• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Olahraga

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 10:09
in Olahraga
Indonesia ukir comeback dramatis sekaligus mempersembahkan emas pertama di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari cabor bulutangkis beregu putra usai menundukkan China di final. Foto: Instagram/@badminton.ina

Indonesia ukir comeback dramatis sekaligus mempersembahkan emas pertama di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari cabor bulutangkis beregu putra usai menundukkan China di final. Foto: Instagram/@badminton.ina

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua partai, dua kekalahan. Indonesia berada di ujung tekanan ketika China lebih dulu mengantongi keunggulan 2-0. Namun, justru dari situ kebangkitan besar dimulai.

Tim bulutangkis Indonesia menciptakan salah satu drama paling mendebarkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada Kamis (24/9/2026). Sempat tertinggal dua partai tanpa balas, Indonesia membalikkan keadaan dan menundukkan China 3-2 untuk merebut medali emas nomor Badminton Men’s Team. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi emas pertama Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

BacaJuga:

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Indonesia mengawali laga dengan situasi yang tidak menguntungkan. Jonatan Christie turun sebagai tunggal pertama, tetapi harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi dalam dua gim langsung. Tekanan bertambah pada partai kedua. Fajar Alfian/Shohibul Fikri gagal menghentikan pasangan Liang Weikeng/Wang Chang setelah melalui pertandingan tiga gim. China pun berada di atas angin dengan keunggulan 2-0.

Dalam situasi itulah Alwi Farhan tampil sebagai pembuka jalan kebangkitan Indonesia. Menghadapi Li Shifeng, Alwi merebut gim pertama dengan perjuangan ketat 23-21. Li kemudian merespons dan mengambil gim kedua 15-21. Pertandingan pun harus ditentukan melalui gim ketiga. Alwi tidak membiarkan tekanan menguasai permainannya. Ia kembali menemukan ritme dan akhirnya mengunci kemenangan 21-16. Indonesia memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

“Tentu tidak mudah ketinggalan 2-0. Lawan hawanya lebih di atas, banyak pikiran. Saya harus membuat pikiran netral,” ujar Alwi.

Bagi Alwi, pertandingan tersebut bukan sekadar upaya mengejar satu angka. Ia tahu kemenangan itu harus menjadi pemantik agar peluang Indonesia tetap hidup.

“Saya ingin menunjukkan game, it’s not over. Masih ada harapan kita bisa emas. Asian Games empat tahun sekali. Ini kesempatan berharga.”

Api kebangkitan kemudian diteruskan Leo Carnando/Daniel Marthin. Menghadapi He Ji Ting/Liu Yi pada partai keempat, Leo/Daniel bermain penuh keyakinan. Mereka tidak memberikan kesempatan bagi pasangan China untuk mengembangkan permainan dan akhirnya menang dua gim langsung. Skor berubah menjadi 2-2.

“Kita banyak komunikasi dan main lebih tenang lagi. Kita nggak mau menyia-nyiakan kesempatan,” kata Daniel.

Semua kemudian ditentukan pada partai kelima. Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed menjadi pemain yang memikul beban terbesar malam itu. Di seberangnya berdiri Weng Hongyang. Pertandingan berlangsung ketat dan Ubed sempat berada dalam posisi tertinggal. Namun, pemain muda Indonesia tersebut mampu menjaga ketenangan dan perlahan membalikkan momentum hingga akhirnya mengamankan kemenangan 23-21.

Indonesia menang 3-2. China yang sempat unggul 2-0 akhirnya harus menyaksikan Indonesia merayakan kemenangan dramatis.

“Alhamdulillah bisa diberikan kemenangan tanpa cedera. Di awal tadi tidak mau mikir negatif dulu,” ujar Ubed.

Dukungan dari orang-orang terdekat turut membantu Ubed melewati tekanan partai penentu.

“Agak sedikit tegang. Saya telepon orang tua, ada support juga dari belakang. Saya ingin kasih yang terbaik, nggak ingin mengecewakan penonton,” sambung Ubed.

Ketenangan menjadi kunci ketika pertandingan memasuki fase paling menentukan.

“Tadi di permainan saya berusaha lebih tenang. Saya juga sempat ketinggalan. Saya berusaha lebih tenang, dan alhamdulillah bisa membalikkan keadaan,” tutup Ubed dengan bangga.

Kemenangan tersebut bukan sekadar tambahan satu medali emas. Indonesia akhirnya kembali berdiri sebagai juara Asian Games pada nomor beregu putra setelah penantian panjang. Kali terakhir Indonesia meraih emas dari nomor tersebut terjadi pada Asian Games Bangkok 1998. Artinya, ada 28 tahun jarak yang harus dilewati sebelum tradisi emas itu kembali hadir.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Eng Hian menyebut keberhasilan tersebut tidak lahir dari perjuangan satu atau dua pemain saja. Menurutnya, kemenangan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen tim Indonesia.

“Inilah kekuatan tim Indonesia, di mana kita selalu now or never.”

Eng Hian juga melihat pencapaian di Aichi-Nagoya sebagai bagian dari proses pembinaan yang tengah dijalankan PBSI.

“Tentunya ini sebuah progres yang cukup bagus, sesuai dengan apa yang kita harapkan. Kita bisa lihat PBSI tidak diam. Kita melakukan program untuk mencetak atlet terbaik,” ucap Eng Hian.

Dari tertinggal 0-2 hingga berbalik menang 3-2, Indonesia tidak hanya mendapatkan emas. Mereka juga menghadirkan sebuah malam comeback yang akan dikenang dalam perjalanan bulutangkis beregu putra Indonesia. (her)

Tags: Asian Games Aichi-Nagoya 2026medali emasTim Bulutangkis Indonesia

Berita Terkait.

Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan
Olahraga

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk
Olahraga

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI
Olahraga

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan
Olahraga

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

OLAHRAGA

Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 11:54

INDOPOSCO.ID – Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung...

SelengkapnyaDetails
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.