• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Revitalisasi Industri Tekstil, Akademisi Soroti Teknologi dan Produktivitas

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 14:47
in Ekonomi
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama Chief Executive (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani (tengah), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri), dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Donny Oskaria, dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih lainnya yang membahas industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (22/9/2026). Foto: Istimewa

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama Chief Executive (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani (tengah), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri), dan Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Donny Oskaria, dan jajaran Menteri Kabinet Merah Putih lainnya yang membahas industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (22/9/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap revitalisasi industri tekstil nasional mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Langkah tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan Indonesia untuk memperkuat sektor manufaktur, meningkatkan daya saing industri, memperluas kesempatan kerja, sekaligus memperkuat kapasitas produksi nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Dr. Sarlina Sari, S.E., M.S.Ak., akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap industri tekstil perlu ditempatkan dalam perspektif yang lebih luas, yakni sebagai bagian dari strategi memperkuat fondasi industri nasional.

BacaJuga:

TransNusa Perkuat Ketepatan Waktu Penerbangan Lewat Teknologi Skywise

Kelola 58 Rig, Pertamina Drilling Bidik National Champion Well Construction

Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

“Industri tekstil memiliki posisi penting dalam perjalanan industrialisasi Indonesia. Selain berkontribusi terhadap kegiatan produksi dan ekspor, sektor ini memiliki keterkaitan dengan penyerapan tenaga kerja, industri pendukung, serta aktivitas ekonomi di berbagai daerah,” ujar Dr. Sarlina dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Namun, dalam perkembangannya, industri tekstil nasional menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan global, perubahan rantai pasok, tekanan biaya produksi, perubahan permintaan pasar, hingga kebutuhan modernisasi mesin dan teknologi.

Dalam situasi tersebut, perhatian Presiden Prabowo terhadap revitalisasi industri tekstil dinilai menjadi salah satu langkah yang dapat mendorong transformasi sektor manufaktur nasional.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dalam mendukung investasi dan penguatan industri strategis nasional.

Dr. Sarlina, yang merupakan lulusan program Doktor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), menilai investasi terhadap industri tekstil tidak cukup hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Menurutnya, investasi perlu menghasilkan peningkatan produktivitas, efisiensi, kualitas produk, inovasi teknologi, serta kemampuan industri dalam menembus pasar global.

Karena itu, Sarlina turut mengapresiasi perhatian Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Perkasa Roeslani terhadap agenda investasi dan penguatan sektor industri nasional.

“Danantara memiliki posisi strategis dalam mendorong investasi jangka panjang yang dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia. Dukungan terhadap industri tekstil akan semakin berarti apabila diarahkan pada modernisasi teknologi, penguatan rantai pasok, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pengembangan pasar ekspor,” katanya.

Sarlina menegaskan, investasi pada industri tekstil harus menghasilkan nilai tambah yang nyata. Ukurannya, kata dia, bukan hanya besarnya dana yang masuk, tetapi juga peningkatan produktivitas, efisiensi, kualitas, ekspor, penyerapan tenaga kerja, dan keberlanjutan industri.

Secara historis, industri tekstil pernah menjadi salah satu sektor penting dalam perkembangan manufaktur Indonesia. Karena itu, revitalisasi industri tekstil saat ini dapat menjadi momentum untuk membangun kembali kekuatan sektor tersebut dengan pendekatan yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Ia juga mengungkapkan bahwa tantangan industri tekstil saat ini tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan jangka pendek. Diperlukan transformasi menyeluruh yang mencakup teknologi, sumber daya manusia, tata kelola, pembiayaan, rantai pasok, inovasi, serta akses pasar.

“Industri tekstil Indonesia perlu bergerak menuju industri yang lebih produktif, berbasis teknologi, inovatif, efisien, dan memiliki daya saing global,” jelasnya.

Selain aspek investasi dan modernisasi, Sarlina menekankan pentingnya tata kelola dan akuntabilitas dalam setiap investasi berskala besar.

Menurutnya, setiap investasi harus disertai indikator kinerja yang jelas agar dampaknya dapat diukur secara transparan. Keberhasilan revitalisasi industri tekstil nantinya tidak hanya dapat dilihat dari meningkatnya kapasitas produksi, tetapi juga dari dampaknya terhadap perekonomian secara lebih luas.

Indikator tersebut antara lain peningkatan produktivitas industri, penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, penguatan industri pendukung, peningkatan daya saing produk nasional, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Sinergi antara pemerintah, Danantara, pelaku industri, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam memastikan agenda revitalisasi berjalan secara berkelanjutan,” ucap Sarlina.

Menurut dia, momentum revitalisasi perlu dimanfaatkan untuk membangun industri tekstil nasional dengan fondasi yang lebih kuat. Dengan investasi yang tepat sasaran, tata kelola yang baik, modernisasi teknologi, dan orientasi pada peningkatan produktivitas, industri tekstil dapat kembali menjadi salah satu bagian penting dari kekuatan manufaktur Indonesia.

Perhatian Presiden Prabowo dan langkah Danantara tersebut, lanjut Sarlina, pada akhirnya menjadi bagian dari agenda yang lebih luas untuk memperkuat struktur industri nasional.

“Tantangannya adalah memastikan kebijakan dan investasi yang dirancang dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kapasitas industri, daya saing, ekspor, serta manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya.

Bagi kalangan akademisi, langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya menempatkan industri tekstil bukan hanya sebagai sektor yang menghadapi persoalan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem manufaktur yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan melalui inovasi, teknologi, investasi, dan penguatan sumber daya manusia.(rmn)

Tags: BPI DanantaraIndustri TekstilSarlina SariUBSI

Berita Terkait.

transnusa
Ekonomi

TransNusa Perkuat Ketepatan Waktu Penerbangan Lewat Teknologi Skywise

Sabtu, 26 September 2026 - 17:56
Guruh Soekarnoputra Wafat, Hendrawan: Beliau Tajam Menganalisis dan Berjiwa Seni Tinggi
Ekonomi

Kelola 58 Rig, Pertamina Drilling Bidik National Champion Well Construction

Sabtu, 26 September 2026 - 17:34
Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans
Ekonomi

Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

Sabtu, 26 September 2026 - 16:36
Ubah Limbah Sawit Jadi Energi, PLN Nusantara Power Raih Penghargaan ASEAN
Ekonomi

Ubah Limbah Sawit Jadi Energi, PLN Nusantara Power Raih Penghargaan ASEAN

Sabtu, 26 September 2026 - 15:08
Perkuat Reformasi, Produk Hukum Daerah Wajib Sejalan dengan Prioritas Nasional
Ekonomi

Tenun dan Songket UMK Binaan Pertamina Unjuk Produk di Kriyanusa 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 13:40
Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026
Ekonomi

Perkuat Layanan Nasabah, Pegadaian Borong 10 Penghargaan TBCCI 2026

Sabtu, 26 September 2026 - 11:28

OLAHRAGA

Jadi Tersangka Korupsi, Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa Disita Polri
Olahraga

Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

Editor Ali Rachman
Sabtu, 26 September 2026 - 13:09

INDOPOSCO.ID - Kabar membanggakan datang dari panggung sepak bola usia dini Tanah Air. Arfa Senopati Ibrahim, pesepak bola muda asal...

SelengkapnyaDetails
Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Reaksi Ole Romeny Usai Indonesia Tekuk Singapura di FIFA ASEAN Cup

Sabtu, 26 September 2026 - 11:10
laga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Jumat, 25 September 2026 - 17:36
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    2761 shares
    Share 1104 Tweet 690
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1005 shares
    Share 402 Tweet 251
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    987 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.