• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Itu Penting, Mau Tahu Alasannya?

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 16 Desember 2021 - 22:11
in Headline
vaksinasi anak

Seorang anak usia 6-11 tahun di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Tangerang disuntik vaksin Covid-19. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun telah dimulai sejak, Selasa (14/12/2021). Tidak semua daerah bisa melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ini. Hanya daerah yang cakupan vaksinasi dosis pertama dan lanjut usia (lansia) yang lebih dari 70 persen yang diperbolehkan melaksanakan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.

Beberapa daerah yang diizinkan untuk melaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 di antaranya Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

BacaJuga:

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah memasuki hari ketiga pelaksanaan vaksinasi covid-19 umur 6-11 tahun, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga : Ketua DPR Dukung Percepatan Program Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kota Tangerang mengimbau orang tua mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kategori anak-anak tersebut, dengan menyegerakan anak-anaknya ikut divaksin.

Sekretaris IDAI Kota Tangerang, dr. Arifin Kurniawan Kashmir menyatakan, rencana pemerintah untuk memberikan vaksin Covid-19 kepada anak umur 6-11 tahun, harus disambut positif.

“Namun, IDAI mengingatkan bahwa prioritas program vaksinasi tetap pada kelompok lansia dan usia produktif,” kata Arifin, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga : Pemerintah Alokasikan Dosis Kedua Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

Arifin mengatakan vaksinasi Covid-19 bagi kelompok usia 6-11 tahun itu sangat penting bagi anak.

Ia menyebutkan enam alasan pentingnya vaksinasi bagi kelompok usia 6-11 tahun. Di antaranya, kelompok usia tersebut harus belajar tatap muka, sehingga berisiko menularkan bagi diri sendiri, sesama murid, guru, orang tua dan lansia di rumah.

Selain itu, mempertimbangkan kemungkinan rendahnya kepatuhan anak dalam memakai masker tidak longgar dan melorot, tidak berkerumun, menjaga jarak, juga mencuci tangan.

Vaksin ini, katanya, aman dan dapat merangsang kekebalan terhadap Covid-19 pada kelompok umur tersebut, mendapat Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), melalui kajian Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), dan telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kelompok usia ini sudah terbiasa mendapat imunisasi sejak bayi, balita dan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) di sekolah kelas I hingga V. Puskesmas sudah sejak lama berpengalaman melaksanakan program BIAS. Konvensi Hak Anak dan UU Perlindungan Anak menyatakan bahawa anak mempunyai hak yang sama untuk dilindungi dari sakit, cedera, dan berbagai kekerasan,” papar Arifin.

Arifin mengungkapkan, tak sedikit gerak vaksinasi khusus anak 6-11 tahun juga telah dibuka oleh TNI, Polri hingga PMI.

Namun, sebelum membawa anak untuk divaksin, orang tua harus mengetahui efek samping yang bisa terjadi pada anak, pasca vaksinasi dan juga bagaimana menanganinya.

Arifin Kurniawan Kashmir menjelaskan, berdasarkan literatur dan hasil penelitian yang telah dilakukan, penggunaan vaksin CoronaVac dari Sinovac pada usia 6-11 tahun aman dan dapat ditoleransi dengan baik.

“Indonesia bukan negara pertama dalam pelaksanaan vaksin usia 6-11. Sejumlah negara telah melakukannya lebih dulu, dengan itu Indonesia hanya sebagai negara lanjutan. Hasilnya, di sejumlah negara tersebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dilaporkan bersifat lokal dan sistemik. Semua efek samping masih tergolong wajar dan aman untuk dihadapi anak-anak,” ujar Arifin.

Ia menjelaskan, KIPI yang bersifat lokal yang telah terjadi satu dua hari pelaksanaan di Kota Tangerang ialah tempat suntikan yang biasanya terasa nyeri, bengkak dan gatal. Sementara, gejala sistemik yang timbul seperti demam, batuk, sakit kepala, mual, muntah, sakit otot, dan kelelahan.

“Efek lokal dan sistemik tersebut yang terjadi, biasanya akan hilang setelah tiga hari pasca suntikan. Semua ini, tak perlu disikapi secara berlebihan, karena sudah dinilai para dokter sebagai sesuatu yang wajar. Perlahan akan berangsur membaik dan kembali normal,” jelas dokter yang juga anggota Pokja KIPI Kota Tangerang ini.

Dalam penanganan vaksinasi anak, kata Arifin orang tua juga harus memperhatikan pemberian parasetamol, yang tidak diperlukan sebelum vaksinasi dilakukan. Jika tidak ada gejala, paracetamol tidak perlu dikonsumsi sebagai pencegahan.

“Kami para dokter menyarankan, orang tua memberikan paracetamol kepada anak, jika gejala demam sudah muncul yaitu ketika pasca vaksinasi. Bukan sebelum vaksin sebagai cara pencegahan, itu tidak benar,” tegasnya. (dam)

Tags: Dinkes Kota TangerangPemkot Tangerangvaksinasi anakVaksinasi Covid-19

Berita Terkait.

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut
Headline

Dewas KPK Proses Laporan Etik Pemindahan Penahanan Gus Yaqut

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:57
Karhutla dan Kekeringan Masih Dominasi, BNPB Minta Daerah Perkuat Kesiapsiagaan
Headline

MUI: Fatwa Tak Bisa Diintervensi Negara, Independensi Ulama Harga Mati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:01
FA
Headline

AGO Seizes Money Laundering-Related Documents in Search of Febrie Adriansyah’s Home

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:39
spbu
Headline

Pertamina Turunkan Harga Pertamax Jadi Rp15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:55
bgnn
Headline

Putusan MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Kepala BGN Pilih Buang Badan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:07
makan
Headline

Following Constitutional Court Ruling Barring Education Funds for MBG, National Nutrition Agency Refers Budget Questions to Finance Ministry

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Jasad

    Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2101 shares
    Share 840 Tweet 525
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2394 shares
    Share 958 Tweet 599
  • Mutasi Besar Polri: 146 Perwira Pati dan Pamen Berganti Jabatan

    1119 shares
    Share 448 Tweet 280
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    1081 shares
    Share 432 Tweet 270
  • Pekan Depan Emas Masih Berpotensi Bergejolak, Ini Kisaran Harga yang Diprediksi

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.