• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

6 Profesor UT Dikukuhkan, dari AI hingga Perlindungan Pekerja Migran Jadi Senjata Hadapi Zaman

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:50
in Nasional
Rektor Universitas Terbuka Prof Ali Muktiyanto saat membuka acara pengukuhan 6 profesor di kampus UT, Kamis (6/8/2026). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Rektor Universitas Terbuka Prof Ali Muktiyanto saat membuka acara pengukuhan 6 profesor di kampus UT, Kamis (6/8/2026). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perubahan dunia yang kian cepat, mulai dari disrupsi pendidikan, digitalisasi layanan publik, persoalan lingkungan perkotaan hingga maraknya kejahatan siber terhadap pekerja migran, dijawab Universitas Terbuka (UT) lewat penguatan riset.

Sebanyak 6 profesor dikukuhkan dengan membawa beragam gagasan inovatif untuk menjawab tantangan tersebut. Pengukuhan yang dipimpin langsung Rektor UT Prof Ali Muktiyanto ini menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-42 UT bertema Mendunia dengan Inovasi, Berdampak untuk Negeri.

BacaJuga:

Gempur Penyelundupan Rp27 Miliar, Bea Cukai Sita 30 Kontainer Beras-Garam Ilegal dan Ribuan Ballpress

KIP Kuliah Diperkuat, Mendiktisaintek Sampaikan Tambahan Anggaran Rp1,267 Triliun

Menteri Ekraf dan PANDI Dorong Aksara Nusantara Masuk Ruang Digital, Targetkan Nilai Ekonomi Baru

“Dengan membaca bismillahirrahmanirrahim, sidang pengukuhan Prof. Dr. Tita Rosita, M.Pd., Prof. Dr. Suparti, M.Pd., Prof. Dr. Mery Noviyanti, S.Si., M.Pd., Prof. Dr. Siti Aisyah, M.Si., Prof. Dr. Rahmat Hidayat, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Ir. Edi Rusdiyanto, M.Si. dinyatakan dibuka,” ujar Ali Muktiyanto saat membuka acara pengukuhan 6 profesor di kampus UT, Kamis (6/8/2026).

Momen ini tidak sekadar menjadi seremoni akademik, tetapi juga penegasan bahwa hasil riset harus mampu melahirkan solusi nyata bagi masyarakat. Enam profesor yang dikukuhkan menyampaikan orasi ilmiah bertema “Transformasi Menuju Ekosistem Peradaban Berkelanjutan”.

Masing-masing menawarkan solusi dari berbagai persoalan strategis, mulai dari pendidikan, tata kelola pemerintahan, lingkungan, literasi, kecerdasan artifisial (AI), hingga perlindungan pekerja migran.

Di bidang pendidikan, Prof. Dr. Tita Rosita, M.Pd. menekankan pentingnya membangun ekosistem pembelajaran abad ke-21 yang adaptif, personal, dan berpusat pada mahasiswa melalui pemanfaatan teknologi, analitik pembelajaran, serta AI.

Penguatan pendidikan juga disampaikan Prof. Dr. Suparti, M.Pd. yang mengusulkan strategi pembelajaran literasi agar peserta didik mampu berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif di era digital. Sementara Prof. Dr. Mery Noviyanti, S.Si., M.Pd. memperkenalkan pembelajaran matematika berbasis AI, Python Virtual Lab, dan GeoGebra guna memperkuat kemampuan computational thinking serta literasi AI.

Tak hanya pendidikan, tata kelola pemerintahan juga menjadi sorotan. Prof. Dr. Siti Aisyah, M.Si. menawarkan konsep smart governance yang mengintegrasikan teknologi digital, data, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan agar pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Prof. Dr. Rahmat Hidayat, S.Sos., M.Si. mengembangkan model pelaporan kolaboratif berbasis End Mobile Traffick App untuk memperkuat perlindungan pekerja migran dari praktik forced scamming atau penipuan digital lintas negara yang semakin marak.

Di sektor lingkungan, Prof. Dr. Ir. Edi Rusdiyanto, M.Si. memperkenalkan konsep River-Settlement Symbiotic System (RS3) yang memandang sungai sebagai bagian tak terpisahkan dari ruang hidup masyarakat. Pendekatan tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana di kawasan perkotaan.

Ali menilai keenam orasi tersebut menggambarkan bagaimana ilmu pengetahuan harus menjadi motor perubahan. Riset tidak berhenti sebagai temuan akademik, tetapi harus berkembang menjadi solusi yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat pelayanan publik, menjaga keberlanjutan lingkungan, memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab, sekaligus melindungi kelompok rentan.

“Melalui pengukuhan ini kami menegaskan gelar profesor bukanlah akhir perjalanan akademik. Tetapi awal tanggung jawab yang lebih besar untuk terus menghadirkan inovasi, dan pemikiran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta pembangunan Indonesia,” ujar Ali. (nas)

Tags: Pengukuhan Profesor UTRiset PendidikanTransformasi Digitaluniversitas terbuka

Berita Terkait.

bc2
Nasional

Gempur Penyelundupan Rp27 Miliar, Bea Cukai Sita 30 Kontainer Beras-Garam Ilegal dan Ribuan Ballpress

Selasa, 22 September 2026 - 12:42
brian
Nasional

KIP Kuliah Diperkuat, Mendiktisaintek Sampaikan Tambahan Anggaran Rp1,267 Triliun

Selasa, 22 September 2026 - 12:32
rafly
Nasional

Menteri Ekraf dan PANDI Dorong Aksara Nusantara Masuk Ruang Digital, Targetkan Nilai Ekonomi Baru

Selasa, 22 September 2026 - 12:22
brahma
Nasional

Gugat UU DKJ ke MK, Pemuda Betawi Pertanyakan Kejelasan Lembaga Adat

Selasa, 22 September 2026 - 12:02
maman
Nasional

Jadi Pencipta Solusi, Menteri UMKM Dorong Mahasiswa Bangun Usaha dengan 3 Prinsip

Selasa, 22 September 2026 - 11:31
kkp
Nasional

Diduga Bocor ke Pasar Lokal, KKP Amankan Ratusan Ton Udang Impor di Jatim

Selasa, 22 September 2026 - 11:11

OLAHRAGA

ole
Olahraga

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 22 September 2026 - 08:53

INDOPOSCO.ID – Persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memasuki tahap serius. Sebanyak 21 pemain telah tiba dan...

SelengkapnyaDetails
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5539 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1246 shares
    Share 498 Tweet 312
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    966 shares
    Share 386 Tweet 242
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.