• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemendikdasmen: Tracer Study Jadi Fondasi Kebijakan SMK Berbasis Data

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 30 Juli 2026 - 20:42
in Nasional
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmendiksus), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tatang Muttaqin (kanan). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmendiksus), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tatang Muttaqin (kanan). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmendiksus), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin, menegaskan pelaksanaan Tracer Study SMK 2026 menjadi langkah penting untuk memperkuat penyusunan kebijakan pendidikan kejuruan berbasis data.

Penelusuran tamatan melalui Tracer Study SMK 2026 tersebut, menurutnya, dilakukan agar pemerintah memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi lulusan di lapangan.

BacaJuga:

Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

BAKN DPR Minta Kebijakan Transfer Daerah Ditinjau Ulang

“Melalui Pelaksanaan Penelusuran Tamatan (Tracer Study) SMK Tahun 2026, mari kita memperkuat ekosistem penyusunan kebijakan berbasis data (evidence-based policy),” ujar Tatang saat merilis dan menyosialisasikan Pelaksanaan Tracer Study SMK Tahun 2026 yang digelar Direktorat SMK, Kamis (30/7/2026).

“Langkah ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan data yang akurat, berkualitas, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pendidikan kejuruan,” sambung Tatang.

Menurutnya, tracer study merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Program tersebut tidak hanya berfokus pada penguatan kurikulum, kemitraan dengan dunia kerja, dan peningkatan kompetensi guru, tetapi juga membangun sistem informasi yang mampu menggambarkan kondisi lulusan secara menyeluruh.

“Melalui tracer study kami memperoleh data mengenai lulusan yang bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, dari tracer study akan diketahui masa tunggu memperoleh pekerjaan, tingkat kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi yang dipelajari di SMK, hingga berbagai faktor yang memengaruhi transisi lulusan ke dunia kerja.

Tatang menjelaskan, data hasil tracer study memiliki nilai strategis karena akan digunakan sebagai dasar penyusunan indikator kebekerjaan lulusan SMK pada Rapor Pendidikan, Standar Pelayanan Minimal pemerintah daerah, evaluasi mutu pendidikan kejuruan, hingga penyusunan program pembinaan dan pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri serta potensi daerah.

“Ke depan, kami akan mendorong integrasi data tracer study dengan berbagai sistem informasi pasar tenaga kerja nasional. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Tracer Study SMK Tahun 2026 sebagai gerakan bersama untuk membangun ekosistem kebekerjaan lulusan yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

“Informasi dari alumni tidak boleh berhenti sebagai laporan statistik semata, tetapi harus menjadi umpan balik untuk meningkatkan kualitas kurikulum, pembelajaran, dan memastikan kompetensi lulusan tetap relevan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pasar kerja,” tegasnya.

Ia menambahkan, peluncuran Pelaksanaan Tracer Study SMK 2026 menjadi penanda dimulainya penelusuran tamatan secara nasional. Ia berharap seluruh SMK di Indonesia berpartisipasi aktif agar data yang dihasilkan berkualitas dan menjadi landasan penyusunan kebijakan pendidikan kejuruan yang lebih tepat sasaran. (nas)

Tags: Kebijakan PendidikanKemendikdasmenPendidikan VokasiTracer Study SMK

Berita Terkait.

sudaryono
Nasional

Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

Rabu, 16 September 2026 - 00:30
lia
Nasional

Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

Selasa, 15 September 2026 - 23:23
bakn
Nasional

BAKN DPR Minta Kebijakan Transfer Daerah Ditinjau Ulang

Selasa, 15 September 2026 - 21:11
purbaya
Nasional

Gantikan Purbaya, Suahasil Hadapi “Bulan Madu” Pasar yang Singkat

Selasa, 15 September 2026 - 19:19
bc3
Nasional

Bea Cukai Dampingi UMKM Tanaman Hias dan Keripik di Malang Raya Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 15 September 2026 - 18:08
epi
Nasional

PLN EPI Bangun Jaringan LNG Nusa Tenggara, 477 MW Pembangkit Disiapkan Tinggalkan BBM

Selasa, 15 September 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN
Olahraga

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 15 September 2026 - 09:45

INDOPOSCO.ID – Enam karateka terbaik Indonesia resmi dilepas untuk memburu prestasi di Asian Games 2026 Nagoya. PB Federasi Olahraga Karate-Do...

SelengkapnyaDetails
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45
Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

Senin, 14 September 2026 - 13:50
asean

Siap Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Minta Suporter Jaga Sikap Sambut Tamu

Senin, 14 September 2026 - 11:16
timnas

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1644 shares
    Share 658 Tweet 411
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1149 shares
    Share 460 Tweet 287
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    935 shares
    Share 374 Tweet 234
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    814 shares
    Share 326 Tweet 204
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.