• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Genjot Produksi Beras di Papua Lewat Kemandirian Benih

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 12 November 2021 - 14:44
in Nasional
kementan

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri (tiga dari kanan) saat meninjau lahan budidaya padi untuk sumber benih di Kampung Koya Barat, Distrik Muara Tani, Kota Jayapura, Jumat (12/11/2021).

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) memprioritaskan pembangunan pertanian di Provinsi Papua, khususnya mampu menyediakan beras sendiri, hingga dapat diekspor ke negara tetangga. Hal ini mengingat potensi lahan pertanian yang dimiliki sangat luas, pertambahan jumlah penduduk dan sektor pertanian menjadi bantalan pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga penyediaan pangan khususnya beras ditingkatkan.

“Salah satu kunci meningkatkan produksi di Papua adalah kemandirian Benih. Sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk memajukan pertanian di Papua, program mandiri benih kita jalankan di lapangan,” demikian dikatakan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik, Kuntoro Boga Andri saat meninjau lahan budidaya padi untuk sumber benih di Kampung Koya Barat, Distrik Muara Tani, Kota Jayapura, Jumat (12/11/2021).

BacaJuga:

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Baca Juga : Program Urban Farming Kementan Didukung Pemkot Bogor

Selain aspek teknis, lanjut Kuntoro, pembangunan pertanian Papua harus dimasifkan pelibatan petani milenial. Sebab petani milenial mampu melakukan terobosan inovasi pertanian yang unggul, profesionalisme dan berdaya saing, sehingga lahan pertanian yang tidak produktif menjadi teroptimalkan dan dikelola, hingga memiliki nilai jual tinggi.

“Pertanian Papua akan melesat bila petani milenial kuat. Petani milenial dapat dengan cepat mengimplementasi berbagai paket inovasi dan teknologi pertanian dari hulu ke hilir. Seperti di Kampung Koya Barat ini ada anak muda yang bertani padi untuk benih. Kedepan kita harapkan dapat melakukan pengembangan usaha melalui akses KUR dari perbankan,” terang Kuntoro.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua, Badan Litbang Pertanian, Kementan, Martina Sri Lestari menambahkan BPTP Papua di tahun 2021 ini fokus menjalankan program Usaha Pengelolaan Benih Sumber. Program ini berjalan di daerah sentra produksi beras Papua yakni Merauke, Nabire, Kerom dan Kota Jayapura.

Baca Juga : Luar Biasa, Royalti Litbang Kementan Capai Rp4,6 Miliar

“Kuncinya agar Papua ini mandiri pangan adalah mandiri benih, sehingga kegiatan pendampingan pengembangan benih sumber ini menjadi kegiatan utama kami dan juga ada kegiatan pengembangan hilirisasi komoditas padi, kakao dan tanaman hortikultura,” ucap Martina.

Basri, salah seorang petani milenial Kampung Koya Barat binaan BPTP Papua mengungkapkan, hingga saat ini bersama 5 petani lainnya tengah melakukan budidaya padi untuk benih sumber seluas 10 hektar. Kegiatan ini mendapat mendampingan dari BPTP Papua sehingga perlakuanya dilakukan dengan optimal.

“Alhamdulillah produksinya 7 sampai 8 ton perhektar. Kalau untuk benih, didapat 4 ton perhektar. Benih yang kita kembangkan Inpari 30, Inpari 32 dan Siliwangi. Harga gabah kering giling Rp 7 ribu per kilogram,” sebutnya.

Perlu diketahui, luas lahan budidaya padi untuk benih sumber di Kota Jayapura seluas 100 hektar. Hadir pada kunjungan Kepala Balai Karantina Pertanian Jayapura, Muhlis Natsir, Loka Veteriter Jayapura, Suryantana. (arm)

Tags: Kemandirian BenihKementanPapuaproduksi beras

Berita Terkait.

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Mendikdasmen Siapkan Pendidikan Gratis, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu di 2027

Jumat, 25 September 2026 - 02:41
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Dasco Sebut Komisi III DPR Bakal Dalami Temuan di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 - 22:07
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Nasional

Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 21:06
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Nasional

Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda

Kamis, 24 September 2026 - 20:05
Nasional

Miliki Ekosistem Gambut Tropis Terluas di Dunia, Mendiktisaintek: Perkuat Riset Pencegahan Kebakaran

Kamis, 24 September 2026 - 19:30
DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan
Nasional

DPR: Pendidikan Gratis Jangan Tinggalkan Madrasah dan PT Keagamaan

Kamis, 24 September 2026 - 19:15

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1026 shares
    Share 410 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.