• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
in Nasional
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (23/7/2026). Foto: BPMI Setpres

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (23/7/2026). Foto: BPMI Setpres

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto tengah menunjukkan kepercayaan dirinya terhadap pemerintahan yang dipimpinnya. Menjelang dua tahun masa pemerintahan, Prabowo bahkan memberikan rapor positif terhadap kinerja kabinetnya.

Bagi pengamat politik Hendri Satrio, sikap tersebut bukan sesuatu yang keliru. Sebagai Presiden sekaligus pemegang kendali pemerintahan, Prabowo dinilai memiliki ruang untuk mengapresiasi jajaran menteri yang bekerja di bawah kepemimpinannya.

BacaJuga:

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

“Ya boleh saja, kan Pak Prabowo itu Presidennya. Dia yang pegang kendali di pemerintahan dan wajar kalau dia mengapresiasi kinerja kabinetnya sendiri, ya kan?” kata Hensa, sapaan Hendri Satrio, melalui gawai, Senin (10/8/2026).

Namun, persoalan menurut Hensa bukan semata-mata soal boleh atau tidaknya seorang presiden memberikan penilaian positif kepada kabinetnya. Ada satu hal yang dinilai jauh lebih penting, yakni apakah penilaian pemerintah tersebut benar-benar sejalan dengan apa yang dirasakan masyarakat.

Di titik inilah Hensa melihat adanya sinyal yang patut diperhatikan. Ia menyoroti sejumlah hasil survei yang menunjukkan tren kepuasan publik terhadap pemerintah tengah bergerak menurun.

“Kalau saya lihat, tren kepuasan publik terhadap pemerintah itu justru sedang menurun tajam, sementara persentase ketidakpuasan di akar rumput merangkak naik, jadi ini menurut saya justru alarm bagi pemerintahan sekarang,” tutur Hensa.

Menurut Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu, kondisi tersebut semestinya tidak dianggap sebagai sekadar angka statistik. Bagi pemerintahan, survei dapat menjadi cermin untuk melihat apakah berbagai kebijakan dan capaian yang disampaikan dari pusat benar-benar terasa hingga ke tingkat masyarakat.

Karena itu, Hensa meminta Prabowo tidak hanya mengandalkan laporan yang datang dari jajaran menteri. Ia mengingatkan adanya risiko ketika informasi yang diterima pimpinan terlalu jauh dari kenyataan di lapangan. Terlebih, kata dia, Presiden perlu memastikan agar budaya “Asal Bapak Senang” (ABS) tidak berkembang di lingkungan pemerintahan.

“Maka dari itu, kalau saya melihat Pak Prabowo perlu lebih rinci dalam mengecek laporan-laporan dari para menteri. Jangan sampai angka-angka makro yang diklaim berhasil di atas kertas justru berbeda dengan realitas daya beli dan kondisi ekonomi masyarakat di bawah,” jelasnya.

Sorotan Hensa menjadi relevan ketika sejumlah elite partai politik yang berada di barisan koalisi turut memberikan apresiasi terhadap capaian pemerintahan Prabowo.

Peningkatan pendapatan Danantara hingga kemampuan pemerintah menjaga harga BBM bersubsidi menjadi bagian dari capaian yang mendapat respons positif dari kalangan elite.

Namun, bagi Hensa, pujian dari lingkaran koalisi bukanlah ukuran utama keberhasilan sebuah pemerintahan.

“Kalau elite koalisi memuji, itu hal yang wajar, kan dia bagian dari pemerintah. Namun, legitimasi kesuksesan pemerintahan yang sesungguhnya tidak diukur dari apresiasi elite politik, melainkan dari tingkat kepuasan rakyat,” tegasnya.

Dengan kata lain, pemerintah tidak cukup hanya mendapatkan tepuk tangan dari orang-orang yang berada di dalam lingkar kekuasaan. Ukuran yang lebih menentukan justru berada di luar ruang-ruang kekuasaan, yakni masyarakat yang merasakan langsung dampak kebijakan pemerintah.

Bagi Hensa, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah penting bagi Prabowo. Ketika pemerintah merasa telah bekerja dengan baik, sementara sebagian masyarakat mulai menunjukkan ketidakpuasan, maka ada jarak yang perlu segera diperiksa.

Jarak antara laporan dan realitas, antara angka makro dan daya beli, serta antara keberhasilan yang dipresentasikan pemerintah dengan pengalaman masyarakat sehari-hari.

Karena itu, Hensa menilai Prabowo perlu menjadikan suara ketidakpuasan publik sebagai bahan evaluasi, bukan sekadar gangguan terhadap narasi keberhasilan pemerintah.

“Intinya, sah-sah saja Pak Prabowo merasa kinerja kabinetnya sudah memuaskan. Tapi ujian sebenarnya kepemimpinan Pak Prabowo bukan seberapa bagus presentasi di atas podium, melainkan seberapa cepat beliau sadar dan membereskan keluhan dari jutaan rakyat yang saat ini mulai berteriak tidak puas,” tambahnya. (her)

Tags: Kabinet PrabowoKepuasan PublikpolitikPrabowo Subianto

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45
Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB
Nasional

Perkuat Layanan Pertanahan, Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken SEB tentang Layanan BPHTB

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:30

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.