• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamenag: Orang Betawi Pilar Masyarakat Religius Indonesia

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 8 Februari 2021 - 23:11
in Nasional
Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa'adi (kiri), saat menjadi pembicara kunci di Kuliah Daring Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) bertema 'Genealogis Ulama Betawi: Budaya, Identitas dan Pembangunan Umat', Kamis (4/2/2021).

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa'adi (kiri), saat menjadi pembicara kunci di Kuliah Daring Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) bertema 'Genealogis Ulama Betawi: Budaya, Identitas dan Pembangunan Umat', Kamis (4/2/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selain masyarakat inti Jakarta, orang Betawi juga dikenal sebagai masyarakat yang religius. Tak heran Islam dan Betawi bagai tak dapat dipisahkan dan sebutan Betawi selalu dinisbahkan dengan Islam.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, orang Betawi sebagai pilarnya masyarakat religius Indonesia. Salah satu ciri utama orang Betawi adalah menganut paham ahlus sunnah wal jamaah dan bermazhab Imam Syafi’i sehingga cenderung memiliki toleransi tinggi.

BacaJuga:

Lumba-Lumba Liar Jadi Magnet, UKP Dukung Pengembangan Segitiga Emas Lampung

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

“Paham ahlus sunnah wal jamaah ini moderat sehingga paham ini pada akhirnya mampu menetralisir konflik budaya dan agama. Bukan hanya di kalangan masyarakat Betawi, tapi juga Jakarta bahkan Indonesia,” kata dia, saat menjadi pembicara kunci di Kuliah Daring Gerakan Kebangkitan Betawi (Gerbang Betawi) bertema ‘Genealogis Ulama Betawi: Budaya, Identitas, dan Pembangunan Umat’, Kamis (4/2/2021).

Kuliah Gerbang Betawi kali menampilkan dua narasumber, yakni Prof Dr Murodi Al Batawi, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, dan penulis buku ‘Genealogi Ulama Betawi’, Rakhmat Zailani Kiki. Serta pembacaan sajak oleh budayawan Betawi Yahya Andi Saputra.

Sementara, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Prof Dr Murodi Al Batawi menilai, ada beragam sebutan untuk ulama di Betawi, misalnya Guru atau Tuan Guru, diduga berasal dari tradisi Sumbawa atau Nusa Tenggara, Syekh (dipengaruhi Timur Tengah) dan Kiai yang diyakininya pengaruh tradisi pesantren di Jawa.

Sebagian besar ulama Betawi, adalah mereka yang belajar di Timur Tengah seperti Haramain (Yaman). Kemudian ketika pulang ke Tanah Air, berbeda dengan kebanyakan santri asal Jawa yang mendirikan pesantren, ulama Betawi berdakwah dari masjid ke masjid, menciptakan tradisi yang kini dikenal sebagai majelis taklim.

“Jadi tradisi majelis taklim murni produk ulama Betawi,” ujar mantan Wakil Rektor UIN Jakarta ini.

Sementara, Penulis Buku ‘Genealogi Ulama Betawi’, Rakhmat Zailani Kiki memaparkan fakta nasab ulama-ulama Betawi yang jika diurut garis keturunannya, ternyata banyak berpangkal pada ulama-ulama pejuang terkemuka dari Jawa. Ada yang nasabnya mengarah pada Pangeran Diponegoro, Sunan Gunung Jati dan Pangeran Kuningan.

Dibeberkannya, ulama Betawi zaman dulu juga mandiri secara ekonomi, sehingga tidak tergantung kepada penguasa. Guru Mughni, misalnya, sempat dilarang Kompeni Belanda saat mendirikan masjid, tapi berkat kedudukannya sebagai ulama-pengusaha yang kaya raya, masjid tersebut berhasil dibangun.

“Dengan mandiri secara ekonomi, dakwah mereka tidak akan mudah terkontaminasi kepentingan penguasa,” tuturnya.

Dengan meneladani para ulama Betawi di masa lalu, Prof Murodi dan Kiki sepakat bahwa bercermin pada kekhasan berdakwah ulama Betawi yang memanfaatkan fungsi masjid, mestinya mental pejuang dan kemandirian ekonomi itu dapat dilanjutkan dengan memperluas peran masjid masa kini. Masjid tak hanya sebagai sarana ibadah, tapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat. (arm)

Tags: betawiGerakan Kebangkitan Betawigerbang betawizainut tauhid sa'adi

Berita Terkait.

UKP Pariwisata
Nasional

Lumba-Lumba Liar Jadi Magnet, UKP Dukung Pengembangan Segitiga Emas Lampung

Jumat, 6 November 2026 - 21:41
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Nasional

Sindikat Besar Pemalsuan Tinta Epson Dibongkar di Jakarta Setelah 18 Bulan Investigasi

Jumat, 6 November 2026 - 20:40
Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran
Nasional

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Jumat, 6 November 2026 - 20:30
Pengungkapan Kasus Penyadapan Jadi Ujian Integritas dan Profesionalisme Polri
Nasional

Pengungkapan Kasus Penyadapan Jadi Ujian Integritas dan Profesionalisme Polri

Jumat, 6 November 2026 - 19:36
Soal Kasus Penyadapan, Mensesneg Tegaskan Istana Terus ‘Bersih-Bersih’
Nasional

Soal Kasus Penyadapan, Mensesneg Tegaskan Istana Terus ‘Bersih-Bersih’

Jumat, 6 November 2026 - 19:06
Asah Potensi Siswa, Marching Band SD Rorotan Tampil di Kejurnas Tangerang
Nasional

Fatwa Haram Vape Dinilai Belum Cukup, MUI Didesak Larang Semua Jenis Rokok

Jumat, 6 November 2026 - 18:56

OLAHRAGA

Sirkuit Mandalika
Olahraga

Gaspol di Mandalika, Pertamina Dukung Regenerasi Pebalap Indonesia lewat MRS 2026

Editor Folber Siallagan
Jumat, 6 November 2026 - 21:21

INDOPOSCO.ID - Sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit, di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, kembali menjadi pusat perhatian dunia...

SelengkapnyaDetails
rafael

PSIM vs Dewa United: Asa ke Puncak, Banten Warriors Pantang Terpeleset

Jumat, 6 November 2026 - 11:21
bola

Super League Pekan 9: Ada Big Match Persija vs Persebaya, Persib Main di Ujung Laga

Jumat, 6 November 2026 - 08:51
noc

ITTF Dukung Penuh Indonesia, Bali Kebagian 2 Turnamen WTT Youth 2027

Kamis, 5 November 2026 - 19:19
Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Porprov VII Banten 2026: Karate Tangsel Bidik Delapan Emas

Kamis, 5 November 2026 - 16:43

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    3342 shares
    Share 1337 Tweet 836
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2311 shares
    Share 924 Tweet 578
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1877 shares
    Share 751 Tweet 469
  • Cabor Bulutangkis dan Panjat Tebing Dicoret, NOC Indonesia Soroti SEA Games 2027

    1181 shares
    Share 472 Tweet 295
  • Bachtiar Nasir Tegaskan Penolakan Konser Andrea Bocelli Berlandaskan Nilai Kemanusiaan

    880 shares
    Share 352 Tweet 220
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.