• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Ini Cerita Kengerian Warga Afghanistan soal Situasi di Bandara Kabul

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 19 Agustus 2021 - 09:53
in Internasional
Warga berusaha memasuki Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/REUTERS/Stringer/foc

Warga berusaha memasuki Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, Senin (16/8/2021). Foto: Antara/REUTERS/Stringer/foc

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Masyarakat Afghanistan yang tiba di Jerman menceritakan pemandangan kacau serta mengerikan di bandara Kabul sebelum mereka dievakuasi ke tempat aman, serta menyatakan kekhawatiran atas kehidupan orang-orang terkasih yang mereka tinggalkan.

Pada saat berdiskusi tidak lama setelah mendarat di bandara Frankfurt pada Rabu (18/8) setelah penerbangan dari Tashkent, sejumlah laki-laki, perempuan, serta anak-anak menjelaskan mereka termasuk sedikit orang yang beruntung dievakuasi oleh tentara NATO setelah Afghanistan jatuh ke tangan Taliban lebih cepat dari perkiraan.

BacaJuga:

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

“Kita harus memaksa maju serta putra kecil saya jatuh dan saya takut, tetapi kita berhasil,” tutur seorang perempuan yang berbicara dalam bahasa Jerman, Kamis (19/8).

“Setelah itu seorang pria Amerika menunjukkan niat baik serta menyadari kalau kita benar- benar kelelahan. Ia mengambil paspor serta berkata kalau saya perlu memeriksa apakah ini asli. Setelah itu ia berkata baiklah, Kamu bisa masuk. Yang lain di belakang menangis serta berbaring di tanah. Menakutkan.”

Perempuan itu, putra, serta suaminya, berada di penerbangan pertama dari beberapa penerbangan yang dilakukan oleh Jerman untuk menyelamatkan para masyarakat Afghanistan yang berisiko dari gerilyawan Taliban karena mereka sudah bekerja untuk tentara-tentara NATO atau organisasi amal yang didanai Barat.

Seorang perempuan bercadar menyeka air mata, yang lain berbicara di telepon genggam serta para pria menangis disaat mereka memeluk anggota keluarga serta para warga Jerman teman-teman mereka yang datang menyambut.

Tidak satu pun dari sedikit orang yang berbicara kepada wartawan menyebutkan nama mereka ataupun apa yang telah mereka lakukan di Afghanistan. Di negara itu, banyak orang takut akan pembalasan berlangsung kepada para anggota keluarga yang mungkin tidak akan pernah mereka lihat lagi.

“Semua orang mau keluar,” tutur suami wanita itu, yang juga berbicara dalam bahasa Jerman sambil menggendong putra mereka.

“Tiap hari lebih buruk dari hari sebelumnya. Kita menyelamatkan diri kita sendiri namun kita tidak dapat melindungi keluarga kita.”

Kanselir Angela Merkel menjelaskan pada pertemuan Partai Demokrat Kristen pada Senin (16/8) kalau Jerman mungkin perlu memberikan suaka kepada sekitar 10.000 warga Afghanistan, yang bekerja untuk tentara Jerman serta badan-badan pembangunan, juga para aktivis hak asasi manusia serta pengacara.

Partai-partai oposisi di Jerman sudah mengkritik pemerintah karena gagal memprediksi jatuhnya Kabul ke tangan Taliban, dan atas apa yang mereka katakan sebagai petualangan militer yang gagal sejak 2001 yang menelan biaya miliaran euro serta nyawa 59 tentara Jerman.

Partai Alternatif untuk Jerman (AfD) sayap kanan sudah mendesak pemerintah untuk melembagakan moratorium permohonan suaka serta menjaga warga sipil Afghanistan di negara-negara tetangga, seperti Pakistan.

Di bandara Frankfurt, seseorang pemuda Afghanistan yang mengenakan jaket merah serta putih berdialog mengenai kegembiraannya berada di Jerman.

“Sangat takut karena semua keluarga saya masih ada di sana. Tidak mudah untuk meninggalkan mereka serta datang ke sini. Sebagian dari diri saya masih ada di sana. Saya sangat terharu tetapi sebaliknya saya baik- baik saja, terima kasih Tuhan,” tutur ia.

Sementara itu, seorang gadis kecil yang berdiri bersama orang tuanya berkata dalam bahasa Jerman bahwa” ketika tentara melepaskan tembakan, itu tidak baik karena semua orang ketakutan serta mulai berteriak.” (Mg2)

Tags: afghanistanBandara KabulnatoTaliban

Berita Terkait.

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa
Internasional

DPD RI Dorong Pengakuan Masyarakat Adat Papua Tak Berhenti di Jenewa

Minggu, 27 September 2026 - 22:06
Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua
Internasional

Kecam Narasi Pidato PM Kepulauan Solomon di PBB, Komisi I Tawarkan 3 Pilar Solusi Strategis untuk Papua

Minggu, 27 September 2026 - 19:04
Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Internasional

Pengamat: Indonesia Konsisten Perjuangkan Kemerdekaan Palestina

Minggu, 27 September 2026 - 18:05
abbas
Internasional

Mahmoud Abbas di Majelis Umum PBB: Kebijakan Israel Ancam Keberadaan Warga Palestina

Jumat, 25 September 2026 - 15:52
masoud
Internasional

Sambil Pamerkan Foto Korban Perang di PBB, Presiden Iran Sebut AS-Israel Pelaku Teror

Kamis, 24 September 2026 - 13:47
haji
Internasional

Konflik Saudi-Houthi Memanas, Komnas Haji: Keselamatan Jemaah Umrah Diutamakan

Senin, 21 September 2026 - 20:02

OLAHRAGA

Rahmat-Erwin-Abdullah
Olahraga

Pecahkan Rekor Dunia, Rahmat Erwin Sumbang Emas Kedua Indonesia di Asian Games 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Minggu, 27 September 2026 - 09:41

​INDOPOSCO.ID - Cabang olahraga (cabor) angkat besi kembali mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga bergengsi se-Asia. Lifter andalan Indonesia, Rahmat...

SelengkapnyaDetails
Karate

FORTIS Series-II 2026 Siapkan 231 Kelas, Bidik 1.750 Atlet Karate

Sabtu, 26 September 2026 - 22:12
Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Sabtu, 26 September 2026 - 13:09
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3897 shares
    Share 1559 Tweet 974
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1024 shares
    Share 410 Tweet 256
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1007 shares
    Share 403 Tweet 252
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    883 shares
    Share 353 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.