• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Optimalisasi Pendidikan Karakter Generasi Z di Era Digital, Ini Alasannya

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 29 April 2024 - 16:24
in Nasional
Ilustrasi anak bermain gadget. (Dokumen INDOPOS.CO.ID)

Ilustrasi anak bermain gadget. (Dokumen INDOPOS.CO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Karakter merupakan kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues). Karakter juga diyakini akan digunakan sebagai landasan cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak.

Untuk itu optimalisasi pendidikan karakter generasi Z perlu dilakukan mengingat mereka tumbuh di zaman serba digital nan canggih. “Generasi Z tidak pernah mengenal kehidupan tanpa teknologi, bahkan sejak dalam kandungan ibunya,” ujar Widyaiswara Ahli Madya Dinas Pendidikan Provinsi Riau Marwan dalam webinar secara daring, Senin (29/4/2024).

BacaJuga:

DPD RI Minta Komnas Perempuan Kawal Nasib Pengungsi Konflik di Papua

Dekranas Siapkan Kriyanusa 2026, Dorong Lahirnya Kriya Unggulan Daerah

Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional

Ia mengatakan, internalisasi kebajikan bagi generasi Z itu mencakup sejumlah nilai, moral, dan norma seperti jujur, berani bertindak, dapat dipercaya, dan hormat kepada orang lain.

”Misalnya, pendidikan nilai, pendidikan moral dan budi pekerti, serta pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan baik-buruk, memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati,” jelasnya .

Ia menegaskan, sesungguhnya tujuan pendidikan karakter itu untuk mengembangkan karakter bangsa agar mampu mewujudkan niai-nilai Pancasila. ”Pendidikan karakter sebagai pilar kebangkitan bangsa meraih prestasi untuk menjunjung tinggi budi pekerti,” tegasnya.

Marwan menambahkan, fungsi pendidikan karakter mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik. Selain itu, juga memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur, memperkuat perilaku yang sudah baik.

”Juga, meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia, sekaligus menyaring budaya yang kurang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Iwan Saputra mengatakan, Indonesia merupakan negara yang penduduknya paling betah berlama-lama menggunakan internet. Screen time orang Indonesia 5,7 jam per hari, atau tertinggi di dunia.

”Survei Kemenkominfo menyebut, mayoritas generasi Z (35 persen) mengakses internet lebih dari 6 jam, sementara generasi Y (26 persen), generasi X dan Baby Boomers hanya 19 persen,” rinci Gede Iwan Saputra.

Sementara musisi Rio Alief Radhanta, generasi Z juga disebut dengan istilah mobile generation, dan generasi milenial sebagai internet generation, sedangkan generasi X disebut sebagai digital immigrant. ”Sebanyak 93,9 persen generasi Z koneksi ke internet 7 jam per hari, milenial 88,4 persen (4-6 jam per hari), dan generasi X (1-3 jam per hari),” ujarnya.

Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 jiwa penduduk Indonesia. Sementara tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen.

Dibandingkan periode sebelumnya, ada peningkatan 1,4 persen. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023. (nas)

Tags: Dinas PendidikanEra DigitalGen ZGenerasi ZPendidikan Karakter

Berita Terkait.

dpd
Nasional

DPD RI Minta Komnas Perempuan Kawal Nasib Pengungsi Konflik di Papua

Sabtu, 26 September 2026 - 18:18
Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026
Nasional

Dekranas Siapkan Kriyanusa 2026, Dorong Lahirnya Kriya Unggulan Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 14:23
Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional
Nasional

Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 12:35
Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi
Nasional

Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi

Sabtu, 26 September 2026 - 10:14
sultan
Nasional

Ketua DPD RI Dorong Bali Jadi Pelopor Gerakan Memilah Sampah Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 07:07
Dzulfikar Ahmad Tawalla
Nasional

Dzulfikar Lepas 37 CPMI Program SMK Go Global ke Arab Saudi

Jumat, 25 September 2026 - 23:23

OLAHRAGA

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Olahraga

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

INDOPOSCO.ID - Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola usia dini Tanah Air. Arfa Senopati Ibrahim, pesepak bola muda asal...

SelengkapnyaDetails
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    2473 shares
    Share 989 Tweet 618
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    986 shares
    Share 394 Tweet 247
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.