• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Jokowi Mulai Bangun Jalur Politik Sendiri di PSI, Pisah dengan Prabowo?

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 11:32
in Politik
Presiden ke-7 RI Joko Widodo didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mendapat sambutan hangat dari masyarakat dalam kunjungannya di NTT pada akhir Agustus 2026 lalu/istimewa

Presiden ke-7 RI Joko Widodo didampingi Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali mendapat sambutan hangat dari masyarakat dalam kunjungannya di NTT pada akhir Agustus 2026 lalu/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Langkah Joko Widodo (Jokowi) bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dinilai bukan sekadar perpindahan kendaraan politik. Pengamat politik Hendri Satrio melihat keputusan Presiden ke-7 RI tersebut sebagai bagian dari upaya membangun jalur politik baru di tengah dinamika yang berkembang.

Meski demikian, pria yang akrab disapa Hensa itu belum melihat langkah tersebut sebagai tanda Jokowi benar-benar berpisah jalan dengan Presiden Prabowo Subianto.

BacaJuga:

Bukan Sekadar Lapas Cibinong, DPR Minta Pengawasan Ombudsman Diperkuat Secara Nasional

PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden

Revisi UU Pemilu Resmi Dimulai, Komisi II DPR Bentuk Panja

“Apakah kemudian ini tandanya dia pisah jalan dengan Prabowo? Saya tidak ingin mengatakan pisah jalan, tapi dia sedang membangun jalannya sendiri, jalannya yang baru,” kata Hensa dalam tayangan di kanal YouTube Hendri Satrio Official, dikutip pada Rabu (30/9/2026).

Menurut Hensa, keputusan Jokowi menunjukkan posisinya sebagai bagian dari PSI pada September 2026 tidak muncul dalam ruang politik yang kosong. Momentum tersebut beriringan dengan pembicaraan mengenai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

Situasi itu, menurut dia, dapat membuat Jokowi merasa ruang politiknya semakin terbatas.

“Kenapa Pak Jokowi kemudian mengumumkan September 2026 ini bahwa dia menjadi bagian dari PSI? Ini karena dia merasa terisolasi. Menurut catatan saya, dia merasa terisolasi, ditinggalkan,” jelas Hensa.

Dari titik itu, Hensa membaca kehadiran Jokowi di PSI sebagai pesan bahwa dirinya masih memiliki kendaraan politik yang bisa digunakan untuk membangun kekuatan.

“Dia merasa ingin dilihat sebagai kekuatan baru yang tidak bisa dianggap remeh. Oke, lu bisa mengisolasi gue, tidak ikutan bicarakan threshold, tapi jangan meremehkan saya. Saya punya kendaraan, dan ini bisa jadi kekuatan baru,” ujarnya.

Namun, Hensa tidak serta-merta menganggap kehadiran Jokowi akan membuat PSI langsung mengalami lonjakan elektoral. Menurutnya, masih ada sejumlah variabel politik yang harus dihitung.

“PSI pasti akan diuntungkan dengan itu, tapi apakah kemudian PSI bisa melonjak dengan hadirnya Jokowi? Ya, kita mesti ada hitung-hitungan politik lain,” tutur Hensa.

Hensa juga menyinggung sejumlah isu yang menyentuh Jokowi dan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi cara Jokowi melihat relasinya dengan kekuatan politik di sekelilingnya.

“Kok bergulir ya kasus ini? Kok enggak ditahan ya? Kok double attack ya? ‘Ke saya juga, ke anak saya juga. Kok didiamkan ya? Kok gue enggak dibelain ya?’ Dia diserang, merasa diserang menurut saya,” ungkap founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu.

Meski demikian, Hensa mengingatkan bahwa dirinya sebelumnya menilai belum saatnya Jokowi dan Prabowo bermusuhan.

“Lantas saya pernah bilang, belum saatnya Jokowi dan Prabowo bermusuhan. Tapi dengan adanya isu threshold kemarin, kemudian MK tentang Gibran, saya rasa dia mulai menyadari,” kata Hensa.

Bagi Hensa, keputusan Jokowi masuk PSI pada akhirnya menunjukkan adanya upaya untuk mempertegas eksistensi kekuatan baru dalam peta politik.

“Dengan Pak Jokowi mengumumkan dia menjadi anggota PSI, maka dia mengumumkan bahwa jangan remehkan kekuatan baru ini, dan ini adalah kekuatan baru yang siap menandingi kekuatan-kekuatan politik yang sudah ada,” tambahnya. (her)

Tags: Joko WidodoPartai Solidaritas IndonesiaPrabowo Subianto

Berita Terkait.

Bukan Sekadar Lapas Cibinong, DPR Minta Pengawasan Ombudsman Diperkuat Secara Nasional
Politik

Bukan Sekadar Lapas Cibinong, DPR Minta Pengawasan Ombudsman Diperkuat Secara Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 08:45
PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden
Politik

PDIP: Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati Mudah-mudahan saat Ultah Presiden

Selasa, 29 September 2026 - 23:47
Paripurna DPR Setujui UU APBN 2027, Ekonomi Dibidik Tumbuh 6 Persen dan Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun
Politik

Revisi UU Pemilu Resmi Dimulai, Komisi II DPR Bentuk Panja

Selasa, 29 September 2026 - 21:06
ummat
Politik

Partai Ummat Resmikan Pengurus Baru Periode 2026-2031

Sabtu, 26 September 2026 - 21:21
bara
Politik

Tsunami Politik Jika Permohonan Gugatan PHPU Pilpres 2024 Dikabulkan MK

Sabtu, 26 September 2026 - 02:20
kpu
Politik

KPU Didesak Terangkan soal Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Hadapan MK

Jumat, 25 September 2026 - 19:19

OLAHRAGA

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!
Olahraga

Sabet Emas Ketiga Indonesia, Todotua Pasaribu: Perjuangan Belum Selesai!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 30 September 2026 - 08:30

INDOPOSCO.ID – Kontingen Indonesia terus menambah pundi-pundi medali di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Keberhasilan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel...

SelengkapnyaDetails
Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Jawab Kepercayaan di Menit Akhir, Leo/Daniel Sabet Emas Ketiga Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 - 07:53
Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Jaga Asa ke Final, Indonesia Wajib Pesta Gol ke Gawang Bangladesh

Selasa, 29 September 2026 - 15:30
ganda

Amri/Nita Naik Level Usai Persembahkan Perak Buat Tim Indonesia di Asian Games 2026

Selasa, 29 September 2026 - 13:52
jasmine

Jasmine Azzahra Raih Perunggu BMX Racing di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Selasa, 29 September 2026 - 11:11

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3917 shares
    Share 1567 Tweet 979
  • Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3887 shares
    Share 1555 Tweet 972
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Kasus Keracunan MBG Berulang, DPR Hanya Minta BGN Benahi Tata Kelola

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.