• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 30 Juli 2026 - 10:12
in Nusantara
Jasad

Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad Sumarna (40), satpam Waduk Jatiluhur, yang diduga menjadi korban pembunuhan. Foto: Instagram/@jabodetabek24info

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sumarna (40), petugas satuan pengamanan (satpam) yang bertugas menjaga kawasan Objek Vital Nasional Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia secara tragis setelah diduga menjadi korban pembunuhan. Peristiwa ini memicu perhatian berbagai pihak, termasuk anggota Komisi XIII DPR RI, Rofik Hananto, yang meminta aparat penegak hukum mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Korban ditemukan mengambang di perairan Tanggul Kayat pada Jumat (24/7/2026) pagi WIB. Kondisinya mengenaskan, dengan dugaan kuat menjadi korban penganiayaan sebelum jasadnya dibuang ke perairan. Rofik menilai kasus ini merupakan tindak kejahatan serius yang harus ditangani secara profesional dan terbuka.

BacaJuga:

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Rofik meminta kepolisian bekerja maksimal agar pelaku dapat segera diungkap.

“Kami menyampaikan belasungkawa atas gugurnya saudara Sumarna saat menjalankan tugas. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah,” ujar Rofik dalam keterangannya, dikutip pada Kamis (30/7/2026).

Ia menegaskan, setiap pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.

“Apabila terbukti terdapat unsur tindak pidana, pelaku harus diproses dan dimintai pertanggungjawaban tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sumarna sempat dinyatakan hilang kontak saat menjalankan piket malam. Korban yang juga tercatat sebagai anggota aktif perlindungan masyarakat (Linmas) Desa Kembang Kuning itu kemudian ditemukan tak bernyawa.

Hasil autopsi di salah satu rumah sakit di Bandung mengungkap korban diduga mengalami penganiayaan hingga meninggal dunia sebelum jasadnya ditenggelamkan. Tim forensik menemukan bekas luka dan jeratan pada leher korban, sementara di lokasi kejadian turut ditemukan dua buah borgol. Hingga kini, Polres Purwakarta bersama Polda Jawa Barat masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa belasan saksi serta menganalisis rekaman CCTV di kawasan Perum Jasa Tirta II.

Selain meminta pengungkapan pelaku, Rofik juga menyoroti perlindungan hak-hak korban. Menurutnya, perusahaan tempat korban bekerja memiliki kewajiban memenuhi seluruh hak normatif almarhum karena yang bersangkutan meninggal saat menjalankan tugas menjaga kawasan strategis nasional.

“Kami meminta secara tegas agar pihak pemberi kerja memenuhi seluruh hak normatif almarhum sesuai peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, perjanjian kerja, dan kebijakan internal perusahaan. Ini adalah bentuk tanggung jawab mutlak terhadap pekerja yang gugur saat menjalankan tugas,” tegas Rofik.

Tak hanya itu, ia juga mendorong pemerintah untuk hadir memberikan perlindungan sosial bagi keluarga yang ditinggalkan, mulai dari pendampingan psikologis hingga jaminan pendidikan bagi anak korban.

“Kami mendorong kementerian dan lembaga terkait untuk segera berkoordinasi dalam memberikan pendampingan psikososial kepada keluarga korban yang ditinggalka,” tutur Rofik.

“Selain itu, negara harus memastikan keberlanjutan pendidikan putri almarhum melalui skema bantuan atau beasiswa yang sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai keluarga pahlawan pencari nafkah ini telantar,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Rofik mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai kasus tersebut. Ia meminta publik memberikan ruang kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan penyelidikan secara profesional sehingga seluruh fakta dapat terungkap dan keadilan bagi korban maupun keluarganya benar-benar terwujud.(her)

Tags: DPR RIPembunuhansatpamWaduk Jatiluhur

Berita Terkait.

Gempa-Lampung
Nusantara

Gempa Bumi Bermagnitudo 4,5 Hantam Pesisir Barat Lampung Usai Waktu Subuh

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:49
Andra-Soni
Nusantara

Banten Dilirik Investor Data Center dan AI, Lokasi Pilihan di Cileles Lebak

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:44
soni
Nusantara

Sambut Investor, Gubernur Andra Soni Pastikan Stok Kebutuhan Listrik di Banten Melimpah

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:09
bc3
Nusantara

Bea Cukai Maluku dan Ternate Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Miliaran Rupiah

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:06
bc2
Nusantara

Bea Cukai Kendari Amankan Rokok dan Miras Ilegal Modus Jalur Ekspedisi

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Bea Cukai Yogyakarta Musnahkan Beragam Barang Hasil Penindakan Senilai Rp916 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1599 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1438 shares
    Share 575 Tweet 360
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3054 shares
    Share 1222 Tweet 764
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    781 shares
    Share 312 Tweet 195
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.