• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Bangun Jaringan LNG Nusa Tenggara, 477 MW Pembangkit Disiapkan Tinggalkan BBM

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 15 September 2026 - 17:17
in Ekonomi
PLTMGU Lombok Peaker

Pembangkit Listrik Tenaga Minyak Gas dan Uap (PLTMGU) Lombok Peaker merupakan salah satu dari lima lokasi pembangkit dalam pengembangan LNG Logistics Network Cluster Nusa Tenggara. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Persoalan jarak dan kondisi geografis kepulauan tak menghalangi PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperluas pemanfaatan gas untuk pembangkit listrik. Perseroan kini menyiapkan jaringan logistik LNG yang akan menghubungkan pasokan gas dengan sejumlah pembangkit di Nusa Tenggara.

Melalui pengembangan LNG Logistics Network Cluster Nusa Tenggara, PLN EPI menargetkan pembangkit dengan total kapasitas 477 megawatt (MW) di lima lokasi dapat memperoleh pasokan gas. Jaringan tersebut dirancang membentang dari Lombok, Sumbawa hingga Flores dan ditargetkan mulai onstream pada awal 2029.

BacaJuga:

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator

Direktur Gas dan BBM PLN EPI Erma Melina Sarahwati mengatakan proyek tersebut menjadi penting karena sistem kelistrikan di Nusa Tenggara memiliki tantangan yang berbeda dengan daerah yang telah memiliki jaringan pipa gas.

Lombok menjadi salah satu contoh wilayah yang membutuhkan pola distribusi LNG. Tidak adanya pasokan gas langsung dari sisi hulu membuat PLN EPI perlu membangun infrastruktur di sisi tengah rantai pasok agar gas dapat tiba di pembangkit.

“Untuk kasus Lombok, karena tidak ada pasokan gas yang langsung dari upstream, kita harus mengembangkan _midstream_nya supaya kita bisa menyediakan sumber gas untuk pembangkit di Lombok,” kata Erma dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Jaringan tahap awal akan diarahkan untuk memasok lima lokasi, yakni PLTMG Lombok Peaker, PLTMG Lombok-2 Sambelia, pembangkit di Sumbawa, Flores, serta Maumere. Total kebutuhan gas rata-rata yang diproyeksikan mencapai 39,8 BBTUD.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi PLN EPI mengoptimalkan pembangkit yang sejak awal memiliki kemampuan menggunakan gas, tetapi selama ini masih beroperasi dengan bahan bakar minyak (BBM).

Peralihan bahan bakar diharapkan tidak hanya memberikan efisiensi pada penggunaan energi primer, tetapi juga membantu menurunkan emisi dari sektor pembangkitan.

“Pembangkit-pembangkit yang sebenarnya bisa menggunakan gas dan selama ini masih menggunakan BBM, ini bisa kita ganti sumbernya dengan gas. Selain lebih efisien, gas juga lebih bersih dibandingkan BBM,” jelas Erma.

Untuk menjalankan rantai pasok tersebut, PLN EPI menyiapkan satu LNG carrier berkapasitas 22.000 CBM. Kapal ini dirancang melakukan satu siklus perjalanan atau roundtrip sekitar 10 hari dan memasok LNG secara bergiliran ke lima lokasi dalam jaringan Nusa Tenggara.

Sistem penerimaan LNG juga disiapkan di masing-masing lokasi. PLTMG Lombok Peaker, misalnya, direncanakan memiliki tangki LNG berkapasitas 8.000 m3 serta fasilitas regasifikasi berkapasitas 32,07 MMSCFD.

Adapun PLTMG Lombok-2 Sambelia akan dilengkapi tangki 5.000 m3 dengan kapasitas regasifikasi 23,75 MMSCFD. Fasilitas Sumbawa dirancang memiliki tangki 7.500 m3 dan kapasitas regasifikasi 29,29 MMSCFD.

Untuk wilayah Flores, PLN EPI menyiapkan tangki penyimpanan LNG berkapasitas 2.500 m3 dengan fasilitas regasifikasi 19,08 MMSCFD. Sementara Maumere direncanakan memiliki kapasitas penyimpanan 4.500 m3 dan regasifikasi 9,50 MMSCFD.

Menurut Erma, model distribusi LNG melalui infrastruktur midstream menjadi solusi bagi pembangkit yang lokasinya tidak memungkinkan untuk memperoleh pasokan melalui jaringan pipa.

