• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tunggu Juknis, SMP di Yogyakarta Siap Sosialisasikan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 27 Maret 2025 - 14:34
in Nasional
smp

Guru SMPN 1 Temon tengah beraktifitas. Foto: Nasuha INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hingga saat ini belum petunjuk teknis (Juknis) untuk pelaksanaan kebijakan sistem penerimaan murid baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025/2026. Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Temon Yuni Kurniastuti kepada indoposco.id, Kamis (27/3/2025).

Ia mengatakan, saat ini pihak sekolah tengah mempersiapkan sosialisasi kepada wali murid (orang tua). “Kami baru persiapan sosialisasi, dengan pembuatan banner,” ucap Yuni.

BacaJuga:

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Menurut dia, pihak sekolah siap menerapkan SPMB pada tahun ajaran 2025/ 2026 nanti. Apalagi pada kebijakan baru nanti mempertimbangkan syarat domisili, syarat prestasi dan syarat nilai serta afirmasi.

“Pelaksanaan SPMB sebenarnya hampir mirip dengan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tapi kami masih menantikan Juknisnya bagaimana ketentuan dan lainnya,” ungkapnya.

Ia mengaku, pada sistem sebelumnya setelah Juknis dari Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pihak sekolah melakukan sosialisasi langsung ke pihak sekolah.

“Kalau juknis sudah turun kami biasanya langsung mengundang sekolah-sekolah untuk sosialisasi,” ucapnya.

Yuni menilai, penerapan sistem SPMB tersebut akan memacu siswa sekolah dasar (SD) semakin giat belajar. Pasalnya, prestasi menjadi salah satu syarat pada pemberlakuan SPMB nanti.

“Kami rasa sistem baru nanti (SPMB) lebih baik dari sebelumnya. Dan baik bagi siswa SD, mereka akan lebih rajin belajar untuk meraih prestasi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, SMPN 1 Temon Nur Ismianti menyebut untuk kuota siswa pada tahun ajaran baru mencapai 128 siswa untuk 4 rombongan belajar (kelas). “Alhamdulillah untuk kuota kami terpenuhi, apalagi sekolah kami menjadi rujukan pertama calon siswa baru,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Sekolah Dasar Bopkri Temon Aleka Swemi Dance. Ia mengatakan, hingga saat ini sekolah masih menunggu juknis pelaksanaan SPMB untuk tahun ajaran 2025/2026. “Untuk draftnya sudah ada, jadi kami saat menunggu juknis dari Dispora,” katanya.

Dia berharap, sistem baru penerimaan siswa baru ini tetap memperhatikan domisili. Pasalnya, menurut Aleka, dalam draft SPMB untuk jenjang SMP berdasarkan domisili (alamat sesuai KK).

“Kami sih mengikuti saja aturan dalam
SPMB, meskipun harapan kami domisili masih bisa diperhatikan,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Mistiyah, salah satu wali murid mengaku, mendukung pemberlakuan SPMB pada tahun ajaran 2025/2026. Menurutnya, sistem tersebut mengakomodir kebutuhan calon siswa baru.

“Pada sistem SPMB ini ada syarat domisili, afirmasi dan syarat nilai atau prestasi. Kami sangat mendukung sistem ini,” katanya.

“Kami berharap, pada sistem SPMB nanti lebih transparan, sehingga semua calon siswa baru bisa mendapatkan layanan pendidikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan memberlakukan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2025/2026. Kebijakan yang diberlakukan untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang SPMB. (nas)

Tags: Juknispetunjuk teknisSistem Penerimaan Murid BaruSMPSPMByogyakarta

Berita Terkait.

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Prabowo Klaim Kabinetnya Oke, Pengamat Soroti Realitas yang Dirasakan Rakyat

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:45
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

Mendiktisaintek: Indonesia Harus Beralih dari Pengguna Jadi Pencipta Teknologi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:33
TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif
Nasional

TTI Petakan 10 Celah Potensi Korupsi MBG, dari Mark Up hingga Porsi Fiktif

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:21
Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Nasional

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:15
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito Nilai Masih dalam Rentang Ideal

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00
Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Nasional

Wamendagri Bima Arya Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:45

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2464 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2202 shares
    Share 881 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.