INDOPOSCO.ID — Kabar mengenai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid yang disebut-sebut akan mengundurkan diri tengah menjadi perhatian. Isu tersebut muncul di tengah mencuatnya kasus dugaan suap yang menyeret lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Namun, kabar itu dibantah pihak Kementerian ATR/BPN.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Uunk Din Parunggi menegaskan hingga kini belum ada pernyataan resmi mengenai rencana pengunduran diri Nusron Wahid.
“Sejauh ini belum ada pernyataan apa pun terkait dengan hal itu,” ujar Uunk kepada wartawan di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jumat (18/9/2026).
Alih-alih membahas isu tersebut, Kementerian ATR/BPN saat ini disebut masih berkonsentrasi menjalankan pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Ia mengatakan pelayanan kepada masyarakat menjadi fokus kementerian di tengah situasi yang berkembang.
“Kita fokus tetap melaksanakan pelayanan masyarakat agar masyarakat juga tetap mendapatkan pelayanan pertanahan dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Sebelumnya, sorotan terhadap Kementerian ATR/BPN menguat setelah adanya penggeledahan di kantor kementerian. Di waktu yang berdekatan, operasi tangkap tangan (OTT) juga dilakukan di kantor BPN Kabupaten Bogor.
Meski rangkaian proses hukum tersebut menjadi perhatian publik, Nusron memastikan aktivitas pelayanan pertanahan tidak berhenti.
Nusron menegaskan pekerjaan di lingkungan Kementerian ATR/BPN tetap berjalan. Menurut dia, kementerian tetap berkomitmen memperbaiki kualitas pelayanan sekaligus mendorong berbagai inovasi.
“Insyaallah tidak terganggu. Kami minta tetap solid. Pelayanan tetap jalan. Peralihan hak 10 hari tetap jalan. Pengukuran Terjadwal tetap jalan,” kata Nusron kepada wartawan di Kantor Kementerian ATR/BPN usai salat Jumat, Jumat (18/9/2026).
Di tengah persoalan yang sedang menjadi perhatian tersebut, Nusron juga memastikan pengawasan di internal kementerian akan diperkuat.
“Pasti. Pasti,” tegasnya.
Dengan demikian, untuk saat ini Kementerian ATR/BPN menyatakan belum ada informasi resmi mengenai pengunduran diri Nusron Wahid. Fokus kementerian disebut tetap diarahkan pada keberlangsungan pelayanan pertanahan kepada masyarakat. (her)















