• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Prevalensi Stunting Anak Balita Capai 30 Persen, Edukasi Pengganti ASI Tak Boleh Berhenti

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 8 Oktober 2024 - 18:49
in Nasional
Posyandu

Ilustrasi layanan bagi anak di posyandu. Foto: Dokumen INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

DPD RI Minta Komnas Perempuan Kawal Nasib Pengungsi Konflik di Papua

Dekranas Siapkan Kriyanusa 2026, Dorong Lahirnya Kriya Unggulan Daerah

Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional

INDOPOSCO.ID – Edukasi masyarakat terkait pengentasan stunting terus dilakukan di Indonesia. Salah satunya konsumsi kental manis bagi anak dan batita (bawah tiga tahun).
“Harus ada edukasi bagi masyarakat. Jangan karena murah kemudian digunakan untuk pengganti air susu ibu (ASI) kepada anak dan batita,” kata Ketua Periodik Muslimat NU 2024, Aniroh dalam keterangan, Selasa (8/10/2024).
Kegiatan edukasi, menurutnya, dilakukan agar mindset masyarakat tidak berubah dan kembali memberikan kental manis kepada anak dan batita karena murah.
“Urgensi untuk terus mengedukasi masyarakat agar tidak tidak memberikan kental manis kepada anak sebagai pelengkap gizi,” katanya.
Dia mengungkapkan bahwa ada penurunan angka stunting dari 22 persen di 2022 menjadi 18 persen di 2024. Menurutnya, jangan sampai progres yang sudah baik ini berjalan mundur karena kekurangan kesadaran orang tua akan bahaya kental manis.
“Artinya ini ada penurunan 3 persen. Meski demikian, pengetahuan ibu-ibu harus terus ditingkatkan agar stunting bisa mencapai 0 persen,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa kental manis sebenarnya digunakan sebagai topping makanan. Sebabnya, sambung dia, entitas pangan tersebut tidak boleh diberikan kepada anak-anak yang masih tumbuh sebagai pengganti susu.
“Kental manis ini bukan susu, jangan sampai perkembangan otak anak-anak terganggu karena malah diberikan gula,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) Arief Hidayat menyayangkan bahwa masih masyarakat yang berpersepsi bahwa kental manis adalah susu. Padahal, dia melanjutkan, komposisi kental manis mayoritas berisi gula dan hanya 5 persen mengandung susu.
“Kental manis bukanlah susu dan tidak boleh diberikan sebagai pengganti ASI,” kata Arief Hidayat.
Dia mengatakan, kental manis merupakan salah satu penyebab stunting. Dia melanjutkan, oleh karena itu kental manis tidak boleh diberikan kepada anak batita dan baru lahir untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dan anak.
Arief mengingatkan bahwa saat ini banyak anak-anak yang terus melakukan cuci darah akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Dia melanjutkan, akan menjadi hal yang sangat berbahaya apabila anak sudah mengonsumsi 3 sampai 6 botol kental manis per hari.
“Ini yang menyebabkan gangguan perkembangan otak pada anak. Makanya ini bahaya. Jadi kalau ibu ngasih kental manis sama saja ibu ngasih sirup ke anak,” katanya.
Diketahui, data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa prevalensi stunting pada anak di bawah lima tahun (Balita) berkisar sekitar 20-30 persen. Namun, angka ini dapat bervariasi berdasarkan daerah. (nas)
Tags: anakASIbalitakental manisstunting

Berita Terkait.

dpd
Nasional

DPD RI Minta Komnas Perempuan Kawal Nasib Pengungsi Konflik di Papua

Sabtu, 26 September 2026 - 18:18
Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026
Nasional

Dekranas Siapkan Kriyanusa 2026, Dorong Lahirnya Kriya Unggulan Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 14:23
Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional
Nasional

Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 12:35
Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi
Nasional

Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:14
sultan
Nasional

Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Memilah Sampah Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 07:07
Dzulfikar Ahmad Tawalla
Nasional

Dzulfikar Lepas 37 CPMI Program SMK Go Global ke Arab Saudi

Jumat, 25 September 2026 - 23:23

OLAHRAGA

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Olahraga

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

INDOPOSCO.ID - Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola usia dini Tanah Air. Arfa Senopati Ibrahim, pesepak bola muda asal...

SelengkapnyaDetails
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    2591 shares
    Share 1036 Tweet 648
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.