INDOPOSCO.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperluas pemanfaatan gas bumi ke berbagai sektor, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satunya melalui pasokan gas bumi untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito di Yogyakarta.
Pemanfaatan gas bumi tersebut mendukung kebutuhan energi rumah sakit, terutama untuk pengoperasian ketel uap (boiler) yang digunakan dalam kegiatan sterilisasi peralatan medis melalui Central Sterile Supply Department (CSSD), laundry, serta kebutuhan dapur rumah sakit.
Pasokan gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito disalurkan melalui skema Compressed Natural Gas (CNG) Clustering dari fasilitas Pressure Regulating System (PRS), dengan sumber pasokan berasal dari Semarang.
Saat ini, volume pemakaian gas bumi RSUP Dr. Sardjito berkisar antara 25 ribu hingga 30 ribu meter kubik per bulan. Penggunaan energi tersebut memberikan manfaat terhadap efisiensi biaya operasional rumah sakit.
Teknisi Pemeliharaan RSUP Dr. Sardjito, Arismantoro, mengatakan penggunaan gas bumi memberikan penghematan yang signifikan dibandingkan sumber energi yang digunakan sebelumnya.
“Selama menggunakan gas bumi, efisiensi yang kami rasakan cukup signifikan, dengan rata-rata penghematan biaya mencapai 75 persen dibandingkan saat menggunakan energi sebelumnya,” ujar Arismantoro dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).
Dukung Operasional Ramah Lingkungan
Selain efisiensi biaya, penggunaan gas bumi juga mendukung upaya RSUP Dr. Sardjito dalam menjalankan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Menurut Arismantoro, karakteristik gas bumi yang menghasilkan emisi lebih rendah dibandingkan sejumlah bahan bakar fosil lainnya menjadi salah satu pertimbangan dalam mendukung aspek lingkungan dan keberlanjutan rumah sakit.
Pemanfaatan gas bumi juga dinilai mampu mendukung kebutuhan energi fasilitas kesehatan yang harus beroperasi secara berkelanjutan. Keandalan pasokan menjadi faktor penting untuk memastikan berbagai layanan rumah sakit tetap berjalan dan menunjang kebutuhan masyarakat.
Bagi PGN, sektor pelayanan kesehatan memiliki karakteristik kebutuhan energi yang memerlukan tingkat keandalan dan kontinuitas pasokan yang tinggi.
Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, mengatakan PGN terus menjaga keandalan layanan gas bumi melalui pemeliharaan fasilitas secara berkala.
“PGN menjaga keandalan dan keamanan layanan gas bumi kepada pelanggan. Kami melakukan pemeliharaan secara rutin untuk memastikan sistem tetap beroperasi secara optimal serta siap merespons apabila terdapat kendala,” ujar Sugianto.
Ia menambahkan, PGN terus memastikan pasokan gas bumi untuk RSUP Dr. Sardjito tersedia secara andal sesuai dengan kebutuhan operasional rumah sakit.
Selain menyediakan pasokan energi, PGN juga memberikan dukungan pemeliharaan berkala terhadap fasilitas penyaluran gas bumi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan sistem distribusi tetap aman, optimal, dan mampu mendukung aktivitas pelanggan.
Perluas Pemanfaatan Gas Bumi
Pemanfaatan gas bumi di RSUP Dr. Sardjito menjadi salah satu contoh penggunaan energi gas bumi pada sektor pelayanan kesehatan. Bagi PGN, pengalaman tersebut menunjukkan potensi pemanfaatan gas bumi untuk mendukung efisiensi operasional sekaligus aspek keberlanjutan di fasilitas publik.
PGN berharap manfaat efisiensi biaya, keandalan pasokan, dan dukungan terhadap pengelolaan lingkungan yang dirasakan RSUP Dr. Sardjito dapat mendorong pemanfaatan gas bumi secara lebih luas.
Perluasan tersebut diharapkan mencakup sektor komersial dan fasilitas pelayanan publik lainnya, khususnya di Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.
Melalui pengembangan infrastruktur dan layanan gas bumi, PGN terus berupaya menghadirkan solusi energi yang mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat pemanfaatan gas bumi dalam berbagai sektor strategis.(srv)















