• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
in Olahraga
PB FORKI

Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) memperkuat langkah GGK Indonesia dengan menunjuk Shihan Ucok Marisi Sihotang sebagai Direktur Teknik untuk mendorong program bela diri perempuan makin luas dan berdampak di seluruh Indonesia. Foto: Dokumen PB FORKI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gerakan Guardian Girls Karate (GGK) Indonesia memasuki tahap baru. Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) memperkuat struktur program tersebut dengan menunjuk Shihan Ucok Marisi Sihotang sebagai Direktur Teknik GGK Indonesia.

Penunjukan itu dilakukan Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, sebagai bagian dari upaya mempercepat pelaksanaan program GGK di Tanah Air. Program ini diarahkan untuk membekali perempuan dengan kemampuan dasar bela diri melalui olahraga karate.

BacaJuga:

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

GGK Indonesia sendiri lahir melalui licensing agreement antara World Karate Federation (WKF) dan PB FORKI. Kesepakatan yang ditandatangani Presiden WKF Antonio Espinos Ortueta dan Hadi Tjahjanto tersebut menjadi landasan pengembangan GGK Indonesia, termasuk melalui seminar dan pelatihan.

“Guardian Girls Karate Indonesia telah terbentuk secara sah di bawah naungan Federasi Karate-Do Indonesia berdasarkan licensing agreement antara World Karate Federation sebagai induk organisasi karate dunia dengan FORKI,” ujar Hadi saat memberikan arahan kepada Ucok dan juga instruktur GGK Indonesia, Sensei Puspa Meonk, di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut Hadi, setelah struktur GGK Indonesia terbentuk, pekerjaan berikutnya adalah memperkuat personel sekaligus menyusun program yang sejalan dengan arahan WKF. Orientasinya bukan semata memperkenalkan karate, melainkan menghadirkan kemampuan dasar bela diri bagi perempuan yang belum memilikinya.

“Saya berharap program-program GG Karate selain melatih para perempuan Indonesia yang belum memiliki basic bela diri, untuk dibekali dasar karate dalam menghadapi ancaman baik berupa agresor maupun pelecehan terhadap perempuan, kegiatan ini juga sebagai misi kemanusiaan yang dapat dilakukan GGK Indonesia,” tutur Hadi.

Penetapan Ucok sebagai Direktur Teknik GGK Indonesia telah dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Umum PB FORKI. Artinya, pelaksanaan program GGK di Indonesia kini berjalan dalam koordinasi sekaligus pembinaan PB FORKI.

Dari sisi instruktur, GGK Indonesia juga memiliki dua karateka perempuan yang telah mengantongi lisensi GGK dari WKF, yakni Sensei Puspa Meonk dan Sensei Tenne. Keduanya mengikuti pelatihan GGK Internasional WKF pada Maret 2026 yang berafiliasi dengan Kayomada International Foundation di Osaka, Jepang.

Hadi menilai keberadaan dua instruktur berlisensi internasional tersebut menjadi modal penting agar pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia tetap berada dalam koridor misi yang ditetapkan.

“Dengan dua srikandi karate yang telah memiliki lisensi GGK International maka pelatihan dan pembinaan GGK di Indonesia akan berjalan sesuai misi tersebut,” terangnya.

Ke depan, PB FORKI ingin GGK Indonesia tidak berhenti sebagai program di tingkat pusat. Jangkauan kegiatan diharapkan meluas ke berbagai daerah sehingga semakin banyak perempuan Indonesia memperoleh keterampilan dasar untuk menghadapi situasi yang berpotensi mengancam keselamatan mereka.

“GGK Indonesia berkomitmen untuk memajukan GGK di seluruh Indonesia melalui Federasi Karate-Do Indonesia sejalan dengan misi membantu perempuan Indonesia menghadapi situasi kekerasan berbasis gender melalui praktik olahraga karate,” tambahnya.(her)

Tags: GGK IndonesiakaratePB FORKIProgram Bela DiriWKFWorld Karate Federation

Berita Terkait.

elkan
Olahraga

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas
Olahraga

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06
John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia
Olahraga

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:21
Ole Romeny
Olahraga

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:17
Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Guncang Sumba, Hiposenter Dikategorikan Dangkal
Olahraga

BRI Dukung Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:09
Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda
Olahraga

Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:53

OLAHRAGA

PB FORKI
Olahraga

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Editor Ali Rachman
Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35

INDOPOSCO.ID – Gerakan Guardian Girls Karate (GGK) Indonesia memasuki tahap baru. Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB FORKI) memperkuat struktur...

SelengkapnyaDetails
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06
John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:21
Ole Romeny

Ole Romeny Rasakan Arti Istimewa Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:17

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2712 shares
    Share 1085 Tweet 678
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1209 shares
    Share 484 Tweet 302
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    841 shares
    Share 336 Tweet 210
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.