setelah berhasil mengubah Indonesia dari pengimpor beras pada dekade 70-an menjadi negara mandiri pangan.

Penentu suksesnya, Panca Usaha Tani menggerakkan seluruh potensi melalui kebijakan Bimbingan Massal (Bimas) dan Intensifikasi Massal (Inmas). Bimas bertumpu pada penyuluhan massal, agar petani meningkatkan produksi melalui ekstensifikasi dan intensifikasi. Upaya tersebut didukung ‘pengolahan tanah, penggunaan bibit unggul, pemupukan tepat berimbang, pengendalian hama penyakit dan pengairan yang baik’.

Hasilnya, produktivitas semula 2,6 ton naik ke 3 ton didukung pembangunan irigasi, produksi padi pun naik ke 3,5 ton per hektar ditunjang pembangunan pabrik pupuk sehingga menjelma menjadi negara swasembada beras.

“Tentunya, saat ini kegiatan Bimas dan Inmas akan lebih mudah karena dukungan teknologi informasi dan mekanisasi pertanian. Sekarang ada AWR (Agriculture War Room) dan hampir semua petani dan penyuluh punya smartphone Android jadi lebih mudah,” ujar Dedi.

Dia menambahkan kalau pertanian ingin bangkit, maka penyuluhan, pelatihan dan pendidikan harus digenjot maksimal. “Saat ini kita punya AWR, punya ruang virtual, Kostratani bahkan perangkat Android. Fasilitas sekarang lebih canggih daripada sebelumnya,” jelasnya.

Leli Nuryati mengajak petani dan penyuluh mendaftar secara online untuk mendapat pengetahuan mendasar seperti kesuburan tanah. Petani dan penyuluh dapat mengikuti pelatihan di BPP masing-masing melalui tiga gelombang. Posluhdes, Saung Tani, bahkan P4S diharap bisa mendukung kegiatan pelatihan.

Roby Darmawan menambahkan, petani dan penyuluh mendaftar pada latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/ dan petani latihanonline.pertanian.go.id/registrasi/petani. Pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah terdaftar di aplikasi Simluhtan. (ibs)

Tags: BPPSDMPKementanPetani

Berita Terkait.

Kemiskinan Menurun Konsisten dalam 11 Tahun, tapi Kesenjangan Masih Jadi Tantangan
Nasional

Menkeu Purbaya Kunjungi Booth Mitsubishi Fuso, Hasil Uji Biodiesel B50 Canter Jadi Sorotan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:33
Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global
Nasional

6 Profesor UT Dikukuhkan, dari AI hingga Perlindungan Pekerja Migran Jadi Senjata Hadapi Zaman

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:50
Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global
Nasional

Kementerian Kehutanan Perkuat Diplomasi Publik untuk Mengokohkan Kepemimpinan Indonesia dalam Tata Kelola Kehutanan Global

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:01
Daihatsu Perkuat Pendidikan Vokasi, Apresiasi SMK Binaan Berprestasi di GIIAS 2026
Nasional

Raja Juli Diduga Belum Utuh Kembalikan Uang Suhardiman Amby, KPK Usut Selisihnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:25
Update Gempa Pangandaran M 5,3, Getaran Susulan Berulang Hingga Pagi Ini
Nasional

Wamenpar: Fun Asia Expo 2026 Hadirkan Inovasi Industri Rekreasi Keluarga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:05
490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas
Nasional

490 Pemda Dapat Suntikan Dana, Gaji ASN dan PPPK Jadi Prioritas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1876 shares
    Share 750 Tweet 469
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1808 shares
    Share 723 Tweet 452
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.