INDOPOSCO.ID – Pemanfaatan gas bumi melalui skema Compressed Natural Gas (CNG) point-to-point terus diperluas PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina. Di Kota Yogyakarta, salah satu pelanggan baru yang menggunakan layanan tersebut adalah Marugame Udon Kaliurang.
Penggunaan CNG di outlet Marugame Udon Kaliurang telah berlangsung sekitar dua bulan dan kini memasuki tahap awal penyesuaian operasional. Selain menyediakan pasokan gas bumi, Gagas juga memberikan pendampingan untuk memastikan penggunaan CNG berjalan aman, andal, dan sesuai kebutuhan operasional pelanggan.
Supervisor Marugame Udon Kaliurang Yogyakarta, Dedi Sugianto, mengatakan penggunaan CNG menjadi pengalaman baru bagi outlet tersebut. Pemanfaatan gas bumi dilakukan atas rekomendasi kantor pusat sebagai salah satu alternatif energi untuk mendukung kebutuhan operasional.
“Pemakaian CNG di outlet kami sudah berjalan sekitar dua bulan dan saat ini masih dalam tahap penyesuaian. Sejak awal penggunaan, kami mendapat pendampingan dari Gagas sehingga lebih mudah beradaptasi. Api yang dihasilkan juga stabil dan lebih biru,” ujar Dedi, dikutip Rabu (23/9/2026).
Saat ini, Marugame Udon Kaliurang menggunakan sekitar 1.000 meter kubik gas bumi per bulan yang dipasok melalui tujuh CNG cylinder. Layanan yang diterima pelanggan tidak hanya mencakup pasokan energi, tetapi juga dukungan teknis dan pemeliharaan.
Dedi menilai aspek layanan tersebut menjadi salah satu perbedaan dibandingkan energi yang digunakan sebelumnya. Menurut dia, penggunaan CNG membuat outlet mendapatkan dukungan dalam hal instalasi hingga perawatan peralatan.
“Kalau energi sebelumnya tidak ada servis dan perawatan. Dengan CNG, instalasi dan perawatan didampingi Gagas, jadi kami lebih mudah dalam penggunaannya,” katanya.
Area Head Gagas Jawa Tengah Bagian Utara, Miranti Dyah Pramesti, mengatakan pendampingan sejak awal penggunaan merupakan bagian penting dari layanan Gagas untuk memastikan pelanggan dapat memanfaatkan CNG sesuai kebutuhan operasional.
“Marugame Udon merupakan pelanggan baru CNG Gagas. Kami berkomitmen memberikan pendampingan dan pelayanan secara optimal sejak awal penggunaan. Kami ingin memastikan pelanggan merasa nyaman menggunakan gas bumi dan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan dalam kegiatan operasionalnya,” ucapnya.
Dukungan tersebut diberikan melalui layanan terintegrasi, mulai dari instalasi dan penyesuaian peralatan, monitoring pasokan, refill, cleaning, hingga maintenance. Gagas juga melakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan instalasi dan ketersediaan pasokan tetap mendukung kebutuhan operasional pelanggan.
“Kami memastikan perawatan dan pengecekan dilakukan secara berkala serta refill dilakukan sebelum persediaan habis. Apabila terdapat kendala pada instalasi maupun penggunaan CNG, tim Gagas siap melakukan tindak lanjut agar operasional pelanggan tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Menurut Miranti, karakteristik dan kebutuhan setiap pelanggan berbeda. Karena itu, pendampingan sekaligus menjadi bagian dari evaluasi Gagas dalam meningkatkan kualitas layanan CNG point-to-point.
“Pengalaman dari setiap pelanggan menjadi masukan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Hal ini juga menjadi modal bagi Gagas untuk memperluas pemanfaatan CNG point-to-point kepada pelaku usaha lainnya yang membutuhkan akses gas bumi di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa,” tutupnya.
Melalui skema CNG point-to-point, PGN bersama Gagas menghadirkan akses gas bumi yang lebih fleksibel bagi pelanggan di wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa. Skema tersebut menjadi salah satu upaya memperluas pemanfaatan gas bumi sekaligus menyediakan layanan energi yang andal untuk mendukung kegiatan operasional pelaku usaha. (rmn)















