• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:25
in Nasional
Firli-bahuri

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri. Foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Pancasila (UP), Jakarta.

Gelar tersebut diraih setelah Firli menjalani sidang promosi doktor pada Sabtu (3/10/2026). Dalam disertasinya, Firli mengangkat kajian mengenai tata kelola konflik horizontal dan keadilan restoratif dengan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu fokus penelitian.

BacaJuga:

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Firli menilai, penyelesaian konflik antarkelompok masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum maupun pendekatan keamanan. Menurut dia, persoalan konflik sosial juga berkaitan erat dengan budaya, ketimpangan ekonomi, serta tingkat kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai konflik di Irlandia Utara, Afrika Selatan, Kanada, Selandia Baru, maupun Indonesia menunjukkan bahwa konflik antarkelompok tidak hanya menimbulkan korban jiwa, kerusakan sosial, dan perpindahan penduduk, tetapi juga menghambat pembangunan melalui peningkatan kemiskinan, penurunan produktivitas, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Firli.

Dalam penelitian tersebut, NTB dipilih sebagai salah satu wilayah kajian karena memiliki karakter masyarakat yang majemuk, baik dari sisi etnis, agama, budaya, maupun kondisi geografis.

Masyarakat NTB terdiri dari sejumlah kelompok etnis, seperti Sasak, Samawa, dan Mbojo. Selain itu, terdapat komunitas Bali, Jawa, Minang, Bugis, Tionghoa, hingga Arab yang hidup dengan tradisi dan sistem nilai masing-masing.

Menurut Firli, keberagaman tersebut sejatinya merupakan modal sosial yang dapat memperkuat persatuan. Namun, apabila tidak dikelola secara tepat, perbedaan identitas dan kepentingan justru berpotensi memunculkan gesekan antarkelompok.

Dia menjelaskan, konflik sosial tidak berdiri sendiri. Ada sejumlah persoalan yang dapat menjadi pemicu, mulai dari ketimpangan ekonomi, keterbatasan akses terhadap sumber daya, perbedaan kepentingan, lemahnya koordinasi kelembagaan, hingga belum optimalnya perlindungan sosial.

Karena itu, lanjutnya, diperlukan strategi penyelesaian yang menyentuh akar persoalan. Bukan sekadar meredam konflik ketika pertikaian sudah terjadi. Melalui disertasinya, Firli menawarkan Model Penyelesaian Konflik Horizontal Berbasis Integrasi Hukum, Budaya, dan Kesejahteraan Sosial dalam Kerangka Negara Hukum Pancasila.

Model tersebut, menurutnya, menempatkan tiga aspek utama dalam penyelesaian konflik. Yakni penegakan hukum, pendekatan budaya, serta peningkatan kesejahteraan sosial.

Dalam kajiannya, Firli mengidentifikasi tiga persoalan mendasar yang perlu dibenahi. Pertama, tanggung jawab pemerintah dalam penanganan konflik belum terintegrasi secara efektif.

Kedua, partisipasi masyarakat masih perlu diperkuat agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Ketiga, pendekatan penyelesaian konflik yang selama ini diterapkan dinilai belum sepenuhnya mampu mewujudkan keadilan serta perdamaian sosial dalam jangka panjang.

Firli menyebut, ketiga persoalan tersebut membutuhkan pola penanganan yang lebih komprehensif dengan melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai kelembagaan terkait.

Penegakan hukum, kata dia, tetap menjadi bagian penting. Namun, langkah tersebut harus berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap nilai-nilai budaya lokal serta upaya mengurangi ketimpangan sosial dan ekonomi.

Firli berharap model yang dikembangkan dalam penelitiannya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan penanganan konflik horizontal di Indonesia, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kemajemukan masyarakat cukup tinggi.

Menurut dia, keberhasilan penyelesaian konflik tidak semata-mata diukur dari berhentinya pertikaian. Lebih dari itu, perdamaian harus mampu mengembalikan hubungan sosial masyarakat, memulihkan kepercayaan, sekaligus mencegah konflik serupa kembali terjadi.

Keterlibatan masyarakat secara aktif dan berkelanjutan, lanjut Firli, menjadi salah satu kunci untuk membangun perdamaian yang lebih kuat. Dengan diraihnya gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Pancasila, Firli melanjutkan perjalanan akademiknya setelah menjalani karier panjang di institusi kepolisian dan pernah memimpin KPK.(nas)

Tags: Doktor Ilmu HukumFirli BahuriMantan Ketua KPKUniversitas Pancasila

Berita Terkait.

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Nasional

Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:02
Catwalk Batik di Ottawa, Undang Decak Kagum Warga Kanada
Nasional

Revitalisasi 401 Sekolah di Bali, Mendikdasmen: Benahi Gedung dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:02
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Nasional

Analis Minta Prabowo Koalisi dengan Rakyat Kritis, Jangan Asyik dengan Kekuasaan Sendiri

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:41
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

DPR Tegaskan Kerugian Negara Rp10 T Kasus MBG Harus Dipulihkan: Kembali ke Piring Anak!

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:14
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Lepas 125 Truk Genteng SNI, Sukseskan Program Gentengisasi Presiden Prabowo

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:15
Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Akhir Pekan
Nasional

JARI 98 Nilai Keberadaan Listyo Sigit di KSP Jaga Stabilitas Nasional

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:24

OLAHRAGA

Todotua
Olahraga

Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

Editor Ali Rachman
Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:04

INDOPOSCO.ID - Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan catatan manis. Tim Indonesia sukses...

SelengkapnyaDetails
Hardiyanto-Kenneth

Kejurda Piala Gubernur 2026: 420 Pecatur Adu Strategi, Targetkan Tiket Kejurnas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:03
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:13
Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Voli Pantai Raih Medali Perak di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:33
Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3898 shares
    Share 1559 Tweet 975
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    768 shares
    Share 307 Tweet 192
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1137 shares
    Share 455 Tweet 284
  • Mulyadi Jayabaya Sambut Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Kamtibmas Diharap Makin Kuat

    733 shares
    Share 293 Tweet 183
  • Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Masuk MK, Pengamat: Prabowo Bisa Semakin Kuat

    729 shares
    Share 292 Tweet 182
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.