• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Dukung Sawit Berkelanjutan di Lanskap Siak Hijau, Riau

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 22 Maret 2024 - 22:03
in Daerah
Suasana Workshop Sinergi Siak Hijau Kolaborasi Multi-stakeholder. Foto: ist

Suasana Workshop Sinergi Siak Hijau Kolaborasi Multi-stakeholder. Foto: ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagaimana diketahui secara umum, area-area Zona Perkebunan, Kehutanan dan Pertambangan, terdapat pihak-pihak sektor swasta yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi. Secara lanskap berbasis jurisdiksi (jurisdictional landscape), sektor-sektor swasta berbasis kehutanan dan perkebunan sangat berperan dalam membangun perekonomian masyarakat, bahkan di luar zona itu sendiri.

Dengan adanya beberapa sektor swasta yang beroperasi di lanskap Siak ini, pada 2018, EcoNusantara dan Perkumpulan Elang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak memulai inisiatif untuk mendorong sektor-sektor swasta agar berperan dalam mendukung kebijakan Siak Hijau.

BacaJuga:

14 Hari Jadi 12 Jam, Inovasi Panas Bumi Bantu Petani Kamojang Hasilkan Pupuk

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Prof Marniati Raih Apresiasi FCoEE di NEXT-D 2026, Kolaborasi Internasional UDI Menguat

Dan dalam perjalanan yang cukup panjang, akhirnya pada September 2019, koalisi termaksud berhasil dibentuk, yang kemudian disebut sebagai Koalisi Private Sektor untuk Siak Hijau (disingkat KPSSH). Pada 2020, Wilmar menjadi salah satu anggota KPSSH yang aktif sampai saat ini. Koalisi ini dibentuk sebagai wujud dukungan pihak-pihak sektor swasta terhadap pelaksanaan kebijakan Siak Hijau, khususnya untuk memperkuat koordinasi dan sinergisitas program kerja para pihak dalam mendorong pencapaian Siak Hijau dengan pendekatan jurisdictional landscape.

Salah satu sektor dengan pertumbuhan pesat di lanskap Siak adalah sektor perkebunan kelapa sawit. Merujuk data Dinas Pertanian Kabupaten Siak, total tutupan luas kebun kelapa sawit di wilayah Kabupaten Siak, Riau adalah 328.872,68 Ha, dimana perkebunan kelapa sawit yang dikelola oleh perusahaan seluas 120.797,68 ha, dan perkebunan kelapa sawit rakyat seluas 208.075 ha.

Tetapi, kebun sawit yang sudah bersertifikat ISPO dari total keseluruhan baru mencapai 14 persen atau seluas 48.840,07 ha. Kabupaten Siak menargetkan seluruh perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Siak sudah bersertifikasi ISPO pada tahun 2025.

Untuk mewujudkan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Siak sudah menerbitkan kebijakannya melalui Peraturan Bupati Siak No. 106/2023 tentang Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Kabupaten Siak, 2023-2024. Kebijakan Bupati tersebut perlu mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.

Di sisi lain, pihak-pihak terkait kelapa sawit, terutama perusahaan berskala besar seperti Wilmar, yang beroperasi di wilayah lanskap Siak telah memiliki kebijakan “sustainability” dalam format kebijakan NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) – kebijakan yang sejalan dengan Siak Hijau. Wilmar telah menerapkan kebijakan NDPE sebagai komitmennya untuk mencapai prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Salah satu peran Wilmar dalam mendukung dan mendorong pencapaian Siak Hijau adalah melalui peningkatan kapasitas petani swadaya (independent smallholder), pendampingn penerapan praktik pengelolaan kebun terbaik, dan Sertifikasi petani.

Keterlibatan Wilmar dalam program ini di Lanskap Siak Hijau didasari oleh komitmen Wilmar dalam: (1) memaksimalkan dampak ekonomi terhadap masyarakat di Siak, (2) memberikan contoh yang sangat baik dalam hal sinergisitas program perusahaan dengan kebijakan pemerintah, dan (3) menunjukkan peran Wilmar dalam memperkuat KPSSH untuk mendorong pencapaian Siak Hijau.

