• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Dilianto Editor Dilianto
Minggu, 27 September 2026 - 19:04
in Internasional
Pidato Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Cooper Wale, dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York yang menuai kecaman dari publik Tanah Air. Foto: Istimewa

Pidato Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Cooper Wale, dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York yang menuai kecaman dari publik Tanah Air. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mengecam keras pidato Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Cooper Wale, dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York. Ia menilai pernyataan yang menyudutkan penegakan hak asasi manusia (HAM) di Papua Barat tersebut merupakan tuduhan sepihak tanpa fakta yang jelas dan cenderung menyesatkan, tidak menghormati hukum internasional serta kedaulatan negara lain.

“Komisi I DPR RI menolak secara tegas dan tidak menoleransi segala bentuk narasi bias yang disampaikan oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon mengenai wilayah kedaulatan Indonesia. Intervensi berulang ini mencerminkan ketidakpahaman mendasar atas situasi hukum dan pembangunan inklusif di Papua,” ujar Sukamta dalam keterangan resminya, Sabtu (27/9/2026).

BacaJuga:

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Menurut Sukamta, hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik seharusnya diarahkan pada penguatan kemitraan kawasan melalui kerja sama yang konkret. Ia juga meminta isu Papua tidak dipolitisasi di forum internasional.

“Kami mendesak Kepulauan Solomon untuk menghormati hukum internasional dan kedaulatan negara lain daripada mempolitisasi isu domestik Indonesia demi agenda kelompok separatis. Fokus diplomasi semestinya diarahkan pada penguatan kemitraan kawasan Pasifik yang konkret, bukan menciptakan disinformasi di panggung PBB,” katanya.

Untuk merespons persoalan Papua sekaligus memperkuat stabilitas kawasan Pasifik, politikus Fraksi PKS tersebut menawarkan tiga pilar pendekatan. Pertama, pendekatan yang mengutamakan kedamaian, penegakan hukum secara humanis, serta perlindungan masyarakat sipil.

Sukamta menyoroti masih adanya kekerasan bersenjata yang berdampak terhadap warga sipil, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan anak-anak. Menurutnya, upaya penyelesaian persoalan keamanan di Papua harus diarahkan untuk menghentikan kekerasan sekaligus menjamin keselamatan masyarakat.

Ia juga mendorong evaluasi terhadap penegakan hukum di Papua agar tetap mengedepankan pendekatan humanis dan preventif serta berorientasi pada keselamatan publik.

Pilar kedua yang ditawarkan adalah pemenuhan hak masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Sukamta mengatakan persoalan HAM di Papua tidak dapat dilepaskan dari pemenuhan hak masyarakat adat atas layanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, konektivitas digital, dan pemberdayaan ekonomi.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur dasar, distribusi energi ke wilayah terpencil, serta pemberian beasiswa bagi generasi muda Papua sebagai bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengundang negara-negara sahabat di Pasifik untuk berkolaborasi secara konstruktif mendukung program pemberdayaan ekonomi berkelanjutan ini, alih-alih terus terjebak dalam sentimen masa lalu,” ujarnya.

Sementara pilar ketiga adalah penguatan diplomasi parlemen dengan negara-negara Pasifik, termasuk Kepulauan Solomon. Sukamta menilai terdapat kesenjangan informasi mengenai kondisi Papua yang diterima sejumlah pemimpin negara Pasifik. Karena itu, ia mendorong dialog dan pertukaran informasi yang didasarkan pada data lapangan yang berimbang serta terverifikasi.

Sebagai sesama negara yang memiliki keterkaitan Melanesia, Sukamta menyebut perhatian Kepulauan Solomon terhadap perkembangan Papua sebagai hal yang wajar. Namun, menurut dia, kepedulian tersebut perlu disertai informasi yang komprehensif dan dapat diverifikasi.

Melalui diplomasi parlemen, Sukamta menyatakan Komisi I DPR RI membuka ruang dialog dan siap mengundang parlemen maupun pemimpin Kepulauan Solomon untuk melihat langsung kondisi Papua, termasuk perkembangan pembangunan, penegakan hukum, dan perlindungan HAM.

“Kami siap membuka ruang dialog agar informasi mengenai kemajuan pembangunan, penegakan hukum, dan perlindungan HAM di Papua dapat dilihat secara transparan dan setara,” kata Sukamta.

Ia menegaskan Komisi I DPR RI akan terus mengawal kedaulatan Indonesia sekaligus mendorong pemenuhan hak-hak pembangunan masyarakat Papua. Sukamta juga menilai penguatan kerja sama dengan negara-negara Pasifik dapat menjadi jalur untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai Papua dengan tetap menghormati prinsip kedaulatan dan hukum internasional.(dil)

Tags: DPR RIKomisi IPapuaPerdana Menteri Kepualauan SolomonSukamta

Berita Terkait.

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Internasional

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 September 2026 - 18:05
abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02
Kasus Suap HGB Bergulir di KPK, Nusron Pastikan Pelayanan ATR/BPN Tetap Jalan
Internasional

Dorong Kelancaran Arus Perdagangan Dunia, Indonesia Hadiri Forum BRICS 2026 di India

Jumat, 18 September 2026 - 14:07

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.