“Kalau gas menggunakan gas pipa, itu harus dekat antara sumber pasokan gas dengan sumber pembangkit. Karena itu, untuk wilayah seperti Lombok kita perlu membangun infrastrukturnya agar gas bisa sampai ke pembangkit,” tutur Erma.

Skala pengembangan Cluster Nusa Tenggara juga tidak berhenti pada lima titik penerima LNG. Secara keseluruhan, PLN EPI merencanakan pembangunan sembilan onshore gasification unit dan dua kapal LNG.

Dalam rancangan tersebut, LNG akan diangkut dari sumber pasokan menggunakan kapal, kemudian diterima di fasilitas penyimpanan. Setelah melalui proses regasifikasi, gas selanjutnya dialirkan menuju pembangkit untuk digunakan sebagai bahan bakar.

Dengan pola tersebut, rantai pasok LNG dibangun secara menyeluruh, mulai dari sumber gas, pengangkutan melalui laut, penyimpanan, regasifikasi hingga pemanfaatannya di pembangkit.

“Kalau midstream gasnya sudah tersedia, selain bisa menghemat BBM, tentu juga bisa menjaga keandalan dari sistem kelistrikan di Lombok,” tambahnya.

Pengembangan infrastruktur tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Mataram. Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri menyebut koordinasi antara pemerintah daerah dan PLN selama ini telah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, sudah cukup lama kerja sama kita berjalan. Kita juga selalu berkoordinasi dengan teman-teman PLN. Kerja sama yang ada selama ini berjalan dengan bagus,” kata Alwan.

Menurut Alwan, peluang kerja sama dengan PLN EPI masih terbuka, terutama untuk program yang mampu menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat Kota Mataram.

Namun, ia menilai aspek kemanfaatan bagi masyarakat harus tetap menjadi perhatian dalam setiap pengembangan program maupun infrastruktur.

“Yang paling penting, setiap pengembangan program di Mataram harus memberikan manfaat semaksimal mungkin bagi masyarakat. Karena itu, kita perlu mengelaborasikan program selanjutnya bersama PLN, termasuk memastikan keberlanjutan usaha dan kepentingan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan,” katanya.

Bagi PLN EPI, pembangunan jaringan LNG di Nusa Tenggara bukan sekadar proyek distribusi gas. Infrastruktur tersebut dirancang menjadi tulang punggung baru pasokan energi primer untuk pembangkit di kawasan kepulauan yang sulit dijangkau jaringan pipa.

Jika berjalan sesuai rencana, jaringan ini akan membuka ruang lebih besar bagi penggunaan gas sebagai pengganti BBM pada pembangkit yang kompatibel. Dampaknya diharapkan terasa pada efisiensi biaya energi primer, pengurangan emisi, sekaligus peningkatan keandalan sistem kelistrikan dari Lombok hingga wilayah Nusa Tenggara lainnya. (her)

Tags: BBMJaringan LNG Nusa Tenggarapln epi

Berita Terkait.

Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah
Ekonomi

Purbayanomics dan Akhir Sebuah Eksperimen Fiskal: Refleksi Ekonomi Syariah atas Keberanian, Batas, dan Amanah Anggaran

Rabu, 16 September 2026 - 23:03
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Ekonomi

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Lewat Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Rabu, 16 September 2026 - 20:26
Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator
Ekonomi

Antrean SPBU Makassar Membaik, Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan dan Operator

Rabu, 16 September 2026 - 19:07
Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian
Ekonomi

Carrel Ticualu Soroti Kebijakan Purbaya Yudhi Sadewa: Pajak, Restitusi, dan TKD Jadi Perhatian

Rabu, 16 September 2026 - 18:22
Terowongan Tambang Emas BRMS di Palu Tembus 975 Meter, Produksi Ditargetkan Mulai 2027
Ekonomi

Terowongan Tambang Emas BRMS di Palu Tembus 975 Meter, Produksi Ditargetkan Mulai 2027

Rabu, 16 September 2026 - 17:54
Sesudah OTT KPK, Apa yang Berubah?
Ekonomi

2 Angling Listrik Meluncur di TMII, Paiton Energy Dorong Wisata Rendah Emisi

Rabu, 16 September 2026 - 17:04

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    1164 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1069 shares
    Share 428 Tweet 267
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.