• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Relawan Gelar Masak Sehat di Semarang, Simulasi Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Selasa, 16 Januari 2024 - 15:00
in Nasional
Simulasi penyajian makanan sehat, bergizi, dan terjangkau ini dimulai di 20 titik di Jawa Tengah dan akan digulirkan oleh relawan AksiBagi di seluruh Indonesia.

Simulasi penyajian makanan sehat, bergizi, dan terjangkau ini dimulai di 20 titik di Jawa Tengah dan akan digulirkan oleh relawan AksiBagi di seluruh Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sejumlah relawan yang tergabung dalam Aksi Sahabat Gibran (AksiBagi) dan pelaku usaha jasaboga dari Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) menggelar simulasi makan sehat, bergizi, dan terjangkau di Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah. Tujuannya, mensimulasikan program makan siang gratis yang diusung pasangan Prabowo-Gibran.

Dalam acara yang juga didukung Taruna Pro Gibran ini, Wakil Sekretaris Jenderal II DPP PPJI Budi Syahmenan dan Chef Fahrur Rosidi dari DPP PPJI mendemonstrasikan berbagai menu sehat, bergizi, dan terjangkau untuk diterapkan nanti ketika program unggulan Prabowo-Gibran ini diterapkan.

BacaJuga:

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN

48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

“Kami ingin menunjukkan bahwa program makan siang gratis Prabowo-Gibran itu nyata dan bisa diterapkan. Kami bersyukur para praktisi jasaboga mau mendukung untuk memberi edukasi kepada ibu-ibu bagaimana menyiapkan makan siang yang sehat, bergizi, dan terjangkau. Tak kalah penting, bagaimana mengelola proses memasak dan menyajikan makanan dalam jumlah besar,” ujar Dadi Krismatono, Ketua Umum Aksi Sahabat Gibran (AksiBagi) dalam konferensi pers di tempat acara (15/1/2024).

Sebelum konferensi pers telah dilaksanakan acara simulasi yang melibatkan ibu-ibu dan komunitas industri jasaboga setempat.

Dalam simulasi tersebut diisimpulkan bahwa dengan Rp 15.000-18.000 per porsi, anak-anak usia sekolah bisa mendapat makan siang bergizi yang sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhannya.

“Selama ini ada kesan makanan sehat dan bergizi itu tidak enak. Kami di sini menularkan ilmu bagaimana mengolah makanan yang sehat dan bergizi tapi tetap lezat dan mengundang selera. Apalagi anak-anak dan remaja suka susah makan sayur,” kata Chef Arul, panggilan akrab Fahrur.

Budi menerangkan, dalam menyusun menu PPJI berpedoman pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang dan konsultasi kepada ahli gizi.

“Yang terutama kami bela adalah programnya, karena ini adalah investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas SDM,” papar Budi.

Dampak Ekonomi yang Luas

Dadi menerangkan bahwa program makan siang gratis Prabowo-Gibran tidak hanya memberi manfaat kesehatan bagi anak-anak dan remaja yang mendapat asupan gizi, melainkan juga memberi dampak ekonomi kepada rumah tangga dan komunitas.

“Dengan makan siang di sekolah, maka beban orang tua menyediakan makan diambil sebagian oleh negara. Katakanlah, satu porsi Rp 15.000. Berarti dalam sebulan, jika dihitung 25 hari, ada Rp 375.000 biaya ekonomi rumah tangga yang bisa dihemat. Itu baru satu anak. Jika ada dua sampai tiga anak dari satu keluarga, maka penghematannya bisa lebih besar. Uang yang dihemat itu bisa digunakan untuk keperluan lain,” jelas Dadi.

Dampak ekonomi kedua, papar Dadi, adalah potensi pendapatan bagi ibu-ibu orang tua yang memasok makanan di sekolah-sekolah anaknya.

“Ibu-ibu orang tua murid dapat membentuk komunitas atau badan usaha yang memasok makan siang di sekolah anaknya. Ini potensi pendapatan. Jadi pengeluarannya berkurang, potensi pendapatan bertambah,” papar Dadi.

Dadi menjelaskan, di sinilah urgensi relawan AksiBagi mengajak PPJI sebagai praktisi jasaboga yang berpengalaman mengelola dan menyajikan masakan dalam jumlah besar.

