• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

Nasuha Editor Nasuha
Minggu, 14 Juni 2026 - 07:47
in Nasional
Spesialis Epidemiologi sekaligus Kepala Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Minsarnawati. Foto: Dok UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Spesialis Epidemiologi sekaligus Kepala Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Minsarnawati. Foto: Dok UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kemunculan Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat. Tak sedikit yang membandingkannya dengan Covid-19 dan mempertanyakan kemungkinan virus tersebut berkembang menjadi pandemi global.

Spesialis Epidemiologi sekaligus Kepala Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Minsarnawati menegaskan, masyarakat tidak perlu panik. Menurutnya, karakteristik penularan Hantavirus sangat berbeda dengan virus Corona sehingga peluang penyebarannya secara masif jauh lebih kecil.

BacaJuga:

DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Perkuat Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat

BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepatuhan di Sumbarriau-Kepri

UKW JMSI, Wartawan Didorong Tak Terjebak “Jebakan Optik Algoritma”

“Kalau Covid-19 penularannya langsung dari manusia ke manusia. Sementara Hantavirus perantaranya adalah hewan pengerat seperti tikus dan celurut,” ujar Minsarnawati dalam keterangan, Sabtu (13/6/2026).

Ia menjelaskan, Hantavirus termasuk penyakit zoonosis atau penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Penularan umumnya terjadi ketika seseorang terpapar urin, air liur, kotoran, atau debu yang telah terkontaminasi oleh tikus dan hewan pengerat yang terinfeksi.

Karena tidak menular secara langsung antarmanusia seperti Covid-19, penyebaran Hantavirus dinilai lebih terbatas. “Kalau Corona kan dari manusia ke manusia melalui saluran pernapasan, sementara Hantavirus selama ini yang terjadi masih sebatas antarhewan, kemudian menular ke manusia,” katanya.

Menurut Minsarnawati, kekhawatiran publik terhadap virus baru tidak lepas dari pengalaman menghadapi pandemi Covid-19. Trauma yang masih tersisa membuat setiap informasi terkait penyakit menular baru kerap memicu kecemasan berlebihan.

Berdasarkan data Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kementerian Kesehatan, kasus Hantavirus telah ditemukan di berbagai wilayah dunia, termasuk Amerika, Asia, Eropa, dan Afrika. Indonesia juga pernah melaporkan kasus Hantavirus, meski jenis yang ditemukan berbeda dengan varian yang memiliki tingkat kematian tinggi di Amerika.

Secara klinis, Hantavirus terbagi menjadi dua kelompok utama. Pertama, Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dan banyak ditemukan di Asia serta Eropa. Jenis inilah yang pernah terkonfirmasi di Indonesia.

Sementara kelompok kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan lebih banyak ditemukan di kawasan Amerika. Dibandingkan HFRS, HPS memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi.

Belakangan, publik juga sempat dihebohkan oleh kabar seorang warga negara Indonesia yang berada dalam satu kapal pesiar dengan penumpang yang terkonfirmasi Hantavirus. Namun setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan, WNI tersebut dipastikan tidak terinfeksi.

Minsarnawati menambahkan, tidak semua orang yang terpapar akan langsung jatuh sakit. Faktor daya tahan tubuh turut menentukan tingkat kerentanan seseorang terhadap infeksi. “Bisa jadi kita bertiga sama-sama kontak dengan kotoran tikus, tetapi mungkin saya yang terkena, sementara yang lain tidak karena daya tahan tubuhnya lebih kuat,” ungkapnya.

Kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi terpapar Hantavirus antara lain petugas kebersihan, pengelola sampah, petani, hingga petugas laboratorium hewan yang sering berinteraksi dengan hewan pengerat maupun lingkungan yang berpotensi terkontaminasi.

Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menggunakan alat pelindung diri saat membersihkan area kotor, serta menyimpan makanan dengan baik agar tidak mengundang tikus masuk ke rumah.

“Kuncinya adalah menjaga kebersihan lingkungan kita. Tikus itu suka pada lingkungan yang kotor,” tegasnya. (nas)

Tags: covid-19HantavirusPandemi Baru

Berita Terkait.

dpd
Nasional

DPD RI Dorong RUU Daerah Kepulauan Perkuat Konektivitas dan Hak Masyarakat Adat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:25
bpjs
Nasional

BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Tingkatkan Kepatuhan di Sumbarriau-Kepri

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:19
jmsi
Nasional

UKW JMSI, Wartawan Didorong Tak Terjebak “Jebakan Optik Algoritma”

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:05
UMK Binaan Pertamina Dibekali Strategi Menangkan Buyer Global
Nasional

Hari Kesaktian Pancasila, PLN Icon Plus Dorong Semangat Gotong Royong

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:51
Pemulihan UMKM di Pulau Terluar, Pemerintah Perkuat Ketangguhan Wirausaha Siberut
Nasional

Hilirisasi Nikel Pacu Ekonomi Sulawesi, Pengamat Ingatkan Pentingnya Keberlanjutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:37
Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature
Nasional

Jumhur Soroti Ekowisata yang Memuliakan Lingkungan, dari Dusun Bambu hingga EIGER Nature

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:06

OLAHRAGA

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia
Olahraga

Indonesia Tembus Final FIFA ASEAN Cup, Justin Hubner Bungkam Sindiran Suporter Malaysia

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:38

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Justin Hubner memberikan sindiran tajam kepada suporter Timnas Malaysia seusai membawa skuad Garuda melangkah ke...

SelengkapnyaDetails
MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Siagakan 7 SPBU dan 10 Extra Flight

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:28
Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3894 shares
    Share 1558 Tweet 974
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3922 shares
    Share 1569 Tweet 981
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1135 shares
    Share 454 Tweet 284
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.