INDOPOSCO.ID – Timnas Indonesia akan berlaga melawan Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam WIB. Berikut ulasan rekor pertemuan kedua tim jelang duel sengit di Asia Tenggara tersebut.
Secara rekor head-to-head, Thailand unggul atas Indonesia. Rekor dari 35 pertandingan terakhir mencatat Thailand meraih 19 kemenangan, Indonesia 13 kali menang, dan tiga laga selebihnya berakhir imbang.
Namun, catatan statistik tersebut tidak serta-merta menentukan hasil pertandingan di SUGBK. Indonesia melaju ke final dengan status juara Grup A, sementara Thailand memastikan tempat di partai puncak usai menguasai Grup B.
Rivalitas kedua negara juga terlihat dalam perjalanan satu dekade terakhir. Dari 10 pertemuan terakhir, Thailand meraih lima kemenangan, Indonesia dua kali menang, dan tiga pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Piala AFF 2022. Indonesia dan Thailand bermain imbang 1-1 pada 29 Desember 2022. Saat itu, Indonesia sempat memimpin melalui penalti Marc Klok, sebelum Sarach Yooyen mencetak gol penyama kedudukan untuk Thailand.
Indonesia dan Thailand telah beberapa kali bertemu dalam pertandingan penting. Salah satunya terjadi pada final Piala AFF 2016. Indonesia memenangkan leg pertama dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Bogor, melalui gol Rizky Pora dan Hansamu Yama.
Thailand kemudian membalas pada leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok. Dua gol Siroch Chatthong membawa Thailand menang 2-0 sekaligus membalikkan keadaan menjadi kemenangan agregat 3-2.
Skuad Garuda juga mencatat kemenangan atas Thailand pada fase grup Piala AFF 2010. Bermain di SUGBK, Indonesia bangkit setelah lebih dahulu tertinggal dari gol Suree Sukha. Bambang Pamungkas kemudian mencetak dua gol pada menit ke-82 dan 90+1 untuk memastikan kemenangan 2-1.
Setelah itu, Indonesia harus menunggu cukup lama untuk kembali mengalahkan Thailand. Dalam tujuh pertemuan berikutnya, Indonesia belum meraih kemenangan. Rangkaian tersebut termasuk kekalahan 0-4 pada leg pertama final Piala AFF 2020 serta kekalahan 0-3 pada Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Meski demikian, catatan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia mampu memberikan perlawanan sengit dalam laga bertensi tinggi. Menariknya, dua kemenangan yang diraih Garuda dalam 10 pertemuan terakhir seluruhnya tercipta saat bertindak sebagai tuan rumah.
Final FIFA ASEAN Cup kali ini memiliki konteks berbeda. Kedua tim membawa komposisi pemain dan pelatih yang berbeda dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Indonesia kini ditangani John Herdman, sedangkan Thailand berada di bawah arahan Anthony Hudson.
Kepastian langkah Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup diraih usai menang telak 9-2 atas Bangladesh. Skuad Garuda berhak bertengger di puncak klasemen Grup A berkat keunggulan produktivitas gol, yakni mencetak 11 gol berbanding 9 gol milik Malaysia.
Bek Timnas Indonesia Justin Hubner menyanjung daya juang rekan setimnya karena telah berjuang hingga akhir. Mereka mampu mencetak tiga gol pada babak kedua, dua di antaranya tercipta saat injury time.
“Saya sangat bangga dengan mentalitas dan karakter tim hingga final,” kata Justin Hubner melalui akun Instagram pribadinya @justinhubner5, Jakarta, Senin (5/10/2026). (dan)
















