• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Beredar Video Mahasiswa Minta Copot Kapolda Banten Soal Kelestarian Baduy

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 19 Juli 2021 - 15:27
in Nusantara
Tangkapan layar video mahasiswa berdurasi dua menit 43 detik. Foto: Ist

Tangkapan layar video mahasiswa berdurasi dua menit 43 detik. Foto: Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Video berdurasi dua menit 43 detik, yang memperlihatkan orasi mahasiswa meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto, karena dinilai tidak mampu melindungi atau menjaga kelestarian adat suku Baduy di Kabupaten Lebak, Banten.

Video itu dibuat pada 14 Juli 2021. Dalam isinya, sejumlah mahasiswa duduk di bangku dan membacakan tuntutan dengan suara lantang mengecam kerusakan alam di suku Baduy. Selain itu, mereka juga membentangkan karton yang bertuliskan kecaman.

BacaJuga:

MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara Sukses Digelar, Kubu Raya Rebut Gelar Juara Umum

Kebakaran Meluas, Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Total

Berpusat di Darat, Gempa Bumi Dangkal Getarkan Wilayah Pati di Jawa Tengah

Para mahasiwa itu menamakan dirinya sebagai aliansi mahasiswa penjaga kelestarian alam dan budaya. Mereka berasal dari delapan perguruan tinggi, yakni Universitas Jakarta, Universitas Islam Jakarta, Universitas Jayabaya, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Azzahra, Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang, Universitas Ibn Khaldun, dan Universitas Trisakti.

Ada empat tuntutan yang disampaikan. Pertama, mendesak Jendral Listiyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolda Banten karena tidak mampu menjaga kelestarian alam suku Baduy. Kedua, usut tuntas aktor intelektual dibalik penambangan liar di Taman Nasional Gunung Halimun Salak dan Gunung Liman yang berada di wilayah Polda Banten.

Ketiga, Usut tuntas penggunaan mercuri yang ilegal karena dianggap telah melanggar Undang-undang Nomor 11/2017 tentang pengesahan Minamata Convention On Mercury yang berdampak pada ekosistem tanah dan kesehatan setempat. Keempat, mendukung adat suku Baduy untuk menjaga kelestarian alam dan budaya, serta menolak oknum yang mengkapitalisasi tanah adat serta budaya di Banten.

“Tolak eksploitasi taman nasional dan tanah adat, save ekosistem tanah dan masyarakat adat, sawe tanah adat suku Baduy,” katanya.

Menanggapi video itu, Jaro Pamarentah, Jaro Saija merasa keberatan dengan pernyataan mahasiswa tersebut. Alasannya, Gunung Liman yang berada di luar ulayat Baduy sudah tertib dari penambang liar.

“Kami tidak suka dan kalau bicara pak Kapolda, jangan bawa nama Baduy. Untuk Gunung Liman itu sudah aman, tertib dan tidak yang melakukan lagi (penambang liar, red). soalnya kami sering kontrol bersama Kapolsek Cirinten, Kapolsek Leuwidamar, itu sudah aman.,” tegasnya, Senin (19/7/2021).

Pendamping Komunikasi Adat Baduy, Uday Suhada menambahkan, video yang dilontarkan para mahasiswa itu tidak berdasar. Jika tidak tahu dengan kondisi sebenarnya, disarankan tidak berbicara sembarangan.

“Statement mereka tidak berdasar. Menyebut di Tanah Ulayat Baduy terjadi kerusakan, itu ngaco. Kalau tidak tau, jangan asal bicara. Apalagi dikaitkan dengan Kapolda Banten yang dianggap tidak mampu menjaga kelestarian alam di Baduy, dimana korelasinya?” tandasnya.

Ia menduga statement yang dilontarkan mahasiswa tidak menunjukkan ciri khas statement dari kalangan akademik, bahkan dapat mengandung fitnah. Atas dasar itu, Uday meminta para mahasiswa itu meminta maaf ke lembaga adat Baduy. “Jangan sampai para tokoh adat marah. Sebaiknya minta maaf ke Lembaga Adat Baduy atas kegaduhan yang mereka buat itu,” tegasnya. (son)

Tags: alamBaduyBantenkerusakan

Berita Terkait.

mtq
Nusantara

MTQ ke-34 Kalbar di Kayong Utara Sukses Digelar, Kubu Raya Rebut Gelar Juara Umum

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:19
Karhutla
Nusantara

Kebakaran Meluas, Seluruh Pintu Masuk Wisata Bromo Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02
Gempa-Jateng
Nusantara

Berpusat di Darat, Gempa Bumi Dangkal Getarkan Wilayah Pati di Jawa Tengah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 08:30
Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara
Nusantara

Kebakaran Gunung Bromo Belum Padam, Tim Gabungan Fokus Pemadaman Udara

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:10
Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten
Nusantara

Belajar dari Keterbatasan Pribadi di Masa Lampau, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak-anak di Banten

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:32
Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel
Nusantara

Dikenakan Tunggaan Listrik Miliaran Rupiah, Pabrik di Serang Gugat PLN ke PN Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:05

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2463 shares
    Share 985 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2198 shares
    Share 879 Tweet 550
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1995 shares
    Share 798 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.