• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

3 Sektor Unggulan NTT Jadi Fokus FCE 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Global

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 5 Oktober 2026 - 12:22
in Ekonomi
ntt

FCE 2026 menjadi momentum strategis untuk mendorong produk unggulan UMKM NTT naik kelas, memperluas akses pasar, dan menembus pasar nasional hingga global. Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menilai Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 dapat menjadi wadah strategis untuk mendorong produk-produk lokal Nusa Tenggara Timur (NTT) menembus pasar yang lebih luas. Ajang tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha agar pertumbuhan UMKM di daerah berlangsung secara berkelanjutan.

Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Reghi Perdana mengatakan, penyelenggaraan FCE tidak sekadar menjadi etalase bagi produk kreatif daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan FCE 2026 di Lippo Plaza Kupang, Sabtu (3/10/2026).

BacaJuga:

Geopolitik Memanas, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Awal Pekan

Suzuki dan Susi Air Tanam 1.500 Mangrove, Rawat Pesisir Pangandaran

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

FCE 2026 berlangsung selama tiga hari, yakni 2–4 Oktober 2026. Mengusung konsep yang mempertemukan karya, pengetahuan, pasar, teknologi, dan kepedulian, kegiatan ini diarahkan untuk membuka lebih banyak peluang bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian NTT.

Tiga sektor unggulan menjadi fokus utama FCE tahun ini, yaitu kopi, wastra, serta produk makanan dan minuman olahan. Selain pameran, para pelaku usaha juga mendapatkan kesempatan meningkatkan kapasitas melalui masterclass, talkshow, dan kompetisi, serta memperluas jejaring melalui business matching, konsultasi ekspor, hingga akses konsultasi pembiayaan dari perbankan.

Penyelenggaraan FCE 2026 merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia Provinsi NTT, Pemerintah Provinsi NTT, dan sejumlah pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas UMKM, mendorong hilirisasi dan peningkatan transaksi, sekaligus membuka akses yang lebih besar bagi produk unggulan NTT untuk bersaing di pasar nasional hingga internasional.

Pembukaan FCE 2026 turut dihadiri Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni, para bupati dan wali kota se-NTT, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan NTT memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat beragam, mulai dari tenun dan kopi hingga kuliner. Berbagai produk tersebut tidak hanya menjadi bagian dari identitas Flobamorata, tetapi juga menyimpan potensi ekonomi yang besar.

“Potensi tersebut perlu dikelola secara optimal agar mampu membuka lebih banyak peluang ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi kesejahteraan masyarakat NTT,” kata Melki.

Sementara itu, Gubernur BI Destry Damayanti menekankan bahwa pengembangan produk unggulan daerah merupakan bagian penting dalam membangun perekonomian NTT. Keberagaman produk yang ditampilkan dalam FCE tidak hanya menunjukkan kekayaan komoditas daerah, tetapi juga mencerminkan besarnya potensi ekonomi NTT secara keseluruhan.

Destry turut menyoroti pentingnya peningkatan kualitas produk yang diikuti dengan perlindungan hak kekayaan intelektual, khususnya terhadap karya-karya lokal seperti tenun. Langkah tersebut diperlukan agar kekayaan intelektual masyarakat terlindungi sekaligus memiliki nilai ekonomi yang semakin tinggi dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Pandangan tersebut sejalan dengan perhatian Kementerian UMKM untuk memastikan produk yang dihasilkan pengusaha UMKM memiliki jalur yang jelas menuju pasar.

Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Reghi Perdana mengatakan, peningkatan kapasitas produksi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membaca kebutuhan konsumen, memenuhi standar kualitas, serta membangun hubungan yang berkelanjutan dengan pembeli dan mitra usaha.

Reghi mengapresiasi Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT yang menghadirkan FCE sebagai ruang kolaborasi untuk mempertemukan pengusaha UMKM dengan konsumen, pembeli, mitra usaha, lembaga pembiayaan, serta berbagai unsur dalam ekosistem usaha.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT yang telah menghadirkan FCE. Kegiatan seperti ini penting karena memberikan ruang kepada UMKM untuk memperkenalkan produknya sekaligus bertemu langsung dengan konsumen, buyer, dan calon mitra usaha,” kata Reghi.

Menurut Reghi, pengembangan UMKM tidak cukup hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi. Produk yang semakin berkualitas harus diikuti dengan akses pasar yang mampu menciptakan permintaan dan menyerap produk secara berkelanjutan.

“Kita ingin UMKM tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga mampu membaca kebutuhan pasar, menghasilkan produk yang berkualitas, dan terhubung dengan rantai pasok. Karena itu, akses pasar harus menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM,” tuturnya.

Reghi menambahkan, terbukanya akses terhadap pembeli, pembiayaan, ekspor, dan rantai pasok menjadi penting agar peningkatan kualitas produk dapat berujung pada transaksi dan pertumbuhan usaha.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan, Kementerian UMKM berharap semakin banyak produk UMKM NTT yang mampu memenuhi standar dan kebutuhan konsumen, masuk ke rantai pasok yang lebih luas, serta memiliki daya saing di pasar nasional maupun global. (her)

Tags: FCE 2026nttPasar NasionalUMKM

Berita Terkait.

uang
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Awal Pekan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:12
sis
Ekonomi

Suzuki dan Susi Air Tanam 1.500 Mangrove, Rawat Pesisir Pangandaran

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:10
qonhar
Ekonomi

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:39
fgd
Ekonomi

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28

OLAHRAGA

bolaa
Olahraga

Final FIFA ASEAN Cup: Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Indonesia vs Thailand di GBK

Editor Ali Rachman
Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24

INDOPOSCO.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiapkan pengamanan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia kontra...

SelengkapnyaDetails
asian

Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Ungkap Kunci Sukses Tim Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:32
diks

Kevin Diks Ungkap Modal Garuda Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:21
squad

Indonesia vs Thailand: Herdman Tantang Garuda Putus Kutukan Final

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:11
bola

Final FIFA ASEAN Cup: Rekor Head to Head Indonesia vs Thailand

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:37

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3899 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2667 shares
    Share 1067 Tweet 667
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1140 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.