Sejak terlibat aktif dalam program pemberdayaan petani swadaya ini, Wilmar telah bermitra dan mendampingi lima koperasi petani swadaya di kabupaten Siak, dengan jumlah anggota mencapai sekitar 1.500 orang, dan sekitar 2.500 ha.

“Dari total petani yang didampingi tersebut, 2 koperasi telah mendapatkan Sertifikasi ISPO sejak 2019, dan 2 koperasi lagi sedang dalam proses penyelesaian Sertifikasi ISPO pada awal 2024, dan 1 koperasi sedang berproses untuk penyiapan mencapai sertifikat ISPO,” ujar Pujuh Kurniawan, sustainability head Wilmar.

Program ini dijalankan bersama dengan para pihak yang berada di wilayah Kabupaten Siak, antara lain PT. Permodalan Siak (PERSI), Dinas Perkebunan, dan dinas lain yang terkait.

Selain di Kabupaten Siak, Wilmar juga melakukan program pemberdayaan petani swadaya di beberapa propinsi, yaitu Jambi, Sumatera Utara, dan Kalimantan Barat.

Dari keseluruhan program tersebut, Wilmar telah bermitra dan mendampingi 14 kelompok petani swadaya, dengan total petani mencapai 5.760 orang, dan luas area 12.584 ha. Secara keseluruhan, terdapat 9 kelompok petani swadaya yang telah berhasil mendapatkan sertifikat ISPO, yang mencakup 8.992 ha kebun dari 3.707 petani swadaya.

Berdasarkan keberhasilan Wilmar dalam bermitra dan mendampingi petani swadaya dalam mencapai sawit yang berkelanjutan, KPSSH dan Sekretariat Siak Hijau mengharapkan adanya kontribusi yang lebih luas dari para stakeholder di Kabupaten Siak, untuk mencapai tujuan dari lanskap Siak Hijau ini. Melalui kegiatan workshop ini, KPSSH dan Sekretariat Siak Hijau memberikan gambaran pentingnya industri sawit yang berkelanjutan, salah satunya adalah mencapai sertifikat ISPO.

Kegiatan dikelola oleh EcoNusantara bekerja sama dengan KPSSH dan didukung oleh Wilmar. Kegiatan ini akan diikuti oleh para pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan Siak Hijau – terutama yang berhubungan dengan pembangunan kelapa sawit berkelanjutan.

Sebagai narasumber, Prof. Sudarsono dari Institut Pertanian Bogor akan menyampaikan mengenai perekonomian rakyat yang berkelanjutan. Selain itu, terdapat juga narasumber Dr. Rismansyah dari Forum Pengembangan Perkebunan Strategis Berkelanjutan (FP2SB) yang menyampaikan proses Sertifikasi ISPO untuk para petani swadaya. Narasumber lain adalah dari PT PERSI dan koperasi swadaya masyarakat mitra dari Wilmar, yang berbagi pengalaman dalam mencapai Sertifikasi ISPO. (srv)

Tags: Kelapa SawitLanskap Siak Hijauperkebunansawitwilmar

Berita Terkait.

petani
Daerah

14 Hari Jadi 12 Jam, Inovasi Panas Bumi Bantu Petani Kamojang Hasilkan Pupuk

Sabtu, 26 September 2026 - 00:30
sitti
Daerah

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Jumat, 25 September 2026 - 19:38
udi
Daerah

Prof Marniati Raih Apresiasi FCoEE di NEXT-D 2026, Kolaborasi Internasional UDI Menguat

Jumat, 25 September 2026 - 19:09
nhm
Daerah

NHM Peduli Libatkan Dokter Spesialis Anak untuk Perkuat Penanganan Stunting

Jumat, 25 September 2026 - 18:08
bc
Daerah

Bea Cukai Nanga Badau Gelar Patroli Berantas Narkoba, Sasar Titik Rawan Perbatasan

Jumat, 25 September 2026 - 15:15
rokok
Daerah

Intai Jalur Ekspedisi, Bea Cukai Malang Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal

Jumat, 25 September 2026 - 14:14

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    1146 shares
    Share 458 Tweet 287
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.