• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Rocky Gerung dan UAS di Mapolda Riau: Jaga Alam Adalah Iman, Ilmu, dan Tanggung Jawab Peradaban

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 10 Mei 2025 - 11:38
in Daerah
Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam Kajian Subuh Ilmiah yang mengangkat tema 'Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains' di Aula Tribata Mapolda Riau, Sabtu (10/5/2025). Foto: Istimewa

Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam Kajian Subuh Ilmiah yang mengangkat tema 'Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains' di Aula Tribata Mapolda Riau, Sabtu (10/5/2025). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Aula Tribata Mapolda Riau kembali menjadi ruang pertemuan gagasan besar dalam Kajian Subuh Ilmiah yang kali ini mengangkat tema ‘Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains’.

Dua tokoh nasional dengan latar belakang berbeda, Rocky Gerung sebagai intelektual publik dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai ulama karismatik dihadirkan untuk mengurai hubungan antara manusia, alam, dan keimanan dalam satu kesatuan nilai.

BacaJuga:

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Sebelum kajian berlangsung, kegiatan ini dibuka dengan salat subuh berjamaah di Masjid Al Adzim Polda Riau bersama Gubernur, Kapolda, Ustaz Abdul Somad, dan jamaah.

Kajian dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menguatkan nuansa nasionalisme sejak awal acara. Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan, kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polda Riau untuk menjadikan institusi kepolisian sebagai pusat nilai, bukan hanya pusat keamanan.

“Kita ingin menjaga alam bukan sekadar karena regulasi, tapi karena keimanan dan budaya,” ujar Kapolda, Sabtu (10/5/2025).

Gubernur Riau Abdul Wahid yang turut hadir juga menegaskan pentingnya nilai-nilai budaya Melayu dalam menjaga harmoni dengan alam. Menurutnya, bagi orang Melayu, merusak alam adalah mencederai warisan nenek moyang dan mengkhianati anak cucu.

“Kalau orang melayu selalu tumbuh ajarnya berkenaan dengan alam. Orang melayu bilang kalau pemimpin itu seperti pohon, itu menggambarkan alam. Pohon itu kalau dahannya kuat tempat kita bergantung, kalau daunnya rimbun tempat berteduh, kalau batangnya kuat tempat bersandar, kalau akarnya lebar tempat kita bersila,” ujar Gubernur Abdul Wahid.

Dalam sesi pertama, Rocky Gerung membongkar cara pandang modern terhadap alam yang kerap memisahkan sains dari nilai-nilai spiritual. Ia menyampaikan bahwa dalam filsafat lingkungan, teologi dan ekologi seharusnya saling menyatu.

“Alam bukan sekadar latar belakang kehidupan, tapi bagian dari subjek moral. Ia seperti rahim yang memberi kehidupan, dan rahim tak boleh dilukai,” ujarnya.

Ia mengangkat contoh ilmiah tentang bagaimana fosfat dari Gurun Sahara terbawa angin hingga menyuburkan Hutan Amazon. “Itu menunjukkan ada keteraturan semesta yang luar biasa, yang mustahil hadir tanpa desain Sang Pencipta,” jelasnya.

Rocky juga mengkritik mentalitas modern yang mengubah kebutuhan (needs) menjadi keserakahan (wants), yang mengakibatkan rusaknya daya pulih alam.

“Kita bukan hanya menghadapi krisis iklim, tapi krisis etika,” tegasnya.

Dalam konsep ethics of care, menurutnya, perempuan memiliki posisi kunci karena secara alami terhubung dengan ritme kehidupan dan keberlanjutan.

Sesi kedua diisi oleh Ustaz Abdul Somad yang membawakan perspektif keislaman secara mendalam dan mengena. Dengan bahasa yang lugas dan akrab, UAS menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an, pohon menjadi simbol iman yang kokoh.

“Pohon itu akarnya menghujam, cabangnya menjulang, buahnya meneduhkan. Begitu seharusnya orang beriman,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam Islam iman digambarkan dengan pohon kayu. Pohon kayu lebih jujur dari pada manusia, jika kita bersaudara seperti pohon kayu sendirian diterpa angin maka akan patah tetapi jika pohon kayu itu ramai, dia akan bertahan saat diterpa angin kencang, sepertu itulah persaudaraan orang beriman,” ungkap Abdul Somad.

Ia menekankan bahwa menanam pohon adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah pelakunya wafat. “Ini amal jariyah. Tapi sebaliknya, merusak hutan, membakar lahan, menebang tanpa izin itu kejahatan besar yang sering disamarkan dengan simbol-simbol agama. Padahal jelas bertentangan dengan nilai tauhid,” tambahnya.

UAS juga menegaskan bahwa pertobatan dari pelaku perusakan alam bukan hanya dalam bentuk kata, tetapi aksi nyata. “Kalau betul tobat, ayo tanam pohon. Jaga sungai. Bersihkan lingkungan. Itulah bukti iman,” tuturnya disambut tepuk tangan para hadirin.

Menjaga alam adalah bagian dari iman dan kebudayaan Melayu yang luhur. “Kehancuran alam akibat manusia bukan sekadar masalah ekologi, tetapi juga masalah moral dan spiritual,” ungkap UAS.

Acara yang dikemas hangat ini juga dihiasi pantun-pantun Melayu dan humor cerdas dari kedua narasumber. Kehadiran mahasiswa, tokoh adat, komunitas bikers, hingga pejabat utama Polda Riau menjadikan kajian ini lintas generasi dan latar belakang.

Menjelang akhir, acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh UAS. Ia memohon agar masyarakat Riau diberi kekuatan menjadi penjaga bumi yang amanah dan bertanggung jawab. “Jangan biarkan bumi kita menangis karena tangan kita sendiri,” ucapnya haru.

Kapolda Riau dalam penutupan menyampaikan harapan agar kajian ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi menjadi awal dari gerakan menjaga lingkungan hidup sebagai bentuk ibadah, akhlak, dan peradaban.

“Saya berharap dengan acara ini bisa menjadi momentum, bisa menjadi melting pot untuk kita semua dalam memperkuat persatuan dan kesatuan kita, dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan,” ungkapnya. (ibs)

Tags: Kajian SubuhMapolda RiauRocky GerungUASUstaz Abdul Somad

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Kamis, 24 September 2026 - 19:45
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 18:55
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Daerah

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 16:15
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Kamis, 24 September 2026 - 15:05
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

Kamis, 24 September 2026 - 14:25
Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026
Daerah

Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

Kamis, 24 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games
Olahraga

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 10:09

INDOPOSCO.ID – Dua partai, dua kekalahan. Indonesia berada di ujung tekanan ketika China lebih dulu mengantongi keunggulan 2-0. Namun, justru...

SelengkapnyaDetails
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.