Budi mengatakan, PPJI bersemangat mengikuti program ini karena edukasi pengolahan dan penyajian makanan secara sehat dan memenuhi standar keamanan pangan itu penting bagi semua kalangan.

Selain itu, kata Budi, melihat program ini dapat memperluas anggota PPJI dari komunitas pemasok makan siang gratis ke sekolah.

“Mudah-mudahan nanti dari pemasok makanan ke sekolah ini bisa berkembang jadi pengusaha jasaboga dan menjadi anggota kami. Dengan menjdi anggota, mereka bisa mendapatkan pelatihan, standarisasi, bahkan sertifikasi,” papar Budi.

Budi menambahkan, PPJI akan memberdayakan pengurus di seluruh provinsi dan kabupaten/kota untuk mendampingi komunitas orang tua siswa dalam menyiapkan makan siang gratis untuk siswa di sekolah-sekolah.

Dadi melanjutkan, dampak ekonomi ketiga adalah permintaan pasokan beras, lauk-pauk, dan sayuran yang stabil sepanjang tahun kepada pedagang pasar lokal.

“Coba kita hitung. Menurut data, di Kecamatan Semarang Selatan ini ada 29 sekolah dasar (SD), baik negeri dan swasta. Jika satu SD ada 300 siswa, dan satu porsi membutuhkan 100 gram beras, maka satu kecamatan ini dalam satu hari membutuhkan 870 kg beras.

Dalam satu bulan, jika dihitung 25 hari, maka dibutuhkan 21,7 ton beras. Ini akan menggerakkan ekonomi lokal,” tutur Dadi.

Oleh karena itu, Dadi dan relawan AksiBagi optimistis program makan siang gratis Prabowo-Gibran akan disambut masyarakat dari berbagai kalangan karena dampak pengganda ekonomi atau multipiler effect yang dinikmati oleh berbagai kalangan secara luas.

“Selama ini orang melihatnya hanya makan siang, padahal program ini membawa dampak ekonomi yang luas bagi kesejahteraan rakyat dan pergerakan ekonomi lokal,” pungkas Dadi. (ibs)

Tags: Aksi Sahabat GibranMasak SehatPrabowo - GibranProgram Makan Siang dan Susu Gratis

Berita Terkait.

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN
Nasional

Wakil PM Malaysia dan Ary Ginanjar Bahas SDM, TVET hingga Ekosistem Halal ASEAN

Rabu, 23 September 2026 - 10:36
48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH
Nasional

48 Negara Dukung Penguatan Ekosistem Halal, Akademisi Apresiasi BPJPH

Rabu, 23 September 2026 - 09:04
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

RUU Reforma Agraria Disetujui Jadi UU oleh DPR, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Rabu, 23 September 2026 - 00:12
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

PKKMB UMJ 2026, Xaviera Ingatkan Mahasiswa Tidak Gunakan AI karena FOMO

Selasa, 22 September 2026 - 23:10
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi, Kemendikdasmen Perluas Bantuan Kuliah bagi 150 Ribu Guru

Selasa, 22 September 2026 - 22:38
Kanwil Bea Cukai Sumbagtim Ungkap 75 Penindakan NPP hingga Agustus 2026
Nasional

Kemenag: Pengajuan Izin Pesantren di 2026 Turun Signifikan, Ini Penyebabnya

Selasa, 22 September 2026 - 21:08

OLAHRAGA

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan
Olahraga

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 23 September 2026 - 09:46

INDOPOSCO.ID – Persija Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu pemasok pemain untuk Timnas Indonesia. Lima pemain Macan Kemayoran, yakni...

SelengkapnyaDetails
FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

FIFA ASEAN Cup 2026: Dony Tri dan Yakob Sayuri Absen, Skuad Garuda Panggil Shayne-Rizky Eka

Rabu, 23 September 2026 - 08:34
ole

21 Pemain Timnas Indonesia Tiba di Jakarta Jelang FIFA ASEAN Cup, 2 Nama Siap Debut

Selasa, 22 September 2026 - 08:53
ole

Ole dan Paes Tiba di Jakarta, Siap Bela Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 20:12
Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Minggu, 20 September 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5540 shares
    Share 2216 Tweet 1385
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1020 shares
    Share 408 Tweet 255
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    968 shares
    Share 387 Tweet 242
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.