• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Suzuki dan Susi Air Tanam 1.500 Mangrove, Rawat Pesisir Pangandaran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 5 Oktober 2026 - 10:10
in Ekonomi
sis

Penanaman 1.500 mangrove di pesisir Pangandaran turut menjaga kelestarian ekosistem. Foto: dokumen SIS

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir kembali dilakukan di Pangandaran, Jawa Barat. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama Pandu Laut Nusantara dan Susi Air menanam 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang, Pangandaran, pada Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari The Indonesian Coastal Greenbelt Project dengan mengusung tema “Menjaga Pesisir, Menjaga Masa Depan”. Program ini menjadi kelanjutan kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut Nusantara yang telah dimulai sejak 2024.

BacaJuga:

3 Sektor Unggulan NTT Jadi Fokus FCE 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Global

Geopolitik Memanas, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Awal Pekan

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Sebanyak 75 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari perwakilan Suzuki, Pandu Laut Nusantara, nelayan setempat, komunitas, serta perwakilan sejumlah institusi pendidikan.

Pelabuhan Cikidang dipilih sebagai lokasi penanaman karena memiliki peran penting sebagai salah satu sentra aktivitas perikanan masyarakat di Pangandaran. Kawasan pesisir di sisi selatan Pulau Jawa tersebut juga memiliki keanekaragaman hayati yang perlu dijaga keberlangsungannya.

Penanaman mangrove diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus menjadi salah satu langkah untuk mengurangi dampak abrasi yang mengancam kawasan pantai.

“Melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project, kami ingin mendorong kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penanaman mangrove, tetapi juga melibatkan masyarakat, agar dapat memahami manfaat mangrove bagi keberlangsungan lingkungan dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir,” ujar Strategic Planning Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Joshi Prasetya.

Tidak hanya melakukan penanaman, kegiatan tersebut juga memberikan edukasi kepada peserta mengenai pentingnya konservasi mangrove. Salah satunya melalui sesi Success Story Mangrove Conservation bersama Sugito, tokoh penggerak daerah sekaligus Ketua Rukun Nelayan (RN) Dusun Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran.

Dalam sesi tersebut, Sugito membagikan pengalaman masyarakat dalam mengembangkan kawasan konservasi mangrove di wilayahnya. Kawasan tersebut terus dirawat dan dikembangkan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik penanaman mangrove, mulai dari tahapan penanaman hingga berbagai hal yang perlu diperhatikan agar bibit dapat tumbuh dengan baik.

Setelah mendapatkan pembekalan, peserta kemudian melakukan penanaman secara langsung. Sebanyak 1.500 bibit mangrove jenis Rhizophora ditanam di kawasan Pelabuhan Cikidang.

Kolaborasi dalam menjaga ekosistem pesisir Pangandaran sendiri telah berlangsung selama beberapa tahun. Pandu Laut Nusantara menjadi salah satu mitra dalam berbagai kegiatan konservasi yang dilakukan di kawasan tersebut.

Chief of Operation PT ASI Pudjiastuti Aviation (Susi Air), Melinasary Amini, mengatakan kolaborasi Suzuki dan Pandu Laut di Pangandaran telah dimulai sejak 2024.

“Hingga saat ini, kita telah menanam 10.000 mangrove, terdiri dari 7.000 bakau pasir di Susi International Beach Strip dan 3.000 Rhizophora di Pantai Madasari,” ujar Melinasary.

Pada 2026, upaya tersebut kembali dilanjutkan melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project dengan penanaman 1.500 mangrove Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang.

“Melalui The Indonesian Coastal Greenbelt Project atau Proyek Sabuk Hijau Pesisir Indonesia, kita kembali melanjutkan upaya tersebut dengan penanaman 1.500 mangrove Rhizophora di kawasan Pelabuhan Cikidang. Mari kita turun bersama, menanam, merawat, dan memastikan apa yang kita mulai hari ini benar-benar tumbuh menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perusahaan, organisasi lingkungan, masyarakat, komunitas, dan institusi pendidikan dalam menjaga kawasan pesisir.

Melalui penanaman dan perawatan mangrove secara berkelanjutan, upaya menjaga ekosistem pesisir Pangandaran diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat pesisir, serta generasi mendatang. (srv)

Tags: mangrovepangandaranSusi Airsuzuki

Berita Terkait.

ntt
Ekonomi

3 Sektor Unggulan NTT Jadi Fokus FCE 2026, Bidik Pasar Nasional hingga Global

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:22
uang
Ekonomi

Geopolitik Memanas, Rupiah Diprediksi Bergerak Fluktuatif di Awal Pekan

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:12
qonhar
Ekonomi

Hilirisasi Nikel Ubah Wajah Ekonomi Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:39
fgd
Ekonomi

Bioetanol Kejar E20, Singkong-Jagung-Sorgum Disiapkan Jadi ‘Bensin’ Baru

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:24
Kabinet Makin Gemuk, Senator Tagih Bukti Efisiensi Prabowo
Ekonomi

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekan Geopolitik, Mendag: Itu Keberlangsungan Hidup

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04
Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 
Ekonomi

Mendag Tegaskan MFN WTO Harus Dipertahankan, Ini Alasannya 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:28

OLAHRAGA

bolaa
Olahraga

Final FIFA ASEAN Cup: Polisi Siapkan Pengamanan Ketat Indonesia vs Thailand di GBK

Editor Ali Rachman
Senin, 5 Oktober 2026 - 13:24

INDOPOSCO.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menyiapkan pengamanan laga final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Timnas Indonesia kontra...

SelengkapnyaDetails
asian

Tutup Asian Games dengan Rekor dan Sejarah, CdM Ungkap Kunci Sukses Tim Indonesia

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:32
diks

Kevin Diks Ungkap Modal Garuda Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:21
squad

Indonesia vs Thailand: Herdman Tantang Garuda Putus Kutukan Final

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:11
bola

Final FIFA ASEAN Cup: Rekor Head to Head Indonesia vs Thailand

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:37

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3899 shares
    Share 1560 Tweet 975
  • Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2669 shares
    Share 1068 Tweet 667
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1140 shares
    Share 456 Tweet 285
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    948 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Bukan Lartas, Kemendag Sebut Wajib Halal untuk Jaga Mutu dan Kepercayaan Konsumen

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.