• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dianugerahi Doktor Kehormatan IPB, Doni Monardo Terharu

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 27 Maret 2021 - 23:32
in Nasional
indoposco

Letjen TNI Doni Monardo menahan haru saat menyampaikan pidato ilmiah pada penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari IPB di Gedung Graha Widya Wisuda IPB University, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/3/2021). Foto : Antara/Andi Firdaus.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Danjen Kopassus, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo menahan haru saat menyampaikan pidato ilmiah pada penganugerahan gelar Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pidato ilmiah yang disampaikan Doni berjudul ‘Model Tata Kelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan’ yang dibacakan di Gedung Graha Widya Wisuda IPB University serta disiarkan secara langsung melalui YouTube TV IPB, Sabtu (27/3/2021).

BacaJuga:

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

“Saya akan mempertanggungjawabkan penghargaan dan kepercayaan yang diberikan oleh IPB ini. Gelar Doktor Kehormatan ini menjadi energi baru bagi saya terus konsisten membantu menyelamatkan lingkungan dan sumber daya alam Indonesia,” ujar Doni seraya tertunduk menahan rasa haru.

Dalam pidato ilmiah tersebut Doni menceritakan perjalanan kariernya sebagai seorang prajurit TNI yang senantiasa memberikan kontribusi pengembangan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan.

Kontribusi tersebut dilakukan Doni dalam berbagai penugasan, mulai saat bertugas di Aceh, Danrem 061/Surya Kencana Bogor, Danjen Kopasus, Pangdam XVI/Pattimura, Pangdam III/Siliwangi, Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Sesjen Wantannas) hingga kini Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Pengalaman Doni Monardo selama berlatih di hutan serta penugasan operasi militer mendorong kecintaanya terhadap berbagai jenis pohon.

Hal itu dibuktikan dengan kegiatan menanam pohon di Brigade Infantri Para Raider III/Tri Budi Sakti, Kariango Sulawesi Selatan, hingga meluas ke berbagai daerah di Indonesia.

Doni mengembangkan kebon bibit di Rancamaya, Bogor, Jawa Barat dengan menanam 100 ribu bibit tanaman trembesi hingga berlanjut ke Jakarta, Cianjur dan Sukabumi serta Kota Kudus, Jawa Tengah.

Doni menginisiasi pendirian Paguyuban Budidaya Trembesi (Budiasih) di Sentul, Bogor, Jawa Barat yang kini memproduksi lebih dari 20 juta pohon, termasuk tanaman langka yang dibagikan ke berbagai daerah termasuk Timor Leste. Saat mengemban tugas sebagai Pangdam XVI/Pattimura, Doni menangani kerusakan ekosistem lingkungan akibat limbah merkuri dari penambangan emas liar di Gunung Botak, Maluku.

“Sampai akhirnya Gunung Botak berhasil ditutup pada tanggal 14 November 2015 berkat kerja sama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan, Pemda, Polda, masyarakat dan teman media,” katanya dilansir Antara.

Kiprah lainnya adalah mendamaikan konflik melalui program Emas Hijau dan Emas Biru dengan strategi menyeimbangkan pendekatan kesejahteraan dan keamanan.

“Masalah kesejahteraan dapat berdampak pada ketidakstabilan sosial dan keamanan. Inilah yang menjadi salah satu akar konflik berkepanjangan di Maluku,” katanya.

Program Emas Hijau dan Emas Biru adalah upaya memangkas ketimpangan sosial sehingga berhasil merajut kembali rasa persaudaraan Pela dan Gandong di Maluku.

Saat menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi, Doni kembali berkiprah dalam program penanggulangan Sungai Citarum yang saat itu dikenal sebagai sungai terkotor di dunia.

Prajurit Pangdam III/Siliwangi bersama masyarakat Jawa Barat menggagas kegiatan bertajuk Citarum Harum sebagai upaya penuntasan kerusakan ekosistem sungai. (aro)

Tags: bnpbdoktorDoni Monardoipb

Berita Terkait.

Aher
Nasional

Aher Dukung E-Learning ASN Berintegritas, Perkuat Budaya Antikorupsi dan Profesionalisme Aparatur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:04
Ribka-Haluk
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Jayapura

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:03
Pelantikan
Nasional

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32
TP-PKK
Nasional

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Biak Cintai Tanah Air Lewat Pemanfaatan Potensi Wisata Bahari*

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:12
Abdul-Mu'ti
Nasional

Lantik 17 Kepala Sekolah Perdana SNT, Mendikdasmen: Siap Cetak Talenta Unggul Indonesia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:02
Wamendagri
Nasional

Wujudkan Pembangunan Berkeadilan Ekologis, Wamendagri Bima Dorong Legislator Daerah Perkuat Kepemimpinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:41

BERITA POPULER

  • Erick-Thohir

    PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2129 shares
    Share 852 Tweet 532
  • Erick Thohir Angkat Suara Soal John Herdman Usai Indonesia Dibekuk Vietnam

    1983 shares
    Share 793 Tweet 496
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    2111 shares
    Share 844 Tweet 528
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    2540 shares
    Share 1016 Tweet 635
  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    1434 shares
    Share 574 Tweet 359
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.