• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Masyarakat Terdampak Bencana Gempa Bumi Cianjur Mulai Tempati Huntap

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 2 Maret 2023 - 20:33
in Daerah
Huntap-Cianjur-Jabar
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat di Kabupaten Cianjur yang terdampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mulai menempati hunian tetap (Huntap) tahap I yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Mereka pun antusias untuk segera pindah dari tempat tinggal sebelumnya dan menilai Huntap yang dibangun dengan teknologi rumah instan sederhana sehat (RISHA) sangat baik dan kokok serta lingkungan yang nyaman untuk ditempati bersama keluarga dan tetangganya.

Salah seorang warga penerima bantuan Huntap, Ibu Imaria (57 tahun) mengaku sangat senang bisa mendapatkan bantuan Huntap dari pemerintah. Apalagi lokasinya sangat strategis dan tidak jauh dari jalan raya serta sarana transportasi yang mudah.

BacaJuga:

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Menurut Imaria, sebelumnya dirinya bersama keluarga tinggal di Kampung Cisarua RT 1 /RW 4, Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang. Lokasi desanya yang berada di jalur gempa sesar Cugenang membuat puluhan rumah masyarakat rusak dan tanahnya amblas sekitar satu hingga dua meter.

Baca Juga : Ketua DPR Puji Hasil Pembangunan Huntap Kementerian PUPR di Cianjur

“Rumah saya dan tetangga juga rusak dan tanahnya banyak yang amblas. Dari BMKG juga bilang di lokasi tersebut menjadi zona merah dan tidak boleh dibangun hunian kembali. Jadi saya cuma bisa mengucapkan Alhamdulillah dan sangat senang karena bisa mendapat rumah baru dan direlokasi ke Huntap ini,” katanya saat ditemui di lokasi relokasi Huntap Tahap I di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (2/3/2023)

Imaria mengaku di tempat baru akan membuka usaha yang sama seperti yang dimiliki sebelumnya ditermpat tinggal yang lama yakni jual beli gas elpiji dan air dalam kemasan. Dirinya berharap ke depan pemerintah tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat pasca bencana gempa bumi karena banyak masyarakat yang kehilangan mata pencahariannya.

Hal senada disampaikan oleh Ganjar (39 tahun) warga Kampung Rawacina, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur. Dirinya datang ke lokasi Huntap bersama anaknya yang bernama Khairan untuk melihat langsung kondisi bangunan yang akan ditempatinya.

Dirinya mengaku sangat bersyukur akhirnya setelah tiga bulan tinggal di tenda pengungsian bisa melihat langsung rumah yang dibangun dengan teknologi rumah tahan gempa RISHA. Rumah yang ada dinilai sangat bagus dan kokoh dan memiliki lingkungan yang tertata dengan baik.

“Saya pengennya segera pindah dari tenda pengungsian ke RISHA ini. Bangunannya bagus, rapi dan kokoh dan warnanya juga cerah serta lingkungan juga baik, jalannya di cor dan ada balai warga dan taman buat anak-anak bermain,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menyatakan, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa II berusaha secepat mungkin melaksanakan penanganan pasca bencana melalui pembangunan Huntap dengan teknologi rumah tahan gempa RISHA. Hal itu dikarenakan masyarakat yang terdampak bencana segera membutuhkan tempat tinggal yang layak karena tempat tinggalnya banyak yang rusak parah khususnya yang berada di jalur sesar Cugenang.

“Kami (Kementerian PUPR-red) langsung bergerak di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Cianjur untuk mendata sejumlah infrastruktur dan perumahan masyarakat yang mengalami kerusakan dan perlu penanganan. Setelah dilaksanakan pendataan khususnya rumah masyarakat yang rusak dan berada di jalur sesar menjadi zona merah dan tidak holeh dibangun hunian kembali.

Kompleks Huntap Tahap I, imbuhnya, di bangun di Desa Sirgaalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur sebanyak 200 unit diatas lahan seluas 2,4 hektar. Di bagian pintu gerbang utama ditempatkan papan nama perumahan bertuliskan Bumi Sirnagalih Damai.

Adapun spesifikasi bangunnya menggunakan struktur rumah tahan gempa RISHA, dinding bata ringan dan di plester aci. Rangka atap bangunan menggunakan baja ringan dan penutup atap galvalum. Sedangkan lantainya menggunakan keramik ukuran 60×60 dan pintu serta jendela UPVC dan plafond gypsum serta dilengkapi jaringan listrik 900 watt dan jaringan air PDAM. Jalan lingkungan juga tersedia dan dicor beton serta dilengkapi fasilitas balai warga, taman bermain dan penghijauan serta masjid.

“Pembangunan Huntap Tahap I ini kami lakukan secepat mungkin dan menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Kementerian PUPR untuk membantu masyarakat dan Pemkab Cianjur sehingga tidak perlu terlalu lama tinggal di tenda pengungsian. Pembangunannya Huntap ini dibangun dengan RISHA selama tiga bulan mulai awal Desember 2022 dan bisa segera dihuni oleh masyarakat pada awal Maret 2023. Kami juga ingin masyarakat segera memanfaatkan bangunan ini bersama keluarganya dan memiliki semangat hidup baru,” harapnya. (adv)

Tags: cianjurgempa bumihuntapJawa Barat

Berita Terkait.

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Kapal Pesiar Singgah di Biak, Bea Cukai Pastikan Pelayanan dan Pengawasan Berjalan

Kamis, 24 September 2026 - 19:45
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Daerah

Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi

Kamis, 24 September 2026 - 18:55
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Daerah

Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1

Kamis, 24 September 2026 - 16:15
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

139 Calon Pekerja Migran Nonprosedural Dicegat di Pelabuhan Nunukan

Kamis, 24 September 2026 - 15:05
Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan
Daerah

Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

Kamis, 24 September 2026 - 14:25
Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026
Daerah

Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

Kamis, 24 September 2026 - 14:04

OLAHRAGA

Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Olahraga

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Editor Ali Rachman
Jumat, 25 September 2026 - 11:54

INDOPOSCO.ID – Indonesia akan menghadapi Singapura dalam laga pertama Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung...

SelengkapnyaDetails
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1028 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.