• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Indef Sebut Rencana Kenaikan PPN Sembako Hanya Bebani Rakyat

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 10 Juni 2021 - 23:12
in Ekonomi
bahan pangan

Ilustrasi. Sejumlah kebutuhan bahan pokok masyarakat. Foto: Antara/Azmi Samsul Maarif

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Rencana pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditolak keras oleh Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Pasalnya, kebijakan itu dinilai hanya akan membebani masyarakat menengah ke bawah.

Pengamat Indef Nailul Huda mengatakan, rencana pemerintah menaikkan PPN terhadap sembilan kebutuhan pokok (Sembako), sama saja sedang mempertontonkan ketidakadilan. Mengingat, masyarakat saat ini masih banyak yang kesulitan untuk menyambung hidupnya. Ditambah, tidak sedikit yang kehilangan pendapatan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi.

BacaJuga:

Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

Beragam Pilihan untuk Keluarga, The all-new Carens Raih Penghargaan di GIIAS 2026

Catatan Wuling di GIIAS 2026: 3.290 SPK dan 2 Penghargaan

“Pemerintah sedang mempertontonkan semacam ketidakadilan. Karena berbicara pajak bicara keadilan. Pengembangan pajak diberi pengampunan pajak, tapi di satu sisi masyarakat yang notabene membutuhkan sembako terutama kelas menengah ke bawah diberikan PPN,” katanya saat dihubungi, Kamis (10/6/2021).

Ia menegaskan, pemberlakukan PPN terhadap sembako merupakan kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Pihaknya menilai, kebijakan itu akan berdampak panjang pada inflasi. Bahkan, diprediksi akan ada warga miskin baru.

Sebab ketika harga sembako naik, maka pembelian masyarakat terhadap kebutuhannya akan menurun. Seharusnya di situasi pandemi seperti ini, pemerintah mendorong subsidi agar perputaran ekonomi semakin stabil.

“Ketika daya beli turun menciptakan kemiskinan kita naik. Yang tadinya tidak miskin jadi miskin. Di tengah pandemi perencanaannya saja tidak bijak, apalagi diterapkan,” tuturnya.

Nailul paham betul bahwa saat ini pemerintah sedang membutuhkan dana untuk pembangunan. Maka solusinya, pemerintah harus hemat dalam membuat perencanaan, seperti memangkas uang perjalanan dinas. Kemudian, pemerintah dapat menagih pajak macet dari perusahaan-perusahaan raksasa. Sebab selama ini, mereka sudah diberikan kebijakan tidak bayar pajak sepenuhnya.

“Saya harapkan justru tidak diterapkan. Langkah ini untuk menarik perpajakan. Kenapa Indonesia butuh uang, tentu untuk membiayai pembangunan di APBN. Yang dilakukan butuh uang, jangan ditarik masyarakat miskin, tapi serapan dari program. Kalau perlu pengentasan anggaran bisa dilakukan,” terangnya. (son)

Tags: IndefPajak Sembakoppn

Berita Terkait.

pdsi
Ekonomi

Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:17
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Beragam Pilihan untuk Keluarga, The all-new Carens Raih Penghargaan di GIIAS 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:03
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Catatan Wuling di GIIAS 2026: 3.290 SPK dan 2 Penghargaan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:02
Pemerintah Siapkan 3 Skema Dukung Pembayaran PPPK, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan
Ekonomi

Ojol Masuk Kategori Usaha Mikro, Pemerintah Siapkan Segudang Manfaat

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:30
Wamendagri Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Ekonomi

Perkuat Pendidikan Vokasi, AHBI Bekali Siswa dengan Teknologi Terkini Sepeda Motor Honda

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:03
Wamendagri Dukung Penguatan Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Ekonomi

ETF Emas Resmi Meluncur di BEI, Pegadaian Satu-satunya Bullion Bank Underlying Provider ETF Emas di Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:20

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2465 shares
    Share 986 Tweet 616
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2204 shares
    Share 882 Tweet 551
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1997 shares
    Share 799 Tweet 499
  • Bea Cukai Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Motor Harley-Davidson Bekas Asal Tiongkok

    1379 shares
    Share 552 Tweet 345
  • Honda Scoopy Modifikasi Jadi Magnet di Jakarta Sneakers Day 2026, Booth Honda Sedot Ratusan Pengunjung

    1279 shares
    Share 512 Tweet 320
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.