• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

DPR: Jangan Potong Sejarah Palestina hanya dari 7 Oktober

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:47
in Internasional
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta. Foto: Dok. INDOPOSCO

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sukamta. Foto: Dok. INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, mengingatkan masyarakat internasional agar tidak melihat persoalan Palestina hanya dari peristiwa 7 Oktober 2023. Menurutnya, tragedi Gaza harus dipahami dalam konteks sejarah yang lebih panjang, termasuk pendudukan dan penderitaan rakyat Palestina.

“Tiga tahun setelah 7 Oktober 2023, kita perlu melihat kembali tragedi Gaza dalam perspektif yang lebih utuh. Jangan sampai persoalan Palestina seolah-olah baru dimulai pada 7 Oktober,” kata Sukamta dalam keterangannya diterima INDOPOSCO.ID, Rabu (7/10/2026).

BacaJuga:

Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza

Mewakili Indonesia di Kancah Internasional, Pegadaian Sabet Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada

Sukamta menilai, menjadikan 7 Oktober sebagai titik awal sejarah Palestina berisiko mengaburkan persoalan yang telah berlangsung jauh sebelumnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengibaratkan hal tersebut seperti sejarah penjajahan Belanda di Indonesia yang hanya dimulai dari pecahnya Perang Diponegoro. Cara pandang tersebut, kata dia, akan menghilangkan konteks kolonialisme yang telah berlangsung sebelum perlawanan Diponegoro.

“Begitu pula Palestina. Jauh sebelum 7 Oktober sudah ada pendudukan, penguasaan tanah, perluasan permukiman, pengungsian, blokade Gaza dan berbagai pembatasan terhadap kehidupan rakyat Palestina,” ujarnya.

Karena itu, Sukamta meminta agar sebab dan akibat dalam konflik Palestina tidak dibalik. Penderitaan rakyat Palestina, menurutnya, tidak boleh dilepaskan dari persoalan mendasar yang melahirkan perjuangan mereka untuk memperoleh kemerdekaan.

Meski demikian, Sukamta menegaskan bahwa setiap tindakan dalam konflik tetap harus dinilai berdasarkan hukum dan prinsip kemanusiaan. Namun, perdebatan mengenai cara melakukan perlawanan tidak boleh menghapus persoalan yang menjadi latar belakang munculnya perlawanan tersebut.

“Perdebatan mengenai cara melakukan perlawanan jangan sampai menghapus persoalan yang melahirkan perlawanan itu sendiri,” tegasnya.

Sukamta juga menyoroti kondisi Gaza setelah tiga tahun berlalu sejak 7 Oktober 2023. Ia menyebut Gaza mengalami kehancuran luar biasa, dengan banyak manusia kehilangan nyawa, keluarga, tempat tinggal, serta berbagai fasilitas publik.

Rumah, sekolah, rumah sakit dan sarana kehidupan masyarakat, kata dia, mengalami kerusakan parah.

Menurut Sukamta, pembangunan kembali Gaza merupakan kebutuhan mendesak. Namun, rekonstruksi tidak boleh dipisahkan dari penyelesaian akar persoalan Palestina.

“Jangan sampai Gaza dibangun kembali, tetapi Palestina justru hilang,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar proses rehabilitasi citra dan normalisasi tidak membuat dunia melupakan tragedi yang telah terjadi di Gaza.

“Jangan sampai normalisasi berjalan lebih cepat daripada pertanggungjawaban. Gaza boleh dibangun kembali, tetapi tragedinya tidak boleh dihapus dari ingatan dunia,” ujar Sukamta.

Sukamta menegaskan Indonesia harus tetap konsisten mendorong bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza. Di saat yang sama, upaya tersebut harus diarahkan pada penyelesaian persoalan Palestina secara menyeluruh.

“Tujuan akhirnya tidak boleh hilang, yakni berakhirnya pendudukan dan terwujudnya Palestina yang merdeka dan berdaulat,” pungkasnya.(dil)

Tags: DPRgazaisraelKomisi IPalestina

Berita Terkait.

Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza
Internasional

Suara untuk Palestina Tak Boleh Padam, Lembaga Kemanusiaan Teguhkan Dukungan untuk Gaza

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03
gadai
Internasional

Mewakili Indonesia di Kancah Internasional, Pegadaian Sabet Penghargaan Internasional IPMA Global Project Excellence Award 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Internasional

Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:18
Di Sidang PBB, Menlu RI Gaungkan Ketahanan Nasional dan Dukungan Palestina
Internasional

Di Sidang PBB, Menlu RI Gaungkan Ketahanan Nasional dan Dukungan Palestina

Rabu, 30 September 2026 - 12:12
DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua
Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Minggu, 27 September 2026 - 19:04

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1211 shares
    Share 484 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    979 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.