INDOPOSCO.ID – Geliat ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mendapat tambahan energi dari hadirnya usaha transportasi pariwisata yang dirintis pengusaha muda lokal.
PT Sakroni Trans Indonesia (STI) resmi meluncurkan armada bus pariwisata melalui Grand Opening dan Tasyakuran PO Sa’roni Trans Indonesia di Garasi STI, Karanggede, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (25/9/2026).
Peresmian tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana bersama Direktur PT Sakroni Trans Indonesia Fadhiya Luthfiani. Acara dikemas dengan perpaduan kegiatan seni budaya dan keagamaan yang melibatkan masyarakat setempat.
Rangkaian acara diisi ceramah agama oleh KH Fathurrohman Thohir dari Semarang serta pagelaran wayang kulit oleh Ki Dalang Ulinnuha asal Cilacap. Kegiatan tersebut turut dimeriahkan sejumlah bintang tamu, di antaranya Lala Athila, Eka Uget-Uget, dan Gareng Widi.
Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana mengapresiasi keberanian dan komitmen pengusaha muda Boyolali yang mendirikan usaha transportasi pariwisata di wilayah Karanggede.
Menurutnya, kehadiran investasi lokal di sektor transportasi pariwisata berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi daerah sekaligus mendukung konektivitas menuju berbagai destinasi wisata.
“Kehadiran PO Sa’roni Trans Indonesia ini menjadi angin segar bagi konektivitas dan perkembangan industri pariwisata, khususnya di Kabupaten Boyolali. Kami sangat bangga dan mengapresiasi inisiatif pengusaha muda yang tidak hanya menghadirkan armada transportasi berkualitas tinggi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta memberdayakan potensi ekonomi warga sekitar,” ujar Dwi Fajar.
Ia berharap STI dapat ikut mempromosikan destinasi wisata unggulan Boyolali kepada masyarakat yang lebih luas. Selain itu, aspek keselamatan dan kualitas pelayanan diharapkan menjadi perhatian utama dalam pengoperasian armada bus pariwisata.
Direktur PT Sakroni Trans Indonesia, Fadhiya Luthfiani, mengatakan acara tasyakuran sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat dan meminta doa restu atas dimulainya usaha tersebut.
“Tujuan utamanya yang pasti karena kami perusahaan baru, kami ingin lebih dikenal oleh masyarakat dan kulo nuwun (permisi) dengan warga sekitar. Harapannya ke depan usaha kami dapat berkembang lebih baik dan membawa kebaikan bersama,” tuturnya.
Menurut Fadhiya, STI mengedepankan kualitas armada dan pelayanan sebagai bagian dari strategi perusahaan memasuki bisnis transportasi pariwisata.
Seluruh armada bus pariwisata PO Sa’roni Trans Indonesia menggunakan sasis Mercedes-Benz keluaran 2026 yang dirakit dengan karoseri modern. Armada tersebut juga dilengkapi fasilitas yang ditujukan untuk mendukung kenyamanan penumpang selama perjalanan.
“Keunggulan kami terletak pada kualitas armada yang seluruhnya baru, menggunakan sasis Mercedes-Benz tahun 2026 dan baru keluar dari karoseri. Fasilitas di dalamnya terawat dengan baik, ditunjang dengan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi kenyamanan seluruh penumpang,” jelas Fadhiya.
Kehadiran PO Sa’roni Trans Indonesia diharapkan dapat menambah pilihan layanan transportasi pariwisata bagi masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru di Karanggede dan Kabupaten Boyolali.
Dengan menggabungkan investasi usaha, penyediaan lapangan kerja, serta dukungan terhadap mobilitas wisatawan, STI menargetkan bisnis barunya dapat tumbuh bersama masyarakat dan ikut mengambil bagian dalam perkembangan sektor pariwisata di Boyolali.(srv)















