• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

BKSAP DPR RI Anggap Biasa IOC Beri Sanksi ke Indonesia Imbas Tolak Atlet Senam Israel

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 24 Oktober 2025 - 09:23
in Nasional
1000363487

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera. (Foto: Dilianto /INDOPOSCO)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menegaskan bahwa keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang memberi sanksi ke Indonesia buntut adanya pembatalan visa atlet Israel untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta adalah hal biasa yang tak perlu dikhawatirkan.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia sudah benar dan pasti akan menuai konsekuensi dari pihak tidak senang atas keputusan itu.

BacaJuga:

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

“Apa yang harus kita sikapi adalah, pertama, tenang saja. Kedua, biasa aja keputusan IOC ini. Apa yang dilakukan pasti ada konsekuensinya,” kata Mardani kepada INDOPOSCO, Jumat (24/10/2025)..

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun menututkan bahwa menolak atlet Israel lebih bernilai dibanding sekadar takut akan sanksi tersebut.

Sikap pemerintah Indonesia menolak Israel didasarkan pada prinsip politik luar negeri bebas aktif dan konsisten mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina sesuai amanat konstitusi. Juga didasari oleh alasan kemanusiaan anti-genosida yang dilakukan Israel

Lebih lanjut, dirinya pun meyakini nantinya akan ada hal positif yang didapatkan oleh Indonesia atas keputusannya menolak atlet Israel tersebut.

“Pastinya menolak Israel sangat bernilai. Karena ini sudah sesuai dengan amanat konstitusi kita. Dan semua keputusan pasti ada peluang perubahan dan membaik,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Indonesia Arena, Senayan memang kebagian jatah menggelar event kelas dunia tersebut di akhir Oktober ini.

Hanya saja, pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah memutuskan untuk tidak mengeluarkan visa bagi atlet Israel yang menyebabkan mereka gagal bertanding. Langkah tersebut diambil menyusul adanya rangkaian penolakan dari organisasi masyarakat dan keagamaan di Indonesia.

Israel sebenarnya sempat melayangkan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) upaya mereka pun ditolak.Buntut situasi itu, IOC mengadakan pertemuan jarak jauh guna membahas masalah ini. Mereka menggarisbawahi prinsip IOC bahwa seluruh atlet, tim, dan ofisial yang memenuhi syarat harusnya dapat berpartisipasi di berbagai kompetisi tanpa diskriminasi apa pun dari negara tuan rumah.

Adapun putusan sebagai respons atas masalah ini juga telah dituangkan oleh IOC dalam unggahan di situs resminya, pada Rabu (22/10/2025).

Melansir situs resmi International Olympic Comittee, IOC EB memutuskan untuk mengakhiri segala bentuk dialog dengan NOC Indonesia terkait penyelenggaraan Olimpiade edisi mendatang, Youth Olympic Games, ajang olahraga Olympic hingga konferensi IOC apa pun.

Keputusan ini akan dijalankan sampai pemerintah Indonesia mampu memberi jaminan yang memadai kepada IOC bahwa akan mengizinkan akses ke negara bagi semua peserta, terlepas dari kewarganegaraannya.

IOC EB juga merekomendasikan seluruh federasi internasional agar tak lagi menyelenggarakan acara atau pertemuan olahraga internasional apa pun di Indonesia sampai bisa memberi jaminan memadai kepada federasi internasional bahwa negara akan mengizinkan semua peserta masuk, tanpa memandang kewarganegaran.

Lebih lanjut, IOC EB melakukan adaptasi prinsip kualifikasi untuk Olimpiade dengan meminta federasi internasional mencantumkan jaminan akses ke negara masing-masing bagi semua atlet dalam perjanjian menjadi tuan rumah penyelengaraan setiap kompetisi kualifikasi Olimpiade di seluruh dunia. (dil)

Tags: bksapDPR RIisraelMardani Ali Sera

Berita Terkait.

ruu
Nasional

DPR Kebut Penyusunan RUU Perampasan Aset, Aspirasi Daerah Jadi Prioritas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:07
mbg
Nasional

Tak Perlu Tunggu 2028, DPR Dorong Penyesuaian Anggaran MBG Secepatnya

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:12
utt
Nasional

UT Perkuat Budaya Menulis, Penulis: Ada Ketidakadilan Dana Transfer ke Daerah

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Mendikdasmen Ajak Guru dan Murid Berinovasi Lewat ImajiNation 2026

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:03
tito
Nasional

Mendagri Tito: Integrasi Data Dukcapil Perkuat Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53
Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah
Nasional

Mulai 17 Agustus, Kementerian ATR/BPN Uji Coba Layanan Peralihan Hak 10 Hari di 15 Kantah

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:09

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1138 shares
    Share 455 Tweet 285
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1082 shares
    Share 433 Tweet 271
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.