• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Bantul akan Evaluasi Kopdes Merah Putih karena Sering Tutup setelah Peluncuran

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Senin, 11 Agustus 2025 - 07:07
in Ekonomi
bantul

Gerai di Koperasi Desa Merah Putih Bangunharjo Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta sering tutup setelah diluncurkan pada 21 Juli 2025. Foto: ANTARA/Hery Sidik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera melakukan evaluasi terhadap Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang gerai unit usahanya sering tutup setelah peluncuran kelembagaan ekonomi desa itu secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budiraharja di Bantul, Minggu (10/8/2025) mengatakan, Kopdes merah putih sudah diluncurkan secara nasional, namun yang diluncurkan adalah kelembagaan, sehingga sejumlah kopdes percontohan sudah mulai operasi dan karena masih percontohan diakui masih belum sempurna.

BacaJuga:

Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026

Pajak hingga Biaya Hidup Menekan Kelas Menengah, Ekonom Bicara Efek Domino

Hotel Platinum Yogyakarta Beralih ke CNG, Operasional Dapur Makin Efisien

“Sehingga kalau tadi ada informasi kemudian seperti belum buka nonstop dan sebagainya di gerai koperasi, mungkin tentu kita akan koordinasikan dengan instansi terkait, dan ini bagian dari perbaikan dan evaluasi kita,” kata dia seperti dilansir Antara.

Menurut dia, mock up atau percontohan kopdes tersebut menjadi bahan belajar pemerintah daerah tentang bagaimana mengelola Koperasi Merah Putih sebelum nanti semua desa atau kelurahan bisa ikut menerapkan secara keseluruhan.

“Seperti Kopdes Merah Putih percontohan di Bangunharjo kan salah satunya adalah penyaluran elpiji, kemudian bahan makanan pokok ada beras, ada gerai pupuk, tentu kita koordinasi apakah kemudian setelah peluncuran pasokan dari agen sudah lancar atau belum,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, karena kopdes masih tahap uji coba, pemerintah daerah akan melihat dulu dan melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, dan pihak yang mendukung tentang kegiatan usaha kopdes tersebut.

“Jadi, tidak usah pesimistis dulu, tetapi ini bentuk dari upaya kita memulai, memulai pasti ada yang kurang-kurang lancar, tetapi inilah pentingnya uji coba yang kemudian kita harus melihat kekurangan-kekurangan, kemudian potensi-potensi lain yang bisa kita dongkrak untuk memperbaiki, memperlancar dan lain-lain,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, semua pihak masih membutuhkan sinergi dan koordinasi termasuk komitmen untuk kemudian mencari dan melakukan identifikasi hal-hal yang menjadi hambatan dan potensi potensi lain yang perlu didorong bersama.

“Jadi apakah kemudian ada informasi harian atau informasi bukanya setiap hari apa saja sesuai dengan distribusi, itu yang perlu kita evaluasi. Tetapi saya tidak paham, kalau misalnya elpiji semua disentralkan di situ bagaimana, sementara kan kebutuhan masyarakat banyak,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kopdes Merah Putih Bangunharjo Yeri Widarnanto mengatakan, sering tutupnya gerai di koperasinya karena berkaitan dengan modal pinjaman yang belum cair. Sementara di gerai sembako baru ada produk dari satu agen distributor, sedangkan produk dari Bulog sempat ditarik.

“Untuk gerai sembako, memang belum buka karena masih banyak barang yang belum ‘ready’. Barang dari Bulog ditarik kembali, karena saat itu ada perhitungan seperti stock opname. Jadi, barang yang di gerai sembako hanya berupa beras, minyak, dan gula,” katanya.

Kemudian, kata dia, untuk gerai elpiji bersubsidi tiga kilogram masih buka karena pasokan datang setiap seminggu sekali, kemudian gerai pupuk bersubsidi masih tetap buka dengan modal sementara dari para pengurus.

Sedangkan, gerai simpan pinjam, apotek, sampai klinik, masih tutup, namun pihaknya sedang mengupayakan izin buka apotek dan klinik. Sebab, saat ini klinik dan apotek belum buka dikarenakan belum mengantongi izin, sehingga takut menyalahi aturan usaha. (dam)

Tags: BantulKopdes Merah Putih

Berita Terkait.

Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026
Ekonomi

Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 11:28
dipo
Ekonomi

Pajak hingga Biaya Hidup Menekan Kelas Menengah, Ekonom Bicara Efek Domino

Sabtu, 26 September 2026 - 06:16
cng
Ekonomi

Hotel Platinum Yogyakarta Beralih ke CNG, Operasional Dapur Makin Efisien

Sabtu, 26 September 2026 - 04:14
kayu
Ekonomi

150 Ribu Green Jobs dari Biomassa, Peluang Ekonomi Baru di Era Transisi Energi

Jumat, 25 September 2026 - 22:02
phr
Ekonomi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Jumat, 25 September 2026 - 20:12
3
Ekonomi

4 Dokter Australia Bikin Kasur Berbasis Riset, DrRest Resmi Masuk Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 20:02

OLAHRAGA

Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran
Olahraga

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 11:10

INDOPOSCO.ID - Timnas Indonesia berhasil meraih poin sempurna setelah mengalahkan Timnas Singapura dalam laga pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, dengan...

SelengkapnyaDetails
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    1410 shares
    Share 564 Tweet 353
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.