• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Vaksin Merah Putih Awali Langkah Besar RI di Industri Farmasi

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 17 Agustus 2022 - 21:05
in Headline
Uji-Klinik-Fae-3

Kick Off Uji Klinik Fase 3 Vaksin Merah Putih di Aula Fakultas Kedokteran Unair di Surabaya, Jawa Timur, Senin (27/6/2022). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Dominic Husada mengatakan penelitian fase akhir Vaksin Merah Putih akan mengawali langkah besar Indonesia dalam industri farmasi dalam negeri di hari Kemerdekaan RI.

“Di Indonesia belum pernah bikin vaksin yang total Indonesia, 100 persen vaksin belum pernah dibuat. Vaksin Merah Putih akan jadi yang pertama, seandainya memberi hasil yang baik,” kata Peneliti Utama Vaksin Merah Putih Unair Dominic Husada seperti dikutip Antara, Rabu (17/8/2022).

BacaJuga:

Kekuatan Politik Megawati, Prabowo dan SBY Bersatu: Analis Ungkap Fakta Ini

Hari Ini Ada 47 Demo di Jakarta, 3.983 Personel Gabungan Dikerahkan

Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

Dikatakan vaksin yang diteliti oleh tim dari Unair bekerja sama dengan PT Biotis sejak 12 Mei 2020. Hingga saat ini, prosesnya telah memasuki uji klinik fase 3 berupa injeksi kedua pada 4.005 subjek manusia.

Baca Juga : Mendorong Kemandirian Farmasi dan Alkes Dalam Negeri

Menurutnya virus Vaksin Merah Putih didapat dari pasien dari rumah sakit (RS) di Surabaya, dikerjakan di Laboratorium Unair oleh tim Prof Fedik Abdul Rantam hingga jadi kandidat vaksin. Setelah itu, dilakukan serangkaian tes tambahan di laboratorium Surabaya dan Bogor serta dites pada hewan di Surabaya dan pada manusia.

“Dari bentuk virus sampai jadi vaksin dikerjakan di Indonesia, oleh orang Indonesia, untuk orang Indonesia,” katanya.

Dalam semangat Kemerdekaan RI hari ini, kata dia, Vaksin Merah Putih jadi berharga bagi kalangan tim peneliti untuk dipersembahkan kepada bangsa. “Walau tidak sebagus vaksin Pfizer (impor), yang penting kami telah memulai langkah besar,” katanya.

Menurut dia perjalanan penelitian vaksin Covid-19 Merah Putih tak selalu berjalan mulus. Misalnya saat tim peneliti diharuskan melibatkan 4.005 subjek penelitian pada manusia dengan persyaratan seluruhnya belum pernah terinfeksi Covid-19 maupun memperoleh vaksinasi Covid-19 program pemerintah.

“Syarat subjek tak boleh sudah divaksin, sementara cakupan vaksinasi di Jawa Timur relatif sudah tinggi. Idealnya pergi ke tempat yang cakupan vaksinasinya rendah,” katanya.

Tim pun harus memetakan berbagai kawasan dengan cakupan vaksinasi yang rendah hingga ke pelosok Jawa Timur. “Menemukan subjek hal yang berat. Tapi setelah dua tahun pandemi, biasanya cakupan rendah adalah orang yang menolak divaksin,” katanya.

Lalu, tim memperoleh informasi dari pemerintah setempat bahwa sebenarnya ada sekitar 2 juta lebih rakyat Jatim belum menerima vaksin. Umumnya tersebar di daerah tingkat II. “Mereka kelompok yang tidak mau divaksin, lokasinya jauh dari daratan,” katanya.

Upaya untuk membujuk subjek pun bukan perkara mudah. Tapi dengan bantuan dari kepala daerah, kolega di dinas kesehatan, Puskesmas, serta orang yang bersimpati dengan kegiatan penelitian vaksin, tim pun berhasil mengumpulkan 4.005 subjek.

Di fase 3 kali ini, katanya, penelitian subjek vaksin dilakukan di RS Soetomo, RS Universitas Airlangga Surabaya, RS Saiful Anwar Malang, RS Dr Soebandi Jember, dan RS Paru di Jember. Penelitian itu mengharuskan subjek mendatangi laboratorium penelitian. Kalau dari kota lain di sekitar Surabaya, mereka memperoleh pengganti transport.

“Pada sebagian orang transportasi kami urus, mereka dijemput. Tapi tidak 100 persen, karena ada yang datang atas kesadaran sendiri. Kendaraan dari Universitas Airlangga juga bisa digunakan,” katanya.

Uji klinik fase 2 sekaligus menandai tahapan akhir penelitian Vaksin Merah Putih. Jika seluruh laporan dinilai baik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maka Izin Edar Darurat (EUA) Vaksin Merah Putih akan diterbitkan pada September atau Desember 2022, demikian Dominic Husada. (wib)

Tags: covid-19Industri FarmasiSurabayaUniversitas AirlanggaVaksin Merah Putih

Berita Terkait.

mega
Headline

Kekuatan Politik Megawati, Prabowo dan SBY Bersatu: Analis Ungkap Fakta Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:34
demo
Headline

Hari Ini Ada 47 Demo di Jakarta, 3.983 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:27
Sidang-MK
Headline

Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:02
Sambangi Rumah Kapolri, Komisi III DPR Minta Pejabat Polri Arogan Ditertibkan
Headline

Sambangi Rumah Kapolri, Komisi III DPR Minta Pejabat Polri Arogan Ditertibkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:52
Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Termasuk Metro Jaya hingga Jawa Barat
Headline

Kapolri Mutasi 19 Kapolda, Termasuk Metro Jaya hingga Jawa Barat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:49
Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum
Headline

Mutasi Mabes Polri: Asep Safrudin Jadi Kabareskrim, Asep Edi Suheri Irwasum

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:03

OLAHRAGA

120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit
Olahraga

120 Bikers Gaspol ke Mandalika, Pertamina Bawa Semangat Komunitas hingga ke Sirkuit

Editor Ali Rachman
Senin, 5 Oktober 2026 - 17:17

INDOPOSCO.ID - Bukan sekadar perjalanan dari Jakarta menuju Lombok. Sebanyak 120 pengendara dari berbagai komunitas roda dua bersiap menempuh perjalanan...

SelengkapnyaDetails
Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Hadapi Thailand di GBK, DPR Ingatkan Timnas Indonesia Jangan Buang Peluang

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:05
bolaa

Final FIFA ASEAN Cup: Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Indonesia vs Thailand di GBK

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24
asian

Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Ungkap Kunci Sukses Tim Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:32
diks

Kevin Diks Ungkap Modal Garuda Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:21

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3899 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2704 shares
    Share 1082 Tweet 676
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1193 shares
    Share 477 Tweet 298
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    962 shares
    Share 385 Tweet 241
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.