• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengakuan Sopir, PPK Bansos Covid Pernah Terima Uang dalam Tas Gitar

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 29 Maret 2021 - 22:27
in Nasional
indoposco

Jaksa Penuntut Umum menghadirkan 6 orang saksi dalam perkara dugaan pemberian suap kepada mantan Mensos Julari Batubara terkait pengadaan bansos Covid-19 di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (29/3) (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sanjaya selaku supir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako Covid-19 pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Matheus Joko Santoso mengaku pernah mendapat titipan uang untuk atasannya yang dibungkus dalam tas gitar Ibanez.

“Jadi saat itu Mas Harry ketemu bapak di bawah apartemen Green Pramuka. Mas Harry titip tas gitar, awalnya saya tidak tahu isinya lalu bapak (Joko) mau ketemu orang lain lagi, jadi saat Mas Harry mau pulang, tas itu ditinggal di kursi, lalu saya sampaikan ‘Mas Harry gitarnya ketinggalan’ tapi dijawab itu titipan buat Bapak’,” kata Sanjaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta seperti dikutip Antara, Senin (29/3/2021).

BacaJuga:

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Sanjaya bersaksi untuk terdakwa Harry Van Sidabukke yang didakwa menyuap mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara senilai Rp1,28 miliar terkait penunjukan perusahaan penyedia bansos sembako Covid-19.

“Mas Harry bawa tas gitar merek Ibanez, warnanya abu-abu kalau tidak salah, tas gitarnya ditaruh saja, di bangku jadi saya tidak tahu ada uangnya,” tambah Sanjaya.

Setelah Harry pergi, tidak lama Matheus Joko pun datang ke restoran tersebut. “Lalu dibawa ke atas ke apartemen, dibuka isinya uang,” ungkap Sanjaya.

Sanjaya juga mengaku pernah menerima uang dari Harry yang dibungkus dalam kardus air mineral. “Dari Pak Harry saya pernah disuruh ambil titipan di parkiran gedung Kemensos Cawang Kencana, di sana saya bertemu dengan supir Pak Harry, uangnya dibungkus dalam kardus Aqua,” tambah Sanjaya.

Sanjaya menyebut kerap diminta Matheus Joko untuk membawa uang yang dibungkus dalam “goody bag” atau pun tas ransel. “Biasanya bapak hubungi saya yang biasanya ‘stand by’ di ruangan ULP lalu bapak mengatakan ‘Ini tolong bawa ke mobil’ biasanya sudah terbungkus ‘goody bag’ atau di dalam tas,” ungkap Sanjaya.

Sanjaya yang telah bekerja sejak April 2019 itu menyebut uang yang dibawa dari kantor Matheus Joko tersebut lalu dibawa ke apartemen tempat tinggal Matheus Joko dan istri keduanya Daning Saraswati. “Biasa uang lalu dibawa ke apartemen lalu ditaruh di lemari tapi saya tidak tahu nilainya berapa. Kadang setelah terima uang langsung pulang tapi kadang juga pulang bersama Pak Joko jadi sesuai perintah saja,” ungkap Sanjaya.

Selain diminta membawa uang dalam mata uang rupiah, Sanjaya juga diminta membawa uang dalam mata uang dolar AS maupun dolar Singapura. “Kalau di tas ransel isinya sepertinya lumayan banyak tapi kalau dolar AS dan dolar Singapura di amplop tipis saja,” tambah Sanjaya.

Dalam dakwaan, Harry memberikan suap secara bertahap kepada Matheus Joko yang ditujukan untuk Mensos Juliari Batubara, yaitu pada awal Mei 2020 sebesar Rp100 juta dalam bentuk dolar Singapura.

Selanjutnya masih pada Mei sebesar Rp100 juta dalam bentuk dolar Singapura, pada Juni 2020 sebesar Rp100 juta dalam bentuk dolar Singapura, pada Juni 2020 sebesar Rp100 juta dalam bentuk dolar Singapura, pada Juli 2020 sebesar Rp180 juta dalam bentuk dolar Singapura.

Pada Agustus 2020 sebesar Rp150 juta, sebesar Rp200 juta setelah selesai bansos tahap 9, pada September 2020 sebesar Rp50 juta, pada Oktober 2020 sebesar Rp200 juta sehingga totalnya Rp1,28 miliar. (wib)

Tags: Dana BansosJuliari Batubarakorupsi bansosMensos

Berita Terkait.

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO
Nasional

Menteri P2MI Klaim Program SMK Go Global Tekan TPPO

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:45
Amelia-Anggraini
Nasional

Kasus Viral SPG GIIAS Picu Sorotan DPR, Kebebasan Berekspresi Tak Boleh Kebablasan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:48
Kapolri
Nasional

Isu Surpres Pergantian Kapolri, Listyo Sigit Pilih Tunggu Arahan Presiden

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:28
Rizal-Suhaili
Nasional

BPKP Minta Tim Ekspedisi Patriot Bangun Rantai Pasok Kawasan Transmigrasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:07
Asta-mandala
Nasional

Program SMK Go Global Sasar Pasar Kerja Eropa, Asia, hingga Timur Tengah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:45
Narkotika
Nasional

Bea Cukai dan Bareskrim Ungkap Jaringan Narkotika Malaysia-Indonesia, Amankan 80 Kilogram Sabu dan 5.200 Butir Ekstasi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2109 shares
    Share 844 Tweet 527
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1492 shares
    Share 597 Tweet 373
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    1414 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.