• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Dana Bencana Disiagakan, Purbaya Pastikan Penanganan Gempa NTT Berjalan Baik

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 17 Agustus 2026 - 12:34
in Nasional
Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kesiapan pemerintah menyiapkan dukungan pembiayaan untuk penanganan dan pemulihan dampak gempa bumi di NTT. Foto: Dok. Kemenkeu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penanganan gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius pemerintah. Di tengah kebutuhan penanganan darurat hingga pemulihan, pemerintah memastikan persoalan pembiayaan tidak menjadi penghambat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk menangani dampak bencana di NTT. Besaran dukungan nantinya akan mengikuti kebutuhan di lapangan serta tahapan penanganan yang dilakukan pemerintah.

BacaJuga:

Perguruan Tinggi Harus Tancap Gas, Mendiktisaintek: Kampus Jadi Motor Kemajuan Bangsa

Aston Kartika Grogol dan Seluruh Jajaran Kartika Towers Gelar Upacara Bersama HUT ke-81 RI

Maknai Kemerdekaan, Menag Ajak Umat Bergerak, Solidaritas untuk Korban Gempa

Kepastian itu disampaikan Purbaya melalui sambungan telepon dalam Rapat Satuan Tugas Penanggulangan Pasca Bencana (Satgas Galapana) DPR RI yang membahas penanganan gempa NTT, Minggu (16/8/2026). Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati.

Di hadapan peserta rapat, Purbaya memastikan pemerintah siap memberikan dukungan pembiayaan apabila diperlukan.

“Buat anggota DPR semuanya yang ada di sana, sama semua yang rapat pada malam hari ini, Menteri Keuangan siap membantu kebutuhan pembiayaan di sana (NTT),” ujar Purbaya.

Purbaya menjelaskan, pemerintah memiliki mekanisme khusus dalam pembiayaan penanganan bencana. Pada tahap awal, kebutuhan darurat dapat menggunakan anggaran yang telah tersedia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurut dia, anggaran tersebut memang disiapkan agar pemerintah dapat bergerak cepat ketika bencana terjadi tanpa harus menunggu proses penganggaran baru dari awal.

“Untuk pertama kan biasanya kita pakai dana dari BNPB yang sudah kita siapkan. Masih ada tuh Rp5 triliun kalau nggak salah ya. Mungkin sebagian terpakai tapi masih cukup. Biasanya kalau kurang kita isi langsung itu dana PNBP,” jelasnya.

Skema tersebut, kata Purbaya, menjadi bagian dari pola penanganan bencana yang dilakukan secara bertahap. Pemerintah terlebih dahulu mengoptimalkan anggaran untuk kebutuhan kedaruratan. Jika kebutuhan berkembang dan anggaran yang tersedia tidak mencukupi, dukungan pembiayaan akan disesuaikan.

“Kalau untuk bencana kan nanti dari BNPB dulu, nanti kalau kurang baru kita rekonstruksi. Jadi nggak ada masalah tuh. Kalau untuk bencana ada cadangan khusus, Pak,” tutur Purbaya.

Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan anggaran yang sudah tersedia, tetapi memiliki dana yang bersifat siaga untuk merespons kebutuhan bencana.

Artinya, ketika kebutuhan di lapangan meningkat, pemerintah memiliki ruang untuk memberikan dukungan pembiayaan sesuai kondisi dan mekanisme yang berlaku.

“Jadi memang dana on call untuk setiap penanganan bencana sudah stand by,” tegas Purbaya.

Untuk tahap berikutnya, pemerintah akan melihat kebutuhan secara lebih rinci, termasuk ketika penanganan memasuki fase rehabilitasi dan rekonstruksi. Koordinasi antar kementerian dan lembaga menjadi bagian penting, terutama untuk pembangunan kembali fasilitas umum yang tidak dapat ditangani melalui BNPB.

“Tinggal nanti kita akan sesuai dengan kebutuhannya. Tapi kalau tadi yang fasum nggak bisa melalui BNPB tetap harus koordinasi dengan K/L (kementerian/lembaga)-nya,” tambahnya.

Dengan mekanisme tersebut, Purbaya memastikan dukungan pembiayaan dapat mengikuti perkembangan penanganan gempa di NTT. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, kementerian/lembaga, serta unsur terkait lainnya akan terus berkoordinasi agar penanganan masyarakat terdampak dapat berjalan.

Bagi pemerintah, kecepatan merespons bencana bukan hanya soal evakuasi dan bantuan darurat, tetapi juga memastikan dukungan anggaran tersedia ketika dibutuhkan. Karena itu, pemerintah menegaskan kesiapan pembiayaan akan disesuaikan dengan kebutuhan penanganan hingga proses pemulihan pascabencana.

Purbaya memastikan pemerintah akan terus menjaga agar aspek pembiayaan dapat menopang seluruh tahapan penanganan bencana di NTT sesuai kebutuhan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.(her)

Tags: gempabumiMenkeu RInttPurbaya

Berita Terkait.

Upacara-HUT-ke-81-RI
Nasional

Perguruan Tinggi Harus Tancap Gas, Mendiktisaintek: Kampus Jadi Motor Kemajuan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:05
Upacara
Nasional

Aston Kartika Grogol dan Seluruh Jajaran Kartika Towers Gelar Upacara Bersama HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:43
Menag
Nasional

Maknai Kemerdekaan, Menag Ajak Umat Bergerak, Solidaritas untuk Korban Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:52
Menkop-RI
Nasional

Peringati HUT ke-81 RI, Menkop Tegaskan Komitmen Kemerdekaan Ekonomi Kerakyatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:42
Pratikno
Nasional

Tangani Gempa NTT, Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Absen Upacara di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:32
Sorue-Jaya
Nasional

Menteri Trenggono Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya Konawe

Senin, 17 Agustus 2026 - 09:41

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    1878 shares
    Share 751 Tweet 470
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3822 shares
    Share 1529 Tweet 956
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.